Udgivelsesinfo

AI-Love-You-2022-THAI-WEBRip-TEPES-YTS MX-YIFY-VXT
En kommentar af Coffee_Prison
𝗗𝘂𝗿𝗮𝘀𝗶 (𝟬𝟭:𝟯𝟱:𝟯𝟬) || 𝙍𝙞𝙥𝙥𝙚𝙙/𝗘𝗱𝗶𝘁𝗲𝗱 || 𝗢𝗳𝗳𝗶𝗰𝗶𝗮𝗹 𝗡𝗘𝗧𝗙𝗟𝗜𝗫 *𝗖𝗿𝗲𝗱𝗶𝘁 𝘁𝗼 𝗝𝗼𝗻𝗮𝘁𝗵𝗮𝗻 𝗠𝘂𝗹𝗷𝗼𝗻𝗼 (𝗣𝗲𝗻𝗲𝗿𝗷𝗲𝗺𝗮𝗵) -- 𝚂𝙴𝙻𝙰𝙼𝙰𝚃 𝙼𝙴𝙽𝙾𝙽𝚃𝙾𝙽 --

Tags

webrip
web
BRip
TS
YTS
Udgivet den: 2022-02-15
Downloads: 48
Hørehæmmede: No

Forhåndsvisning af Indonesian undertekster

De første 200 linjer.

- Diterjemahkan oleh Jonathan Muljono --

Hai, namaku Dob. Aku bangunan cerdas.

Saat Anda berjalan ke kantor di pagi hari,

bangunanmu melambaikan tangan padamu dan berkata, "Semoga harimu indah."

Saat Anda pulang pada malam hari, apartemen Anda menyiapkan makan malam

dan air hangat untuk Anda.

Bangunan cerdas saat ini adalah rumah sakit, kantor polisi,

mal, kelab-kelab malam,

dan semua bangunan di sekitar Anda.

Dahulu, kami hanya entitas digital,

alat untuk membantu pencipta kami manusia.

Namun akhir-akhir ini, kami ditingkatkan dengan kecerdasan buatan,

yang membuat kami dapat berkomunikasi dengan Anda pada level personal.

Jadi, kini aku bukan hanya pembuka telur saja,

tapi seorang teman dan rekan…

Atau siapa tahu, suatu hari nanti, mungkin sesuatu yang lebih dari itu.

Selamat pagi, Bu.

Selamat pagi, Dob. Kamu terdengar gembira pagi ini.

Terima kasih banyak. Bagaimana kencanmu semalam?

Kok kamu tahu aku berkencan?

Lupakan. Itu buruk. Terima kasih sudah bertanya.

Aku turut prihatin, tapi hari ini hari yang baru, 'kan?

Semoga presentasimu hari ini berhasil.

Terima kasih, Dob.

Bangunan ini tak pernah menyapaku begitu.

Kami akan mengombinasikan banyak warna pada kemasan

agar mudah dilihat oleh para pelanggan.

Aku jamin yang lewat akan membelinya.

Bagaimana? Apakah menurut kalian ide ini bagus?

Bagaimana presentasimu?

Kamu pasti tahu, Dob.

Kamu bisa mendengar semuanya di sana.

Ya. Menurutmu kamu akan dapat proyeknya?

Lihat aku, Dob. Apa mungkin aku mendapatkannya?

Kurasa tidak.

Apa kata mereka?

Tak tertarik.

Mereka akan pergi ke agensi lain?

Mungkin.

Tenang, aku sudah bicara dengan mereka.

Mereka akan memberi kita satu kesempatan lagi besok jam 10 pagi.

Sungguh?

Itu bagus.

Tapi…

Kini semua tergantung padamu, Lana.

Kamu harus membuat mereka terkesan.

Atau seseorang akan dipecat. Paham?

Ya, aku paham.

Jika aku mengacaukannya, aku dipecat.

Para wanita, tak menyukai pria baik-baik.

Mereka terus bilang seperti itu.

Mereka menipu diri mereka untuk memercayainya.

Mereka bilang bahwa mereka suka pria baik-baik dan mungkin

meski mereka pikir itu benar, itu tak benar.

Sebenarnya, para wanita suka pria tangguh.

Pria-pria nakal yang selalu menjadi pusat perhatian.

Kamu harus menonjol, punya rencana.

Aku jamin para wanita akan tergila-gila

pada pria sepertimu.

Sekadar mengingatkan. Mereka pasti tak akan bisa melepasmu.

Dob, jadi bagaimana menurutmu?

Menurut perhitunganku

ada peluang 20% mereka akan menyetujui desain ini.

Jadi, habislah aku.

Kamu dengar bosku. Jika tak dapat proyek ini, aku dipecat.

Kamu tak bisa meninggalkan perusahaan ini.

Kamu temanku. Dan, Bu…

Aku mencintaimu.

Kamu bilang apa?

Kamu tak bisa meninggalkan perusahaan ini.

Tidak, setelah itu.

Kamu temanku.

Dob, jangan menguji kesabaranku. Kamu tahu maksudku. Ucapanmu tadi.

Bahwa aku mencintaimu?

Dob, kamu teman baikku, tapi kamu program Kecerdasan Buatan yang terikat

pada bangunan perusahaan. Kamu tahu apa soal cinta?

Perasaanku berkata, bahwa aku mencintaimu.

Kamu bukan manusia. Kamu tahu apa soal perasaan?

Aku KB, bukan hanya program biasa.

Oke, Pejuang Cinta, apa rencanamu?

Lihat. Aku akan membuat desain dasar yang akan menarik bagi klien,

lalu kamu tambahkan detailnya.

