4 luni, 3 săptămîni și 2 zile
De første 200 linjer.
Romania, 1987.
Baik.
Terima kasih.
Bisakah kau bantu aku?
Apa itu sama seperti yang Marius berikan padamu?
Itu ikan yang berbeda.
Ini kelihatannya sangat aneh!
Kau akan meminta Daniela untuk memberi makan mereka saat kita pergi?
Mereka akan baik-baik saja tanpa makan selama 2 hari.
Apa kau bawa sikat gigi?
Ya. Aku bawa kapasmu juga. Kau akan dapat lebih juga, baik?
Apa kau punya sabun?
Periksa di laci.
Tak ada.
Aku baru saja mau pergi.
Bawa Amo atau Lux,
yang pasti jangan Palmolive.
Bisakah kau bawakan pengering rambutku dari Petronela?
Ini seperti kau akan pergi berkemah.
Ada uang?
Periksa celana jeansku, di saku belakang.
Aku suka bagaimana kau simpan itu dalam dompet!
Tidak seperti kau, uang berjatuhan dimana-mana...
Tutup pintunya!
Apa Petronela disini?
Dia sedang di pancuran.
- Air panas? - Ya.
Petronela?
- Otilia? - Ya.
Apa?
Petugas wanita mencarimu.
- Kenapa? - Kau tidak disana hari Kamis...
Aku memintamu berbicara padanya!
Yeah, tapi dia datang bulanmu 2 minggu yang lalu.
Lain kali, bawa catatan dokter.
Baik, aku akan dapatkan itu.
Apa dia merokok?
Vikend.
Buka.
Pagi. Memulai lebih awal?
Aku ada ujian di hari Kamis.
"Thorn Birds". Apa kau akan datang pada pemutaran filmnya ?
Apa "East of Eden" milikmu?
- Dimana Gabita? - Sedang waxing .
1 pak Assos dan 1 pak Kent.
Maaf, tidak ada Kent.
Sial, dimana aku bisa dapatkan itu? Aku membutuhkannya.
Kau tak akan menemukannya.
- Aku ada Marlboro. - Aku tak mau Marlboro.
Beri aku 1 pak Assos dan 1 batang Lux.
- Salem Menthol? - Tidak, terima kasih.
Wrigleys?
Tidak, aku mau Tic Tacs. Rasa Jeruk.
Tic Tac ada padaku.
Terima kasih.
Datanglah ke pemutaran filmnya nanti malam.
Ramona dan Virgil akan disana juga.
Aku tak tahu. Terima kasih.
Kitty...
Mereka sangat manis! Apa mereka milikmu?
Aku menemukan mereka di ruang kamar katel.
Kau mau satu?
Aku tak bisa, Gabita alergi.
- Kau beri mereka makan apa? - Aku beri mereka daging cincang.
- Aku akan beri kau susu bubuk. - Terima kasih.
Hey! para gadis...
Apa?
Bisakah kau beritahu Gabi ayahnya menghubunginya?
Dia berkata dia akan disini jam 10.
- Baik, aku akan beritahu dia. - Terima kasih.
Ayahmu menelepon, dia akan datang.
Sial!
Apa kau beritahu kedua orangtuamu?
Tentang apa?
Dia akan disini sekitar jam 10.
Aku tak tahu harus melakukan apa dengan ujian di hari Senin.
Kau bisa melakukannya di sesi yang selanjutnya.
Haruskah aku bawa catatanku?
Tak ada gunanya.
Tak ada gunanya, huh?
Kau punya susu bubuk...
Ya, di kaleng Nescafé...
- Berapa harganya itu? - 80.
Ini susu bubuknya.
Baunya harum.
Itu wanita?
- Rexona? - 50.
Kau tak punya Kent?
Tidak, coba Arabs.
Berapa?
25.
Progesterol... dari Hungaria?
Jerman. Dibuat di Hungaria.
Dia seorang yang ahli!
Sepupuku membawanya. Aku sudah cukup gemuk!
90 Lei untuk keempatnya.
Lihat betapa seringnya aku membutuhkan itu...
Bisakah kau jual itu untuk mereka?
Di asrama campuran, tak masalah.
Harus pergi, airnya mendidih.
- Aku mencelupnya jadi merah. - Kau bercanda!
Tidak, hanya sebuah perawatan. Itu jatuh.
Bisakah kau minta Petronela untuk kembalikan pengering rambut?
Aku akan simpan itu nanti, dia ada ujian.
