Prvních 200 řádků.
- diterjemahkan oleh - e i f a n s c l u b
A D D I C T E D
Masuklah.
Hai. Aku Dr. Spencer.
Tapi kamu bisa memanggilku Marcella.
Zoe Reynard.
Aku memperoleh namamu dari seorang teman
dan dia bilang kamu
bijaksana.
Tentu. Itu sesuai dengan pekerjaanku.
Buat dirimu nyaman, oke?
Lepaskan mantelmu. Duduklah di mana kamu suka.
Aku senang kamu punya waktu luang dan menemuiku.
Aku yakinkan kamu,
semua yang kita bicarakan akan dirahasiakan.
Takkan ada yang melihat catatannya kecuali aku.
Aku bukan seorang bintang film atau sejenisnya.
Kenapa kita tidak mencoba sesuatu?
Mungkin kamu bisa memberitahuku, apa yang membawamu kemari.
Kamu tahu, apa itu lebih mudah untukmu?
Baiklah.
Itu dimulai ketika aku menyadari jika
semua hal baik dalam hidupku,
tidak bisa mengisi kekosongan yang terus ada.
Aku punya kehidupan yang sempurna. Rumah yang indah. ( ENAM BULAN SEBELUMNYA )
Keluarga terbaik yang pernah diharapkan.
Perlihatkan itu pada Nenek.
Anak-anakku adalah cahaya hidupku.
- Mereka lucu. - Ayo!
Cerdas.
Dan menggemaskan.
Seorang tentara menggendong bayi kangguru?
Tidak! Kamu seperti...
Tahan pikiranmu. Apa lagi? Beri aku yang lain.
Angkat. Ini sebuah obor.
Ini sebuah...
Patung Liberty!
Hore! Oh, ya Tuhan! Bagaimana kamu bisa menebaknya?
Baiklah, sekarang kamu.
Ibuku adalah wanita yang baik, pelukannya bisa membuat gelap jadi terang.
Jason, suamiku, adalah pria dambaan wanita.
Dia adalah cinta pertama dan pasangan hidupku.
Oh, ya.
Hebat, Sayang.
Kamu mau ikut ronde ketiga?
Aku mau melakukan sesuatu yang istimewa.
- Benarkah. - Ya.
Enak sekali. Aku cinta kamu.
Benarkah?
Selamat pagi, Zoe.
Apa kamu mau pelacak nomor, supaya kamu bisa menelepon mereka?
- Selamat pagi, Boss. - Selamat pagi, Shane.
Seperti biasa, kamu terlihat menawan.
Terima kasih.
Bisa tolong suruh Brina menemuiku setelah dia datang?
Brina sudah datang.
Brina selalu disini. Brina tinggal di sini.
Mungkin aku harus menarik uang sewa padamu.
Mungkin kamu harus menaikkan gajiku.
- Mungkin aku harus. - Mungkin kamu tidak mampu.
Mungkin aku akan cari jalan.
Mungkin aku takkan membiarkanmu.
Hey! Akulah Boss-nya.
Dan aku di sini untuk tetap membuatmu jadi Boss.
Kamu coba membayar lebih, dan aku akan berhenti.
Aku jadi bingung.
Baiklah, kembali ke pekerjaan.
Quinton Canosa, pameran Quinton Canosa.
Aku perlu katalog karya seninya.
Dan juga data-data dia, latar belakang, referensi,
- dan yang terakhir... - Aku tidak bisa melakukannya.
- Apa? - Fotonya.
Dia tak mau diambil foto oleh orang lain.
Sebenarnya aku mau meminta croissant, tapi terima kasih untuk infonya.
Tunggu, jadi orang ini belum punya referensi?
- Mengagumkan. - Aku tahu.
Dia segalanya tentang seni.
"Quinton Canosa, artis milik rakyat."
- Dia mengagumkan. - Ya.
Kamu tahu, semua potongannya merangkulmu, di dalam badanmu.
Kita bisa memberi surat keterangan pada pekerjaannya, dan
memberikannya dunia baru soal penghasilan.
- Baik. - "Penghasilan", itu kata yang bagus.
Lakukan tugasmu, Nona. Ambillah penghasilan itu.
Dan setelah semua terjadi,
kita harus mengembalikan lagi acara Jumat meni pedi.
Permisi.
Kamu menyukainya?
Menyukainya? Aku sangat menyukainya.
Quinton Canosa memiliki bakat yang luar biasa.
Jika kamu bilang begitu.
Apa kamu punya pengetahuan tentang seni?
Kamu menyebutnya begitu? Baiklah.
Quinton Canosa adalah seorang jenius. Dia salah satu artis terbesar di masa kita.
Jika kamu tidak tahu, aku tak tahu sedang apa kamu di sini.
Kerja bagus, Quinton. Benar-benar bagus.
Aku menghargainya.
