De første 200 linjer.
Subtitle By Sawoeng Kampoeng
Apa itu dia?
Kurasa iya.
Kau tidak yakin?
Dia pakai helm, tapi gayanya sama.
Turun.
Aku mau uangnya.
Beri aku waktu dua hari.
Aku akan membayarmu.
Siapa kamu?
Lepaskan aku.
Berdasarkan kisah nyata.
Cara dan hukum yang disebutkan dalam film
Tidak mewakili yang sebenarnya di negara ini.
Mundur.
Jangan sentuh mereka.
mundur, suruh mereka mundur.
mundur.
Aku turut berduka.
Di mana bocah itu jatuh?
Disini.
Dimana kamu?
Angkat tanganmu.
Sama seperti hari itu.
Kenapa kau datang kesini?
Aku akan membunuhmu.
Tahan dia.
Kau tidak melihat ke atas untuk memeriksa.
Aku melihat tersangka.
tak bisakah kau melihat bocah enam tahun itu?
Aku bersumpah aku tidak bisa menginginkan hal yang sama untuk anak-anaknya, aku bersumpah tidak bisa.
Kenapa putraku harus dikorbankan, Ya Tuhan.
Aku bermimpi buruk selama seminggu, dia berdiri di sana sambil berkata "ibu aku takut".
Berapa kali kau mengatakan berhenti?
Berapa kali kau mengatakan berhenti? Sekali atau dua kali?
Dia melarikan diri, tidak ada yang bisa kulakukan. kau meminta kami mendapatkan dia.
Seperti ini?
Dia ingin menjadi pemain sepak bola.
Dia ingin menjadi kaya dan membeli mobil.
Kita harus pergi dari sini secepatnya, keadaan jadi tak terkendali.
Keluarlah.
Kuharap orang yang melakukan ini padamu mati.
Halo Pak.
Apakah Haji ada di kantornya?
Halo, selamat bekerja semuanya.
Tolong rekatkan dan bawa ke ruanganku, terima kasih.
Halo Pak.
Aghili, masuk sebentar.
Ya pak.
Tamuku akan segera datang, suruh seseorang membersihkan ruanganku.
Ya pak.
Pak, aku ingin bicara sesuatu.
Nanti.
Kau masih disini?
Pak, pemindahkanku dibatalkan.
Kukira kau marah karena anak yang terbunuh itu.
Aghili.
Bawa surat dari pengadilan, dan berikan padanya.
Pengadilan?
Mereka memintamu.
Mereka tidak tahu yang sebenarnya.
Kematian anak adalah kejadian sebenarnya.
Kau tahu, aku sudah transfer ini selama
enam bulan, Kau tahu segalanya tentang hidupku.
Kau mengajukan surat perintah penangkapan yang salah, Kau menghancurkan sebuah keluarga.
Kami tidak punya cukup bukti, bagaimana aku bisa tahu kalau
petugas bodoh akan bebas menembak dan membunuh seseorang?
Penyelidik berpengalaman akan menyelidiki dulu,
kemudian bertindak, tapi kau bertindak dulu baru minta maaf.
Apa kau tidak belajar mata pelajaran ini? Kenapa kau ingin pergi ke Teheran?
Teheran ada cukup banyak kejahatan, dan Kau ingin menambahkan lebih banyak lagi?
Selamat tinggal.
- Pak, tolong... - Sampai jumpa.
MS. Mohammadzade.
Ya
Apa ini?
Apa?
Mereka seharusnya tidak mengirim kasus baru kesini.
Ya, tapi mereka bilang terlalu banyak kasus, dan
Tuan Ardestani sedang berlibur, jadi mereka mengirimkannya untukmu.
Bukan apa-apa, ini perkelahian di taman, mereka mengirimkannya dari kantor polisi.
Salah satunya koma.
Apakah ini bukan apa-apa?
Aku tidak tahu Pak.
Suruh mereka masuk.
Ceritanya panjang.
Aku akan memberitahumu nanti.
Baik, nanti.
Ambil ini.
Ambil rokok ini juga.
- Apa dia pacarmu? - Kenapa kau peduli?
Katakan padaku, siapa lagi yang bersamamu saat kau bersamaku?
Saat itu, anjing pun tidak melihatku.
Jadi, apa aku seekor anjing yang bersamamu selama dua tahun?
Lepaskan aku.
Nona, kau pergi ke sana.
Baik, Kau pikir aku membiarkanmu menyelidikiku?
Halo bu, kami membawa hasil tes.
Letakkan di atas meja.
Halo, ini dia.
Terima kasih.
Kau boleh pergi.
- Haruskah kita pergi sekarang? - Haji harus melihatnya.
Kembalilah tahun depan.
Kenapa lama?
