De første 200 linjer.
=Unkind Women= =Brought to you by GoldenEto=
Hari ini kita membuat tenderloin gulung.
Sangat mudah, namun menu yang sangat elegan.
Hidangan daging dan sayuran, yang juga penuh nutrisi.
Menu ini bisa menggunakan tenderloin atau sirloin
Potong bagian favorit dengan tipis ...
kemudian panggang sampai kecoklatan begini.
Taburkan tepung beras manis tipis-tipis ...
Tunggu. Ditaburkan dulu atau dipanggang ?
Apa taburkan garam dulu ?
Tidak ya ?
Pokoknya, kita panggang dulu.
Pasti akan berhasil.
Selama rasanya enak, kan ?
Halo !
Mulai hari ini, aku yang akan berbelanja.
Kau harus memberiku bahan yang baik.
Bagus ! Lebih cepat! Terakhir kali !
Bagus ! Bagus ! Kerja bagus !
Kau berhasil lagi !
Lebih cepat ! Ahn Jong !
Berjuang !
Halo, aku putri bungsu Guru Kang.
Aku datang untuk berbelanja mulai sekarang.
Sebelah sini ?
Aku tunjukkan masakan enak yang tidak menggemukkan.
Sebenarnya, alasan aku selangsing ini, karena aku banyak memakan masakannya.
Ibuku sungguh baik hati.
Semua itu bohong !
Polisi sudah menangkap pelakunya !
Ini enak sekali.
Ini adalah daftar kelas bulan Juni.
Untuk sementara kita hentikan saja kelasnya.
Jangan begitu Nenek !
Itu akan membuat kita terlihat bersalah.
Tidak boleh ditutup.
Mulai sekarang aku yang jadi asistenmu.
Aku juga akan berbelanja.
Kalau begitu ... aku akan menunda pernikahanku.
Apa ... itu tidak bisa.
Kalau kau menunda pernikahan, memangnya ibu akan senang ?
Menikahlah sesuai rencana.
Ya, bibi. Aku akan memikirkan hal lain juga.
Aku ponakan profesormu.
Pokoknya, jangan cemas.
Sejak aku lahir, Ini akan jadi pertama kalinya aku unjuk gigi.
Nah ...
Kumpulkan semangat ...
Bersulang untuk guru Kang dari Ahnguk Dong ! Berjuang !
Berjuang !
Seingatku, aku menurunkannya di sekitar sini.
Baru-baru ini ? Iya.
Sekitar 2 minggu lalu.
Dia sedang mabuk, jadi aku menjemputnya dengan pegawaiku.
Bawa dia. Ya
Bantu dia.
Aku memanggilkan taksi. Jangan khawatir!
Tapi aku tidak tahu kalau dia sudah pindah kesini.
Aku kira dia mau tidur di sauna 24 jam.
Dia pura-pura mabuk, padahal sadar.
Sayangnya kau tidak mencatat alamatnya.
Dia hidup sendiri di studio ...
jadi dia bisa terus berpindah.
Benar ...
Ayo pergi. Sepertinya hari ini tidak ketemu.
Dunia ini kecil, dia tidak bisa sembunyi selamanya.
Jika dia bekerja di restoran atau mengajar kelasnya sendiri ...
Setelah berkhianat dan melarikan diri
apa dia bisa bertahan disatu tempat?
Bagaimanapun, dia punya catatan guru dan punya pengalaman 10 tahun sebagai muridnya.
Mungkin ada tempat yang mau membayarnya dengan baik.
Itu ponselmu ?
Asisten Park ?
Keluarlah !
Yah ! Asisten Park !
Yah, Asisten Park !
Berhenti, Park Eun Sil !
Kembali dengan buku resepnya sebelum kulaporkan kau !
Darimana dia dapat uang membeli ini ?
Semua barang yang dipegangnya juga bermerk terkenal.
Dia pasti menjual buku resep guru Kang.
Halo ?
Halo ?
Tolong ke terminal bus.
Giling adonan yang sudah didinginkan dalam kulkas
agar terasa kenyal.
Apa semua ini ?
Setelah itu, kita potong kulit pangsitnya dengar cara begini ?
Manis bukan ?
Kau melakukan ini dari pagi ?
Tolong diam.
Setelah kita buat kulit pangsit, isinya ...
Dimana ya ?
Belum dikeluarkan dari kulkas.
Siapa yang mau mengambil kelasmu kalau kau ceroboh begini ?
Ini tidak akan berhasil.
Kita hampir mendapatkannya, tapi dia melarikan diri.
Sungguh ... kami baru memastikannya.
Kita tidak punya alamatnya.
Dia sudah mengganti nomor ponselnya.
Bukannya merk ini sangat terkenal ?
Ini pasti berharga jutaan won.
Dari mana dia dapat uang sebanyak ini.
Aku akan laporkan ke polisi.