Wanita yang cantik juga.
Tidak. Kamu? Kamu...
Kamu adalah Quinton Canosa?
Maaf, aku tak dapat menahan.
Baiklah, kamu berhasil menipuku. Aku merasa seperti orang bodoh.
Tolong, jangan merasa begitu. Kurasa hanya sedikit.
Aku sangat malu.
Aku hanya bercanda.
Aku tidak mengerti bahasa Spanyol.
Benarkah? Yang aku katakan, senang bisa bertemu denganmu.
Suatu kehormatan bisa bertemu denganmu, Quinton.
Aku belum tahu namamu, Nona...
Aku Nyonya Zoe Reynard.
Oh, Nyonya.
Ya. Aku faham.
Ya Tuhan, itu selalu terjadi, bukan? Orang cantik selalu sudah ada yang memiliki.
Terima kasih.
- Aku rasa yang ini kesukaanku. - Benarkah?
Yang satu itu milikku.
Aku tak tahu jika ini waktu dan tempat yang tepat
untuk membicarakan bisnis?
Jika itu satu-satunya cara supaya kamu tetap bersamaku.
Bisnis?
Apa?
Kamu akan membicarakan tentang bisnis.
Oh, ya. Aku punya sebuah perusahaan, yang mewakili seniman kontemporer.
- Itu bagus. - Ya.
Bisa kamu menceritakan soal itu?
Oh. Begini, kami memberimu surat pernyataan hasil karyamu ke penawar tertinggi,
kamu tahu, itu bisa menjadi acara pengiklanan,
atau menjadi inspirasi model baju.
Maksudku, aku yakin kamu artis yang hebat,
tapi kami mengembangkan keartisan menjadi merk.
Itu bagus.
Tolong, bisa kamu jelaskan sekali lagi?
- Maaf. Bahasa Spanyol... - Apa aku bicara terlalu cepat?
Aku hanya suka melihat bibirmu bergerak.
Baiklah, jika kamu tertarik,
kantorku akan menghubungimu dan menyiapkan pertemuan.
- Aku rasa... - Kamu tahu,
sejujurnya aku tidak suka cara formal.
Selain itu kamu sudah tahu aku tertarik.
Jadi ayo kita lakukan sesuatu.
Datanglah ke studioku, Senin pagi jam sembilan.
Oh! Bagus.
Senang bertemu denganmu...Zoe. Bolehkah aku memanggilmu 'Zoe'?
- Panggil saja aku Zoe. - Baik.
Pertemuan dengan Quinton Canosa membuatku sadar,
betapa aku merindukan kesenangan dalam hidupku.
Dan apa kamu beraksi pada perasaan itu?
Tentu saja.
Aku mencoba menghidupkannya kembali bersama Jason.
Dan?
Tak terjadi apapun.
Halo?
Hey, Ganteng. Kapan kamu pulang?
Oh, Sayang.
Malam ini aku harus kerja sampai larut.
Aku harus membereskan rancangan pusat perkantoran
akhir minggu ini, dan aku jauh dari selesai.
Kita tidak punya rencana apapun malam ini, bukan?
Aku rasa tidak ada.
Cepat pulang, oke?
Akan kucoba sebisaku.
Tapi kamu tak usah menungguku. Dan titip cium buat anak-anak.
Akan kulakukan. Aku cinta kamu.
Cinta kita selamanya.
Sejak dari awal.
Dan akan selalu begitu.
Baiklah. Semoga mimpimu indah.
Oh, hai, Ibu.
Aku mau pergi ke supermarket. Kamu butuh sesuatu?
Kamu akan menjadi wanita dengan penampilan terbaik di departemen produksi.
Aku berdandan untuk Jason.
Aku akan menemuimu sebentar lagi.
Terima kasih.
Maaf.
Halo?
Oh. Hai, Bu.
Hey, apa kamu masih di supermarket?
Aku di tempat parkir, dalam perjalanan pulang.
Mau kubelikan sesuatu?
Tak usah, aku tak mau kamu masuk toko lagi.
Kamu mungkin sudah mengantuk.
Apa ada musik di tempat parkir itu?
Ada seseorang yang menyetel musik dengan keras.
Ada apa?
Tak apa-apa, aku sudah masuk toko lagi.
Aku ingin dibelikan es krim.
Kalau ada yang rasa cookie dough flavor.
Es krim rasa cookie dough akan segera datang.
- Yakin tak apa-apa? - Ya, aku yakin, Bu.
Aku akan segera ke sana.
Sial.
Oh, hai.
Aku baru saja pulang.
Aku tak bisa menunggu untuk menebus
tidak ikut makan malam.
Aku minta maaf.
Aku memaafkan kamu.
- Aku cinta kamu. - Aku juga cinta kamu.
Kamu terlihat menawan saat kamu tidur.
Ibu!
No comments yet. Be the first to leave one.