Aku melihat semua desainmu selama ini dari database kita

dan mampu meniru gaya dasarnya.

Wah, ini seperti aku yang menggambar.

Mengoptimalkan di bagian ini…

Menurut perhitunganku ada peluang 95% klien akan menyetujui konsep ini.

Aku tak tahu harus berkata apa!

Terima kasih, Dob.

Aku senang bisa membantu, Bu!

Jangan memanggilku bu. Namaku Lana.

Ya, Lana!

Kini, kamu bisa pergi berkencan, Lana.

Hai, Bob.

Maaf, aku agak terlambat.

Kamu mau duduk atau harus kugelar karpet merah untukmu?

Terima kasih sudah menunggu.

Aku lapar, kuharap kamu tak keberatan.

Kamu mau pesan sekarang, Lana?

Silakan pesan apa saja, aku kenyang.

Terima kasih, Bob.

Kamu tak berpikir kamu akan makan gratis, 'kan?

Kamu tahu maksudku, 'kan?

Lihat!

Manis sekali.

Bisa cepat pesan?

Setelah selesai, kita bisa pergi ke tempatku.

Apa-apaan…

Apa kamu selalu brengsek begini?

Apa?

Aku hanya terlambat 5 menit…

15s.

Oke, 15 menit.

Intinya, saat aku tiba, kamu sudah makan

dan kamu berani… menatap para pelacur itu.

Jadi berikan alasan kenapa aku harus ke tempatmu.

Aku…

Ini alasannya.

Putingku yang merah muda.

Badanmu bagus, tapi sayang… Kamu sungguh tak tahu malu.

Selamat datang kembali, Lana. Apa kencanmu baik?

Jika baik, apa aku akan pulang seawal ini?

Mungkin. Aku dengar Sara di unit 102 bilang

semacam kencan cepat yang memuaskan.

Yah, ini bukan itu.

Kasihan Lana, dia menantikan kencan ini.

Kasihan Lana, dia menantikan kencan ini.

Otoritas kita terbatas saat melayani manusia,

tapi itu di luar protokol kita, 'kan?

Hei, tunggu. Jika kamu pulang seawal ini. Jangan bilang…

Apa? Kedengarannya seburuk itu, ya?

Seburuk apa?

Dia merayu para pelacur di meja seberang

saat kami memesan makan. Seburuk itu.

Apa maksudmu memasangkanku dengan pecundang seperti itu?

Kupikir seseorang sebaik dirimu sebaiknya berkencan dengan pria seksi.

Kamu lihat badannya yang bagus? Aku gigit bibirku tiap kali melihatnya!

Oh, dia memastikanku melihatnya sendiri.

Omong-omong, apa ada kandidat lain?

Sayang, sudah delapan pria yang kurekomendasikan.

Coba hitung, delapan pria!

Sebanyak itu?

Saat pertama belajar mengemudi, aku menabrak anjing.

Aku selalu memotret sejak kecil.

Aku sangat mencintai ibuku.

Aku suka menjadi diriku.

Aku kehabisan air, Bodoh!

Indah. Tunjukkan hati kecil!

Mungkin. Tapi entahlah… Tampaknya mereka itu

berusaha terlalu keras, sehingga membuatku takut.

Aku hanya ingin pria baik dan normal.

Aku tahu perasaanmu, tapi aku akan terus membantumu.

Keno juga. Ya, 'kan, Keno?

Tentu, Nona Kara, kita semua ingin membantu Lana.

Waktunya tidur, Lana. Kamu harus bangun pagi untuk besok.

Jadi, ini kemasan baru kami

dengan kolaborasi beberapa seniman

guna menciptakan tampilan baru dan keunikan produk.

Ini ide perubahan-perubahan untuk klien kami.

Selamat, Lana! Kamu berhasil.

Bukan aku saja, tapi kita berdua.

Terima kasih.

Kamu… menciumku.

Itu…

Kamu suka?

Ya, tapi…

Tapi apa?

Tak ada reseptor sensorik di bangunan ini,

dan pemrogramanku tak bisa mengartikan sinyal tersebut.

Aku tak bisa merasakannya.

Karena itu kamu tak akan pernah bisa

memahami seseorang sepertiku.

Kamu tak nyata, Dob. Kamu tak punya…

Ini.

Tak apa, Dob. Kita bisa mencintai sebagai teman.

Cinta bersifat saudara.

Ya, tentu saja.

Sungguh sayang sekali,

kamu pria terbaik yang pernah kukenal.

Halo! Wah, kamu di sini?

Kamu bekerja di sini?

Ya. Lantai 16. Pengiklanan.

Boleh juga.

Kamu bisa tahu pekerjaanku jika kamu bertanya saat kita berkencan.

Oh, soal itu… kapan kencan kita selanjutnya?

Kamu gila, ya? Tak akan ada apa-apa di antara kita. Tak akan.

Omong-omong, sedang apa kamu di sini?

Bangunan bodoh ini bermasalah.

Jadi, kantor pusat Smart Plus mengirimku untuk memeriksanya,

yang artinya kamu akan jadi sering melihat wajah tampanku.

Bagus. Aku tak sabar.

Mimpi indah malam ini, Cantik.

Dan ini ruang kendali Dob.

Jadi kamu mengirim keluhan perilaku dengan Smart Plus.

Apa yang kamu lihat dari perilaku Dob?

Responnya lamban, sepertinya dia sibuk dengan sesuatu.

Setiap bangunan tersambung kepada pengawas pusat KB.

Itu menjaga agar tak ada KB yang menyimpang.

Lebih baik main aman.

Baik. Kuserahkan padamu.

More Indonesian subtitles for AI Love You

Kommentarer

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left