De første 200 linjer.
- Howard. - Pagi.
- Kiriman untuk McGill. - Sedang apa kau di sini?
Sudah lama aku tak menjengukmu.
Apa aku dengar suara musik?
Tidak, itu hanya... Biar kubawakan itu.
- Senang melihatmu, Howard. - Aku juga.
Kehadiranmu sangat dirindukan.
Jangan anggap itu sebagai tekanan untuk kembali.
Mungkin aku akan berkunjung satu atau dua jam pekan depan.
- Hanya menengok saja. - Kalau kau nyaman dengan itu.
Kami akan senang menyambutmu. Semua yang kaubutuhkan akan disiapkan.
Akan kusampaikan nanti ke Ernesto agar kau bisa bersiap.
Bagus.
- Bagaimana layanan Ernie? - Bagus, sebagian besar.
- Bagus. - Kasus Sandpiper lancar?
Semakin maju.
Davis & Main benar-benar bekerja keras.
Baguslah, ini kasus yang rumit.
Jelas bukan pekerjaan dua orang.
Ada kabar dari Jimmy?
Ada. Aku sudah bicara padanya.
Bagaimana kabarnya?
Dia baik.
Omong-omong soal Jimmy, aku punya berita.
Dia kerja di Davis & Main.
Dia apa?
Bekerja sebagai pengacara.
Clifford Main mempekerjakan Jimmy?
Awalnya mereka ragu, tapi Jimmy dapat kesempatan.
Mereka punya orang sendiri untuk bicara pada klien,
tapi tiap mereka bicara pada penghuni Sandpiper...
...nama Jimmy selalu disebut.
- Orang-orang tua itu... - Mereka menyukainya.
Ya, benar.
Ditambah, Cliff merasa sebaiknya...
...kalau kasus ini...
...kau tahulah, dilanjutkan.
- Jimmy punya hubungan dengan mereka. - Benar.
Davis & Main tahu latar belakangnya? Pendidikannya?
Dengar penuh hormat, Cliff sudah bicara padaku sebelumnya.
Aku tak melebih-lebihkan. Kugambarkan sebagaimana mestinya.
Tapi aku tak mempersulit prosesnya.
Tentu tidak. Untuk apa kaupersulit?
Bahkan sebenarnya...
...Kim Wexler mendukungnya.
Sangat mendukung.
Tapi aku tak menghalanginya.
Pelacakan rekan?
Bisa dibilang...
Ya, kurasa begitu.
Itu bagus.
Bagus untuk Jimmy.
- Charlie Hustle, kan? - Yap.
Yap.
Aku pergi dulu.
- Ada yang perlu ditambah ke daftar Ernie? - Tidak, semua cukup.
- Terima kasih sudah datang, Howard. - Kapan saja.
Kau sangat dirindukan. Tak ada tekanan.
Season 2 Eps. 2 -- Cobbler --
translated by ibrahimkh
Peninjauan dokumen akan dilakukan oleh HHM.
Dokumen berikut...
...akan diminta dari Sandpiper sebagai langkah awal penyelidikan.
Satu, kontrak penghuni...
...dulu maupun sekarang, dari semua lokasi Sandpiper.
Dua, tagihan dan dokumen transaksi...
...dari semua perusahaan pemasok untuk Sandpiper.
Tiga, semua daftar sponsor resmi Sandpiper dulu dan sekarang.
Empat, segala berkas kesepakatan bisnis dan kontrak...
...antara Sandpiper dan penyalur.
Lima, rekam jejak keamanan para pengunjung.
Enam, laporan transaksi tunjangan.
Tujuh, faktur penghuni yang tak terhubung dengan...
Aku suka tampilan barumu.
Bagaimana di Santa Fe?
Di sana...
Di sana sangat...
Benar, kan? Apa kubilang.
Itu tempat yang bagus.
Tempat terbaik untuk ukuran pekerja sementara.
Aku tak sabar melihatnya.
Mungkin kutinggalkan saja HHM dan pindah ke D & M.
Di sana enak sekali.
Luar biasa.
Jimmy, aku sangat senang untukmu.
Terima kasih. Banyak hal berubah.
Aku bahkan punya rencana beli tempat tinggal sendiri.
- Di Santa Fe? - Aku belum yakin.
Mungkin yang agak dekat ke Albuquerque...
...karena aku akan bepergian di antara keduanya.
- Berarti pertengahan? - Ya, rencananya...
- Bagaimana kalau di Corrales? - Corrales, ya.
Beli rumah kecil yang nyaman, atau jangan yang kecil.
Dengan ruangan yang luas.
Aku tak mau dinding-dinding merusak suasana.
Yang pasti aku ingin tempat yang nyaman.
- Tak jauh dari alam. - Kuda.