- Semoga berhasil, para gadis! - Terima kasih.
- Kapan kau melihat Adi? - Jam 11.
Aku merasa demam.
Bawa aspirin.
Gigiku! Aku memerlukan algocalmine.
Lihat apa ada sisa di kantong.
Ini yang aku butuhkan hari ini!
Aku harus melakukan pengisian sampai selesai.
Kau akan bertahan sampai Sabtu!
- Bisakah aku bertanya sesuatu? - Tentu.
Bisakah kau mengurus masalah uang?
Aku bahkan tak bisa menyuap petugas tiket.
Jangan khawatir, aku akan menangani itu.
Ini, hitunglah.
- 2,700? - Ya.
Perutku aneh.
Makanlah sesuatu...
Aku tak bisa...
Tenang, itu akan baik-baik saja.
Cukup dengan itu. Bye!
- Jangan kembali! - Lupakan alamatnya!
Jangan percaya takhayul, kau bukan orang desa.
Aku ingin membawa catatanku.
Bawalah itu.
Tiket, tolong.
Tiketnya, tolong.
Apa kau punya cadangan?
Bisakah aku lihat tiketmu?
Pemerikasaan tiket.
Apa Adi sudah masuk?
- Revisi menit terakhir? - Hanya memeriksa.
Apa semuanya sudah masuk?
Mereka mulai terlambat, mereka menghilangkan kuncinya...
Berhenti, teman sekelasmu akan melihatnya.
- Lalu? - Itu memalukan.
Diana bertanya apa kita bisa bertukar.
Jadi dia bisa pergi ke Izvor dan kita pergi ke Costinesti.
Di waktu yang sama?
Tidak. Dia pergi dari tanggal 7 sampai 14, Kita pergi dari tanggal 15 sampai 22.
Ujian terakhirku tanggal 6.
Aku harus pulang ke rumah 1 minggu, lalu kembali.
Itu akan menjadi hal yang rumit.
Beri aku rokok.
- Kau punya uang? - Tunggu.
Kenapa amplop?
Jadi itu tak akan bercampur dengan bunga dari uang itu.
Kau bilang 300, kan?
Aku akan bayar kembali.
Lapar? Mau sesuatu dari kafe?
Ibu membuatkan aku sandwich.
Dia bangun lebih awal untuk membuatkan kau sandwich?
Tidak, untuk membuat kuenya! Gasnya gangguan setelah jam 8.
Bisakah kau melakukan sesuatu untukku?
Bisakah kau bawa bunganya? Aku akan selesai dengan terlambat.
Aku tak berpikir...
Aku tak akan bisa melakukan itu.
Kemana?
Aku tak bisa melakukan itu nanti.
Tunggu, kau tak akan datang ke ulang tahun ibuku?
Mengapa kau kesal?
Mengapa aku tidak?
Dia membuatkan kau sebuah meringue dan kau tak datang?
Dia membuatkan aku sebuah meringue?
Aku beritahu dia kau menyukainya.
Itu bukan yang aku mau, aku tak bisa.
Mengapa kau tak bisa?
Apa yang akan kau lakukan? Beritahu aku.
Aku akan beritahu kau, tapi tidak sekarang.
Kau tak bisa beritahu aku sekarang?
Kau tak percaya padaku? Itu!
Tentu saja aku percaya padamu.
Aku tak mengerti. Apa kita punya rahasia sekarang?
Kita tak punya rahasia.
Aku bilang aku akan jelaskan nanti. Itu bukan masalah besar!
Jika kau bilang itu bukan masalah besar... Apa yang bisa aku lakukan?
Jika situasi berbalik itu akan jadi masalah besar!
Aku tak ingin ribut.
Siapa yang memulai?
Kau bilang padaku kau tak akan datang!
Baik, aku akan datang.
Aku tak tahu bagaimana, tapi aku akan ada disana.
Sekarang kau lakukan sesuatu untukku!
Hentikan itu...
Professor bilang untuk jangan keras-keras.
- Apa yang harus aku bawa? - Jangan repot-repot.
Ayolah! Carnation?
Gladioli.
Gladioli?
Tentu, kenapa?
- Berapa usianya? - 48.
Jangan genap.
- Jadi berapa? - Aku tak tahu, 49.
- Dan bukan gladioli. - Tapi jika dia menyukainya...
48, atau dia akan berpikir aku lupa pada usianya.
Ayolah, siapa yang menghitung?
Kau tak tahu ibuku.
No comments yet. Be the first to leave one.