Baazaar

Baazaar (बाज़ार)

Download Indonesian undertekster

Udgivelsesinfo

Baazaar (2018) WEB/HD
En kommentar af AlifAkbarB
Thank you to Yessy Successly, I just added song lyrics.

Tags

web
HD
Udgivet den: 2019-01-13
Downloads: 68
Hørehæmmede: No

Forhåndsvisning af Indonesian undertekster

De første 200 linjer.

Kota ini memberi tempat untuk impian.

Tujuan untuk perjalananmu.

Memenuhi hasratmu dan membuat mampu para fanatik.

Namun, akulah si fanatik

yang menjadi mampu dan mencapai tujuannya.

Namun, meninggalkan orang-orang tersayang dalam persaingan ini.

ENAM BULAN LALU ALLAHABAD

Enam bulan lalu, aku broker kecil di Allahabad.

Halo, Pak.

Aku Rizwan Ahmed, konsultan perdaganganmu.

Kami ingin info soal pasar saham.

Namun, bisnis dari rakyat kota kecil tak bisa membuatku kaya.

Kau luar biasa.

Apa maksudmu? Pada akhirnya, dia hanya berinvestasi 5.000 rupee.

Aku bersumpah, Ballu, begitu aku pergi ke Mumbai...

Siapa yang mencegahmu?

Pergi ke Mumbai selalu menjadi impianku.

Namun, dia menghalangi jalanku.

Ayahku.

Tuan Zulfikar Ahmed.

Paman Ahmed adalah contoh hidup kesetiaan.

Hari ini, dia telah menghabiskan 25 tahun di Printing Press.

Mewakili aku dan keluargaku, aku ingin memberinya hadiah kecil.

Arloji?

Arlojinya indah, Yah.

Juga tampak mahal.

Tak ada harga untuk kesetiaan, Aamna.

Harganya 2.690 rupee.

Harga kesetiaan.

Ayah, makananmu...

Harganya 2.690?

Itu ucapanmu, 'kan?

Aku ingin pergi ke Mumbai.

Kenapa?

- Untuk bekerja. - Namun, kau bekerja di sini.

- Apa bedanya Allahabad dan Mumbai? - Seperti BBG dan solar, Ayah.

Aku ingin sukses.

Menjadi orang hebat.

Bagaimana jika tak berhasil?

- Bagaimana jika kau gagal? - Kau amat yakin aku akan gagal.

Tidak, Kak. Bukan begitu.

Ayah mencemaskanmu...

Itu kota besar.

Penuh orang asing. Bagaimana jika tak dapat pekerjaan?

- Semuanya baik-baik saja di sini. - Apanya, Ayah?

Aku tak mau skuter tua ini.

Pakaian ini dibeli saat obral. Aku tak mau habiskan 25 tahun di satu perusahaan.

"Contoh hidup kesetiaan!"

Kesetiaan yang kau olok-olok ini...

adalah caraku membeli TV tempatmu menonton Senseks

dan membangun rumah tempatmu tinggal ini.

Ayah, kesetiaan bukan untuk manusia.

Kita punya otak untuk maju.

Kau mungkin hanya pikirkan satu hal,...

tapi bukan aku.

- Ajay Bhandari tadi kemari? - Ya.

Kau tahu kenapa?

Untuk membeli mobil baru untuk ayahnya.

Aku pun ingin seperti itu.

Untukmu dan Ayah.

Namun, dia tak mengerti.

Dia senang dengan arloji buah kesetiaannya.

Jika kau sudah memutuskan,

kau harus keluar.

Tak semudah itu, Aamna.

Itu mudah.

Pesan penerbangan di Paytm dan pergilah.

Itu mudah.

Kak, kau tak pernah mengerti Ayah.

Kau suka mencari uang dan dia suka mendapatkan rasa hormat.

Kau tak salah, tapi Ayah juga benar.

Jangan terlalu dipikirkan, pergilah.

Pijat lutut Ayah.

Setiap Minggu.

Ransum dari Sharma.

Tabung gas dari Imran.

Awal bulan.

Kau yakin?

Aku berjanji.

PAKAR PERDAGANGAN DAN SAHAM

Untuk setiap pemain tim baru, pemain senior adalah Tuhannya.

Shakun Kothari.

Tuhanku.

Aku mohon pengampunanmu.

Aku mohon pengampunanmu.

Aku mohon pengampunanmu.

Aku mohon pengampunanmu.

Michami Dukadam.

Artinya, meminta maaf atas setiap kesalahan...

yang kita lakukan dengan sengaja atau tidak.

Secara sengaja atau tidak...

- Jangan di sini. - Jika menyakiti manusia,...

Di atas.

mintalah pengampunan.

