De første 200 linjer.
Kamar ini seperti kamar anak lelaki biasa...
Tapi ini kamar anak bernama Christopher Robin.
Dan seperti kebanyakan anak lelaki lain...
...Christopher Robin punya mainan berbentuk hewan.
Dan bersama-sama, mereka mengalami petualangan hebat...
...dalam tempat indah bernama Hutan Seratus Ekar.
Tapi dari semua teman hewannya, sahabat Christopher...
...adalah beruang bernama Winnie the Pooh.
Winnie the Pooh? Tunggu sebentar.
Sepertinya semua cerita hanya tentang dia.
Jadi cerita ini harus tentang siapa, Tigger?
Aku kenal seseorang yang sangat menyenangkan.
Dia juga tampak menarik.
Tapi bukunya diberi judul Winnie the Pooh
Itu mudah.
Film tentang Tigger.
Nah, itu judul yang bagus.
Dan bicara tentang hal bagus.
Hal terbaik mengenai Tigger adalah Tigger memang terbaik.
Kepalanya dari karet dan ekornya dari per.
Suka melompat dan bergembira.
Tapi yang paling menyenangkan tentang Tigger, aku satu-satunya.
Tigger sangat manis dan hangat.
Semua orang merasa iri, itu sebabnya kuulangi.
Hal terbaik tentang Tigger adalah Tigger teman yang baik.
Mereka selalu bersemangat dan suka duduk di pangkuanmu.
Suka melompat dan bergembira.
Tapi yang paling menyenangkan tentang Tigger, aku satu-satunya.
Aku satu...
Halo. Aku Tigger, T-I- dua g-er. Itulah aku.
Aku tahu. Kau sering menabrakku.
Menyenangkan, kan?
Kau mau ikut melompat denganku?
Karena itu yang paling bisa dilakukan Tigger.
Aku mau melompat denganmu, Tigger...
...tapi aku harus menghitung semua pot madu ini...
...untuk memastikan persediaan musim dinginku.
Mari kubantu.
Astaga.
Kenapa Pooh suka cairan lengket dan menjijikkan ini?
Aku tak mau buang waktu. Ada pekerjaan.
TTFN. Sampai jumpa.
Hei, Piglet, kawanku. Bagaimana kalau kita melompat?
Melompat? Ya ampun. Aku belum punya persediaan kayu bakar...
Tentu kau punya. Ada banyak kayu bakar.
Semua ada di sini. Nah, lihat? Sekarang mari kita melompat.
Tapi aku tak mau kayu bakarku dari barang-barangku.
Kalau begitu, TTFN. Aku mau pergi melompat.
Selamat pagi, Bu Kanga.
- Selamat pagi, Tigger Sayang - Dia memanggilku Sayang.
Maaf, tapi maukah kau menemaniku melompat?
Aku sedang banyak pekerjaan, Sayang.
Ya, sudah, kalau begitu. Sampai jumpa.
Kenapa tak ada yang mau menemaniku melompat?
Aku bicara apa? Masih banyak yang belum kuajak.
Lalu yang lain datang untuk membantu.
Tapi hancurnya rumah Eeyore...
...adalah awal dari hari yang menyedihkan.
Lihat ukurannya.
Perhatian.
Aku sudah menyelesaikan sebuah rencana.
- Rencana apa? - Rencana besar.
Untuk memindahkan batu dan membangun kembali rumah Eeyore.
- Tak perlu repot-repot karenaku - Kita hanya butuh kerja sama tim.
"Pemindah Batu Rabbit". Kita mulai.
Pooh, lepaskan penyeimbang berat.
Kanga dan Roo, putar talinya.
Piglet, tarik beratmu di sana.
- Tapi aku ringan sekali - Sedikit ke arah sana.
Astaga.
Kenapa tidak berhasil?
Mungkin kita perlu minta bantuan.
Ya, yang kita butuhkan adalah...
Halo, teman-teman. Ada yang mau ikut melompat?
Tidak.
- Lihat, kami banyak pekerjaan - Apa? Memindahkan batu?
Tak masalah. Yang diperlukan hanya sedikit lompatan.
Bagaimana lompatan bisa memindahkan batu, Tigger?
Jangan sekarang, Piglet.
Mungkin dengan sedikit...
Di sana.
Lompatan akan menggerakkan batu ini. Mengherankan.
Tolong.
Nah, selesai. Siapa yang mau melompat?
Kenapa kau suka sekali melompat? Lihat pemindah batuku.
Semuanya hancur dan kau hanya memikirkan soal lompatan.
Tapi itu yang paling bisa dilakukan Tigger
Tepat.
Tidak seperti kami.
Kurasa dia benar, Sayang.
Maksud kami adalah...
...kami tak bisa melompat seperti Tigger karena...
Kami bukan Tigger.
Siapa yang butuh mereka?
Biasanya aku senang dan melompat karena aku satu-satunya.
Tapi sekarang ini aku merasa kesepian.
Aku ingin seseorang seperti diriku.
Sekarang aku merasa sedih. Aku kesepian.