Dia harus membaca seluruh dokumen dan memeriksanya.
Berikan saja padanya, apa ini memakan waktu seminggu?
Bukan kamu saja, aku akan menempatkan milikmu.
Tolong lakukan, jangan membuatku marah pagi ini.
Tolong biarkan kami bertemu Haji sebentar, kami datang dari jauh.
Jangan memaksa, itu tidak mungkin.
Kami sibuk, kami tidak bisa datang lagi.
Jangan buang waktuku.
Biarkan aku menemuinya sebentar, kami sangat sibuk.
Aku tidak akan membuat janji apapun. Kau harus menunggu.
Tentu kami akan tunggu.
- Tunggu di luar. - Terima kasih.
Terima kasih.
Gerombolan orang gila.
Kau mau kemana?
Aku mau ke dalam, aku dari kamar kecil.
Kami menyewakannya setiap akhir pekan.
Orang-orang datang dan menikmatinya.
Taman yang bagus.
Kau pengurus di sana, bagaimana kau bisa menyewakannya?
Begitulah cara kami mendapatkan uang. Semua orang melakukan itu.
Semua orang salah, itu bukan milikmu, apakah pemiliknya tahu?
Dia di Kanada, dia datang dua kali setahun.
Pria itu memercayai orang yang salah. Apakah itu putramu?
Bukan, hanya dia
Bagaimana dengan yang lain?
Yang lain temannya.
Berdiri.
Berapa usiamu?
Siapa namamu?
Javad Hamidi
Apa kau tahu ayahmu menyewakan taman?
Lihat aku.
Apa kau tahu ayahmu menyewakan taman?
Ya.
Dia menyewakan tempat itu jadi kau menagih orang disana kan?
Tidak pak.
Lalu apa yang kau lakukan disana?
Mereka terlalu kasar?
Memangnya kamu siapa bicara? Mereka sudah menyewa taman.
Kau benar.
Duduk.
Pak, anak-anakku orang baik.
Nyonya, apa aku memintamu bicara?
Putraku ditangkap selama dua malam.
Aku tak bisa tidur.
Seseorang dalam keadaan koma, jika sesuatu terjadi padanya, semua anak buahmu akan dihukum.
Apa kau mengkhawatirkan tidurmu?
Tuhan melarangnya.
Kami sudah cukup memberitahu mereka.
Tapi mereka semua telanjang di kolam renang.
Semua pria dan wanita.
Kita semua sudah menikah.
Kau tidak bisa mengajari kami hal-hal ini.
Aku akan memukulmu kalau kau bicara ngawur.
Duduklah, tenanglah.
Dia bicara ngawur.
Siapa di antara kalian yang punya catatan kriminal?
Tidak ada.
Kejahatan apa pak? Datang dan tanyakan Rahim Welder,
Aku telah menyewa rumah seumur hidup,
tapi orang-orang ini beda, jangan memanggap mereka tidak bersalah.
Jadi kau melihat semua orang, dan kau pikir kami berbeda.
Pak, inilah yang mereka lakukan sepanjang waktu.
Apa yang kau katakan?
Pak, pakaian mereka jelek.
Nyonya, kau sangat kasar, anakku koma, apakah ini salah kami sekarang?
Putramu menyerang kami lebih dulu, kami tak bisa melihatnya.
Diam, dia bicara seperti kita tidak ada disana.
Sudah jelas kau datang untuk ribut.
Kami tidak ingin itu terjadi.
Tapi itu terjadi, anakku koma, bagaimana kalau dia meninggal?
Pak, apa yang terjadi pada anak-anakku?
Mereka akan ditahan untuk sementara.
Siapa disini?
Nyonya, kau pergilah dan batalkan stempelmu, selesaikan pengaduanmu dan kembali.
Semuanya pergi dari sini.
Kau pengecut, tinggalkan aku sendiri.
Apa yang kau lakukan di sini? kau seharusnya
tinggal di rumah sakit dan merawat Hamid.
Kau meninggalkan Hamid dan datang kesini untuk apa?
Aku disini untuk mengadu.
Kenapa kau membawa anak itu?
Kami semua mengadu, seperti yang ayah katakan.
Aku berada ditaman, aku ingin mengadu sendiri.
Siapa kau mau mengadu Sara?
Shabnam maukah kau membeli minuman untuknya? Dia belum makan sejak pagi.
Bawakan kue untuknya.
Sara, kalau kau disini untuk berteriak, aku akan melakukan sesuatu yang Hamid tinggalkan untukmu.
Aku tidak akan pernah membiarkanmu melihat anakmu.
Jangan lakukan itu, itu tidak sopan.
Kembali.
Apa yang salah?
Jangan memulai pertengkaran lagi.
Beri aku teh dan biskuit.
No comments yet. Be the first to leave one.