Kau bisa beli kuda. Pasti akan hebat.
Terlalu mahal. Kuda makan tanaman, kan?
- Tapi sepadan. - Dan sepatu kudanya.
Harus beli sepatu kuda dan memasangnya dengan palu.
Tapi sebanding. Jalan-jalan melewati kota...
...minum segelas anggur di teras belakang menikmati matahari tenggelam.
Juga beli pemanggang. Kita bisa pesta barbekyu seharian.
Jelas beli pemanggang.
Aku ke salon dulu.
Mobil perusahaanku akan diantar.
Kau serius?
- Apa? - "Mana kemerlap emasku?"
- "Bukan yang itu..." - Kau iri.
Sangat.
Aku lupa. Aku ada hadiah untukmu.
Bungkusnya rapi sekali. Aku tak mau membukanya.
Ini hadiah, berterima kasihlah.
PENGACARA TERBAIK KEDUA DI DUNIA
Kubuat senyata mungkin.
Ayolah, kedua tetap saja bagus.
Baiklah.
Terima kasih. Ketemu lagi nanti malam?
Mungkin, kalau kau mainkan kartumu dengan benar.
Halo, cantik.
Bagaimana menurut kalian?
Ya, aku tahu. Jok lapis kulit...
...bisa menghangatkan pagi yang dingin.
Seperti inilah surga.
Pelukan perpisahan?
Tidak? Baiklah.
Lupakan air mata, cukup katakan , "Sampai ketemu lagi".
Ukurannya tak pas.
Hei.
Sedang apa kau di sini?
Aku kerja di sini.
Dunia memang sempit.
Jadi, ini tempat parkir kantor polisi?
- Benar. - Mereka takkan mengecek, kan?
Mampirlah sebentar.
Kita bicara sedikit.
Baiklah.
Sedang apa kau di sini?
Aku ada urusan dengan polisi.
Dan urusan apa itu?
Kalau kau mau tahu, aku dirampok.
Ada yang masuk ke rumahku dan mencuri barangku.
Obat-obatmu?
Ya, tapi aku tak bilang polisi soal itu.
Aku tidak bodoh.
Kau sudah bicara pada polisi?
Sepasang polisi datang ke rumahku.
Tapi bukan obatnya yang kucemaskan. Tentu aku cemas...
...tapi kartu bisbolku yang kumau.
Kartu bisbolmu?
Ya, aku punya koleksi kartu bisbol yang berharga...
...dan seseorang mencurinya.
Aku tak terkejut mengatakan soal ini...
...tapi bukan ide yang bagus bicara ke polisi...
...padahal kau kriminal.
Aku kemari bukan sebagai kriminal, aku kemari sebagai korban.
Hanya karena aku menjual beberapa barang farmasi...
...apa berarti aku tak punya hak dilindungi dari kejahatan?
Aku sangat berhati-hati saat bicara pada mereka.
Mereka tak tahu soal bisnis sampinganku.
Kalau laporanmu sudah dibuat, kenapa kau kemari?
Aku dipanggil. Mereka punya beberapa pertanyaan.
Mereka bekerja keras untuk menemukan pencurinya.
Berhubung kau baru dalam hal ini, biar kujelaskan padamu.
Kau diundang untuk 'pesta memancing'.
Apa itu 'pesta memancing'?
Para polisi tak tertarik menemukan kartumu kembali.
Kau masuk daftar curiga mereka.
Tak ada yang bisa ditelusuri di rumahku.
Maksudku adalah pembicaraan kita sebelumnya...
...lampu mobil ini seolah menandakan 'pengedar narkoba'.
Mereka mencurigaimu. Mereka merangkulmu,
berpura-pura jadi temanmu, masuk ke kebocoran keamananmu,
...dan mereka akan meringkusmu.
Dan kau akan kalah.
Aku tidak...
- Aku tak setuju. - Aku tak mau debat. Pulanglah.
- Tapi aku ada janji. - Batalkan.
Kalau kau ditelepon, jangan diangkat.
Bagaimana soal kartu bisbolku?
- Itu harga dari sebuah bisnis. - Tidak!
Aku akan mendapatkannya kembali. Aku akan ambil risiko.
Jangan.
Karena kau akan menyeretku dalam risiko itu.
Aku harus.
Aku...
Kartu-kartu itu...
...beberapa darinya milik ayahku.
Aku akan mendapatkannya kembali.
Aku akan mendapatkannya kembali.
Akan kutemukan kartumu.
Kau mau?
Kau baik sekali.
Ini tidak gratis.
Baik, kita akan bicarakan...
...sedikit kesepakatan harga. Yang mana...
Baiklah kalau begitu.
DAVIS & MAIN PENGACARA HUKUM
Davis & Main, dengan Maida.
No comments yet. Be the first to leave one.