Dan jauh di lubuk hatiku, aku berharap.
Seseorang seperti diriku.
Seseorang yang bersemangat, tertawa dan menyanyi.
Dan melompat setiap hari.
Seseorang yang ceria, yang senang melompat-lompat...
...dan menghilangkan kesedihan.
Aku inginkan dua atau tiga orang semacam diriku.
Untuk menemaninya.
Tapi aku kesepian.
Karena aku tahu itu tak mungkin ada.
Aku hanya sendiri dan satu-satunya.
Seseorang seperti diriku.
Seseorang seperti diriku.
Jangan bersedih, Tigger.
Melompatlah, kau akan senang.
Tak ada yang mau menemaniku melompat, Roo.
- Bagaimana kalau Tigger yang lain? - Tigger lain? Di mana?
Itu tak mungkin. Itu gila. Aku hanya sendiri.
Tapi tak adakah Tigger lain? Aku punya Ibu.
- Apa kau tak punya keluarga? - Itu konyol, maksudku...
Keluarga Tigger, katamu.
Bisa kau bayangkan? Banyak Tigger untuk teman bercanda.
Dan kami akan melompat dan melompat siang dan malam.
Tapi aku tetap boleh melompat bersamamu, kan?
Keluarga Tiggerku.
Kau ingin menemukan keluargamu.
Itu pencarian yang mulia.
Silakan. Ambil sendiri krim dan gulanya.
Pencarian Genus Tiggeris.
Itu bahasa Latin atau Yunani, ya?
Bicara soal keluarga, foto keluargaku terpasang di sana...
...koleksi yang kuhimpun selama bertahun-tahun.
Perhatikan cabang-cabang pohon...
...yang semakin lebar dengan waktu.
Tapi aku yakin kau belum pernah berjumpa dengan keluargaku.
Kau tak apa-apa? Tambah lagi tehnya.
Omong-omong mengenai silsilah yang kusarankan kepada Tigger.
Untuk mencari keluarganya, Tigger harus cari dulu pohon keluarganya.
Pohon keluargaku.
Kenapa tak terpikir olehku? Sampai jumpa.
Terima kasih atas petunjukmu.
Apa ada ucapanku yang salah?
Mulailah Tigger mencari pohon keluarganya.
Dia mencari di tempat tinggi.
Dia mencari di tempat rendah.
Dia mencari di tempat dekat.
Dan dia mencari di tempat jauh.
Yu hu, keluarga.
Tigger, bagaimana kau akan tahu yang mana pohon keluargamu?
Itu gampang, Roo.
Pohon keluargaku adalah pohon terbesar di Hutan Seratus Ekar...
...karena jumlah anggota keluarga Tigger ada banyak.
Lagi pula, pohonnya akan memiliki garis sepertiku.
Pertanyaannya adalah di mana pohon keluargaku berada?
Nah, seperti baru lagi.
Atau mungkin lebih baik, kalau boleh kukatakan begitu.
Mungkin agak berangin.
Juga bocor.
Banyak lubangnya.
Agak sempit.
Selain itu, ini rumah impian.
Halo, keledai.
Halo, keledai.
Dia kembali melompat.
Apa mungkin ini pohon keluarga Tigger?
Kau mengajak kami melompat bersamamu? Karena kami mau...
Halo, keluarga Tigger.
Bukan yang ini.
Halo, keluarga Tigger.
Keluarlah, di mana pun kalian berada.
Pooh? Aku tak tahu Tigger punya keluarga.
Ya. Tapi sepertinya dia kehilangan mereka.
Dia sepertinya mencari mereka.
Apa kita harus membantunya?
Tentu saja, Piglet.
Aku sering lupa hal-hal macam itu.
Kau tak ikut, Rabbit?
Untuk mencari lebih banyak Tigger? Satu saja sudah cukup.
Tidak, aku harus siapkan persediaan musim dingin.
Dan jika kalian punya pikiran, kalian akan melakukan hal sama.
Ayo.
Para Tigger.
Keluarlah di mana pun kalian berada.
Di mana Tigger lainnya berada?
Kita sudah mencari ke mana-mana, juga ke sana.
Dan tak ada pohon bergaris yang terlihat.
Mungkin aku mencari di tempat yang salah.
Mungkin yang harus kulakukan adalah mencari petunjuk.
Tentang di mana mereka berada.
Petunjuk macam apa?
Mungkin jika kutemukan benda warisan milik mereka.
Mungkin ini milik pamanku.
Bayangkan, jika ada Tigger lain, kami bisa lakukan lompatan...
...Whoopde Dooper, Loopde Looper Ali Ooper.
Itu lompatan terbaik para Tigger.
Lompatan Whoop...apa?
Lompatan untuk pindahkan batu itu.
Lompatan tersulit dan hanya yang terbaik bisa melakukannya.
Hanya pelompat terbaik bisa melakukannya.
Apa bibiku membuat ini untukku?
Aku bisa melakukannya.
Sepertinya dia membuat sepasang.
No comments yet. Be the first to leave one.