De første 200 linjer.
Helo.
Ya, Tuhan.
Jika kau menyakitinya, akan kubunuh kau.
Teman, kena kau.
Mama.
Hal yang paling penting bagimu
di seluruh dunia,
ada di sini, di tanganku.
Turunkan dia.
Hati-hati.
Kau kelihatan sedikit gugup.
Sedikit emosional.
Maksudku tanganmu gemetaran.
Kau ingin memastikan kau punya tembakan yang bagus,
karena kau tak ingin meleset.
Turunkan saja dia, keparat... ayolah.
Dia jatuhkan senjatanya sekarang!
Atau aku bunuh dia! Kau mengerti?
Baiklah. Okay.
Sayang, sayang.
Jangan sentuh dia!
Kau punya segalanya, Mama!
Istri yang hebat.
bayi yang cantik.
Lihatlah si kecil ini.
keberanian tidak mendatangkan ketakutan,
tapi lebih dari penilaian,
suatu hal lain yang lebih penting.
Hari ini, Petugas Lindsay Monroe Messer
telah dikenal sebagai pahlawan yang luar biasa.
Penghormatan besarku untuk menganugrahi Petugas Lindsay Monroe Messer
Combat Cross.
Dia jatuhkan senjatanya sekarang!
Mama!
Kau libur kerja hanya untuk ini?
Ada banyak orang di sini.
Yeah, secara tak resmi.
Mereka semua datang ke sini untukmu.
Hello? Hello?
Hai.
Aku Jo Danville.
Aku Penyidik TKP-mu yang baru.
Dan wanita muda ini sudah mati.
Kuharap hal ini tak jadi kebiasaan, ok?
Apa maksudmu?
Kami ingin minum secangkir kopi, baca koran
sebelum mulai bekerja.
Oh, kurasa aku masih terkesan dengan
Lab Kriminal NYPD yang dulu BYOB.
Bawa sendiri mayatmu.
Bagus.
Jika kalian berdua sudah selesai
dengan porsi program komedi,
ada yang harus kita kerjakan.
Kau lucu. Messer.
Tak bisa bersenang-senang.
Jangan dengarkan dia.
Aku ingin tahu apa lantai lain dikompromi,
dan bagaiman seseorang bisa melewati keamanan.
Hey! Sedang apa kalian?
Agar kalian tak melewatkannya,
kita punya korban pembunuhan di Lab.
jika kalian tak ada kerjaan di sini,
pergilah ke tempat kalian masing-masing
Jika kalian punya tugas,
kerjakan. Jalan!
Aku hampir selesai di sini.
Ada yang tahu siapa dia?
Tidak. Yang pasti bukan orang Lab.
Yang kupikirkan pertama adalah
ini lelucon praktek.
Selamat datang di Lab Kriminal New York.
Kami biasanya menyabotase sepasang sarung tangan latex
atau berpura-pura sebagai mayat di lab,
kemudian tiba-tiba hidup kembali.
Tapi pembunuhan?
Bukan gaya kita.
Senang mengetahuinya.
Genangan darah kering.
Dia ditusuk di atas klavikula.
Suhu kekakuan mayat menyiratkan korban ada di sini
setidaknya delapan jam.
Sulit dipercaya tak seorangpun menemukannya.
Lab-nya kosong.
Hanya ada dua petugas sejak tengah malam.
Mereka tak pernah meninggalkan gedung,
tak ada alasan menggunakan lift ini.
Dua luka tusukan, bukti yang jelas.
Mungkin menusuk jalan napas.
Dia dicekik sebelum ditusuk.
sepertinya perdarahan petechial,
di sebelah mata, yang mana sangat aneh.
Makeup berlebihan,
yang memberitahuku dia singel, tapi sedang berkencan.
Alas sepatunya secara signifikan dipakai,
jadi kubayangkan dia berjalan dari rumahnya,
atau menuju subway dalam perjalanannya ke tempat kerja.
Parfumnya hadiah dari seorang pria.
Wanginya manis, bukan wangi bunga.
Kau kebetulan tahu nama gadis ibunya?
Hanya mencoba untuk memberi kesan pertama yang bagus pada bos.
Kau tahu yang aneh
adalah aku harus melintasi turunan
dan secara praktis menyerahkan berkas lama
untuk melalui keamanan dan naik ke lab ini.