Itu mempermalukan nama Guru Kang dari Ahnguk Dong.
Jika tersiar kabar murid yang sudah berbakti selama 12 tahu melarikan buku resep
bisa berefek buruk pada ibu.
Kita harus mengembalikan kehormatannya dan mengembalikan kondisi kelas.
Setuju.
Semua bahan-bahan yang sudah dibeli ...
Kita rugi banyak !
Kita harus tangkap dia. Benar !
Mau diapakan kalau dibawa kemari ?
Kita harus memarahinya dan berkata jangan hidup seperti itu.
Lalu mengambil kembali buku resepnya.
Asisten Park sangat sensitif dan penakut ...
jadi dia pasti sudah melarikan diri lagi saat ini.
Dimana kampung halamannya ?
Kau mau pergi ?
Kau darimana saja dengan Jong Mi ?
Berhenti main detektif! Makan dan tidur sajalah !
Kau kelihatan capek.
Eonni, besok kau ada waktu ?
Besok, ayo ke pasar bersama.
Pasar ? Mau beli apa ?
Bunga dan tanaman...
Datang denganku dan bantu aku memilih.
Ayo lakukan.
Aku akan menjemputmu saat pagi.
Apa semua ini ?
Aku mendaftar hadiah dasar yang diinginkan keluarga mertua.
Paman yang tinggal di luar negeri mau semua ini ?
Ya.
Ini bukan daftar keinginanmu, ?
Mana mungkin.
Selaku seorang guru kau selalu mencari sogokan.
Apa Kim Hyeon Sook bilang begitu ?
Gosipnya menyebar sampai ke sekolahku.
Bibi, kau pandai sekali bercanda.
Mencari sogokan, dan mendiskriminasi murid...
Aku ingin tahu, apa kau membocorkan soal ujian setelah menerima sogokan.
Kau sudah selesai bicara ? Beraninya kau bicara tidak sopan !
Sungguh, perempuan ini ...
Baiklah.
Asal tahu saja, Aku akan beritahu apa yang terjadi hari ini.
Aku belum selesai bicara.
Duduk.
Sekarang bukan waktunya kau berlagak ?
Kondisi ibumu tidak begitu baik sekarang.
Yang bisa kuberikan padamu hanya mantel itu.
Itu bukan cinta atau respek. Kau harus tahu itu.
Lagipula aku memang tidak mengharapkannya darimu.
Hiduplah seperti itu seumur hidupmu.
Kokoh ... dan kesepian.
Apa ?
Pergilah.
Lihat saja nanti !
Ini.
Kenapa tidak meneleponku dulu ?
Aku tak apa, tapi ayah Ma Ri menarikku ke rumah sakit ...
Jadi, karena kebetulan aku diluar, aku minta diantar kemari.
Selamat datang.
Tapi anda terlihat lelah dalam beberapa hari ini.
Skandal ini mendadak sekali ..
jadi tetuamu mungkin berpikir kalau kau bertemu dengan mertua aneh.
Jangan mencemaskan itu.
Ini semua salahku sampai pernikahannya tertunda dan kepribadiannya keras.
Semua karena aku ...
dia banyak sekali berkorban.
Karena pernikahan Hyeon Jung tertunda, maka aku bisa bertemu dengannya.
Dan kepribadiannya sangat menarik hatiku.
Kau sungguh dimabuk cinta.
Ya, oleh karena itu jangan khawatir.
Kakak dan kakak iparku sungguh menyukai Hyeon Jung.
Mereka sungguh menyukai Hyeon Jung ?
Ya, bernar sekali.
Ya ?
Permisi ...
Ada apa kemari ?
Ny Na Hyeon Ae, murid teladan di kelas memasakku.
Halo Guru Kang.
Guru wali kelas Hyeon Sook, Na Mal Nyeon.
Begini, aku ini besan tertua dan diberik hak
untuk memutuskan segala hal tentang persiapan pernikahan.
Tolong jaga Hyeon Jung-ku.
Aku barusan bicara dengannya mengenai kado untuk para tetua.
Dia sepertinya menolak ...
Jadi aku kemari untuk mendiskusikannya dengan Presdirr Lee Moon Hak.
Kau bisa berdiskusi denganku.
Tidak usah. Itu tidak benar.
Mari diskusikan denganku.
Aku akan menghubungimu.
Enak. Hanya perlu ditambah daun bawang lagi.
Baik !
Kenapa kau sibuk sekali belakangan ini ?
Bagi seorang laki-laki keluar saat matahari terbit sampai terbenam adalah hal wajar.
Kenapa ingin tahu ?
Kita harus menyiapkan setelan untuk kau gunakan di pernikahan Hyeon Jung.
Siapa yang mengantarmu ke pelaminan saat nikah ?
Kami cuma melakukan catatan sipil. Tidak ada resepsi pernikahan.
No comments yet. Be the first to leave one.