Kita minta dimaafkan.

Jadi, Shantanu,...

bagaimana kuliahmu?

Bagaimana Harvard?

Kau belajar sesuatu?

Atau kau belajar banyak?

Aku melakukan keduanya, Kakak.

Kau tahu aku berkuliah di mana dahulu?

Kendra Vidyalaya, Surat.

Itu masa-masa indah.

Aku hanya bersekolah untuk membeli mainan.

Penjual mainan datang!

Apa saja yang dia bawa?

Gajah, kuda, dan monyet

Kursi, meja, dan rumah

Juga boneka kecil yang cantik!

Anak Kecil, penjual mainan datang

Mainan mana yang kau mau?

Aku benci kalimat terakhirnya.

Karena aku ingin semua mainan.

Namun, membeli satu pun aku tak mampu.

Aku tahu...

harus menjadi Shakun yang sukses.

Waktumu hanya lima menit, Shakun.

Sebutkan apa maumu.

Kendra Vidyalaya tak bisa mengajariku apa pun.

Namun, ayahmu mengajariku matematika Pasar.

Namun, ternyata kau penipu.

Waktumu empat menit lagi.

Kau bekerja dengan baik sebagai Ketua Dewan.

Namun, ada saatnya setiap pemain tua harus pensiun.

Perusahaan ini sedang kesulitan.

Butuh kepemimpinan baru...

dan visi baru.

Kepemimpinan dan visi baru?

Lalu siapa orangnya? Kau?

Aku punya 12% saham dalam perusahaan ini.

Aku punya 18 persen!

Aku pemegang saham mayoritas perusahaan ini, Shakun Kothari.

Jangan lupakan itu.

Takkan kubiarkan kau menguasai saham perusahaan.

Aku mohon pengampunanmu.

Sagar Malhotra.

Anggota dewanmu.

Pekan lalu, kau jual tujuh persen saham perusahaanmu ke Sagar.

Seharusnya kau berpikir, Tuan Chheda.

Seharusnya kau berpikir dari mana Sagar dapat uang sebanyak itu.

Pengusaha bangkrut biasanya tak punya uang.

Kuberikan uang itu kepada Sagar.

Artinya tujuh persen saham itu milikku.

Shantanu, berapa 12 ditambah 7?

17.

Maaf, 19.

Harvard.

Jumlahnya 19%.

Itu menjadikanku pemegang saham mayoritas.

Aku mohon pengampunanmu.

Ini pilihan yang kau punya.

Pertama, kau mengundurkan diri dari perusahaan pada akhir tahun ini.

Penuh hormat.

Kedua, kau segera mengundurkan diri.

Kurang terhormat.

Aku mohon pengampunanmu.

Ketiga, kau dipecat dari perusahaan.

Tanpa rasa hormat.

Aku mohon pengampunanmu.

Apa pun akan kulakukan,

tapi takkan kubiarkan kau mengendalikan perusahaan.

Kau membuatku sangat bangga, Chheda.

Jika kau menyerah dengan mudah,...

sang guru pasti akan malu di depan muridnya.

Dia ingin bertarung.

Mungkin kau tak menyadarinya, tapi ada empat amplop di depanmu.

Namun, kau seharusnya hanya tertarik pada yang keempat.

Buka dan lihatlah.

Shantanu.

Ayah baru saja tahu.

Harvard.

Anak malang!

Tanpa rasa hormat.

Dari hati dan pikiranku, aku mohon pengampunanmu.

Aku mohon pengampunanmu.

Aku mohon pengampunanmu.

Aku mohon pengampunanmu.

Aku mohon pengampunanmu.

Aku mohon pengampunanmu.

Mungkin metodenya tak benar. Namun, Shakun Kothari orang yang tepat.

Shakun memulai kariernya sebagai kurir.

Bocah kurir.

Mereka yang secara ilegal membawa uang atau berlian antara Mumbai dan Gujarat.

TI bersama Polisi, sering menyerbu kereta ini.

Namun, Shakun tak pernah tertangkap. Tahu kenapa?

Karena Shakun baru berusia 10 tahun.

Sementara anak-anak seusianya sibuk belajar,

Shakun sibuk mencari uang.

Pergilah, Nak.

Seiring dia tumbuh besar, impiannya pun kian besar.

Dia meraih kepercayaan atasannya dan hati putrinya.

- Aku tak mau minum jus ini. - Baik. Shakun, ini putriku, Mandira.

Hai.

Halo.

Jayalah Krishna.

Baiklah. Jayalah Krishna.

Shakun tak membiarkan bahasa menghalanginya menyentuh langit.

Jayalah Krishna.

Apa kabarmu?

More Indonesian subtitles for Baazaar

Kommentarer

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left