Kita akan menggunting seikat rambutmu
sebelum kau diterima kerja.
Pendapatku jika dia bukan pekerja lab kriminal,
Bagaimana dia bisa berada di lantai ini?
Percayalah... pertanyaan itu yang sangat ingin kujawab.
Tolong aku!
Tolong aku!
Kumohon tolonglah!
Tak ada percikan.
Tak ada jejak darah.
Tak ada cipratan di dalam lift.
Pakaian dan rambutnya dipenuhi darah.
Tak ada bercaknya di lantai.
Ada jejak darah pada "dekat" tombol,
Jadi dia ditusuk sebelum dia masuk ke dalam lift.
Yeah. Tak ada tas, tak ada jaket.
tak ada ponsel... dia bukan pengunjung.
Dia bekerja di sini.
Baiklah, dengan luka semacam itu,
dia tak bisa berjalan jauh.
korban kita
hanya menekan tombol lantai ini.
Dia pasti sudah tahu ini
lab kriminal.
Jadi dia turun ke lantai kita untuk mencari pertolongan?
Tapi dia sudah memiliki kode aksesnya,
untuk lift ini, bahkan berhenti di lantai ini.
Tidak tadi malam.
Kamera pengawas dan sistem keamanan
mati selama dua jam.
Kita masih mencari penyebabnya.
Itu mungkin kebetulan.
Hey, apa kabar?
Don Flack.
Hey. Jo Danville.
- Senang bertemu denganmu. - kau juga.
Mereka tak biasanya membunuh orang di lab.
Ini kasus baru untuk mereka.
Jadi kenapa repot-repot melumpuhkan
- gedung keamanan tingkat tinggi? - Kau bisa saja
sembunyi menunggu dan menyerang seseorang di jalan.
Entahlah.
Tapi kita akan memeriksa
setiap lantai dan pojok di gedung ini
sampai kita tahu.
Aku merasa kau tak merasa pantas dengan medali itu.
Aku sudah membunuh penjahat.
Aku lakukan apa yang seharusnya.
Tapi di mana kau berada jika kau tak punya keberanian
untuk menarik pelatuknya?
Aku sangat mencemaskanmu.
Dengar, aku hargai semua yang telah kau lakukan untukku.
Aku akan baik-baik saja.
Lindsay, aku akan sarankan untuk mengikuti konseling.
Apa yang tak kau dapatkan?
Aku tak menyesal,
Aku tak ada penyesalan, tak ada mimpi buruk.
Kau bisa periksa semua dari daftar bodohmu.
Pekerjaanmu selesai. Jadi bagaimana rasanya
setelah lima bulan,
Aku kesulitan mengenal dirimu?
Aku di sini karena perintah departemen.
karena aku membunuh orang.
Hanya itu yang perlu kau tahu.
Semua hal lainnya tentang aku bukan urusanmu.
Penghapusan sidik jari ini
benar-benar tidak perlu.
Aku dulu Agen FBI.
Aku berada dalam sistem federal.
Dengar, aku tak ingin mengungkit pekerjaan lamamu,
tapi mereka dibuat bukan untuk kecepatan,
dan Mac bukan orang sabar.
Kau tahu yang kupikirkan?
Kurasa usaha payah ini ajakan kencan.
Apa?
Kau pikir aku tak mengetahui siasat kecilmu?
Aku ingin tahu jika Harriet dan Charles akan marah
mengetahui putra bungsu mereka sedikit licik.
Tidak, kau salah mengerti.
Maksudku aku menemui seseorang, dan..
Ada dua orang.
Bagaimana kau tahu nama orangtuaku?
Aku telah melihat berkas FBI-mu.
Aku punya berkas?
Berkas tebal.
Dan aku pernah melihat Website yang pernah kau kunjungi.
Aku.. kau tahu, aku...
Bukan aku satu-satunya orang yang memakai komputer itu.
Maksudku, ada teman mampir dan kami melakukan penelitian.
Website apa yang kau maksud?
Tak kukira kau akan semudah itu.
Aku cuma becanda.
Tentang Website, atau file?
Nama korban Sarah Nelson,
10 dolar per jam diasosiasikan
No comments yet. Be the first to leave one.