Prvních 200 řádků.
Sebelumnya di Lost.
Entitas Lain akan datang.
Pilihan kalian hanya tiga.
Lari, sembunyi, atau terbunuh.
Kita punya rencana.
Ya, kau mau ke hutan, mencari dinamit, lalu meledakkan sebuah lubang,...
...dan menyembunyikan semua orang di dalam.
Tidak.
Hentikan!
Hentikan, tidak boleh!
Hentikan, jangan dinyalakan!
Empat, delapan, 15, 16, 23, 42.
Empat, delapan. Tamatlah kita. Lima belas. Tamat dan tewas.
- Enam belas. 23. - Hurley, kau tidak apa-apa?
Ya. Tidak apa-apa. Aku hanya ingin buang air kecil.
Ide yang bagus, coba periksa lubang kematian membara itu.
Ada apa di dalam?
Tidak penting ada apa.
Kita meledakkan pintunya agar semua bisa masuk dan mereka aman.
Rencana itu takkan berhasil.
Kita takkan bisa menurunkan semua orang tepat waktu.
- Air. - Dangkal.
Kedengarannya itu genangan air.
- Kedalamannya 12 meter? - Maksimal 15 meter.
Kita bisa memakai kawat badan pesawat dan membuat sejenis pengangkut.
John.
- Kita pergi sekarang. - Ya, itu ide bagus, ayo.
Kita sudah bersusah payah untuk tiba di sini, Jack.
Tangga ini rusak.
Kau mau menurunkan 40 orang ke sana satu per satu?
Mereka menunggu kita kembali dan beri mereka instruksi.
- Jadi, lupakan soal pengangkut. - Jack...
Apa?
Bagaimana jika kita menenangkan diri?
Jika kau ingin menjelajah di pagi hari, tidak masalah,...
...tapi malam ini sudah dulu.
Aku akan memakai dinamit yang tidak dipakai dan kembali ke gua.
Bagaimana jika kau bersiap-siap, John?
Ya. Tentu saja.
Baiklah.
Kenapa kau tidak mau turun ke sana, Jack?
Wanita, usia akhir 20 tahunan, tak ada KTP.
Dia mengisyaratkan sesuatu dua kali saat kemari.
- Mana yang satunya? - Tepat di belakang kita.
Mereka dalam perjalanan.
- Damkar harus pakai alat hidraulis. - Siapa pasien ini?
Wanita, usia akhir 20 tahun, kecelakaan mobil.
- Benda apa itu? - Ini batang kemudi.
Baiklah, mari kita mulai. Pertahankan pengaman itu.
- Hubungi ayahku. - Sudah.
- Jelaskan kepadaku. - Ban mobilnya pecah,...
...mobilnya melompati pembatas dan menabrak mobil SUV.
Tekanan darah menurun!
Perikardium tertembus. Apa tadi dia yang menyetir?
- Ya. Sendirian. - Di mana pengemudi mobil SUV itu?
- Ayo. - Awas belakangmu.
Adam Rutherford, 57 tahun, trauma dada, tak terdengar napas.
- Pasangi Tn. Rutherford selang,... - Tidak bisa, kau saja.
Dokter Shephard, tekanan darahnya 80/60.
Napas Tn. Rutherford melemah.
- Mari kita lanjutkan. - Baiklah, aku butuh suntikan besar.
- Kau, tekan dia. - Tekanan oksigen 5 L/m.
- Pupilnya? - Terfokus dan membesar.
- Maaf, Semuanya. - Di dekat karotid.
Tekanan darah 88/52, denyut arteri radial tak terdeteksi.
Aku tahu, perikardiumnya mengalami pendarahan.
- Di mana... - Di sini.
- Sudah? - Ya.
- Dia melemah, ayolah. - Dokter, kita kehilangan dia!
Tekanan darah stabil.
Waktu kematian, pukul 08.15.
Baiklah. Lakukan uji gas darah dan pemindaian tulang leher.
- Siap, Dokter. - Masukkan dia ke ICU,...
...dan terus bius dia.
Aku ingin menari di pernikahanku.
Apa kau mendengarnya?
Kau harus tenangkan dirimu.
- Tenanglah. - Apa katanya tadi?
Dia bilang dia harus menari di pernikahannya.
Aku ingin menari.
Baiklah, tak ada siapa pun di sini. Takkan ada yang datang.
Namun, wanita Perancis itu bilang...
Wanita Perancis itu benar-benar gila.
Semua itu hanya omong kosong. Itu kisah fiktif.
Dia sendiri yang menyalakan apinya.
Apa?
Tidak apa-apa.
Ada yang melihat Vincent?
- Anjing itu? Apa ada yang melihatnya? - Tidak, aku belum melihatnya.
- Apa ada yang melihat anjing itu? - Tidak.
- Kau mau ke mana? - Anjing itu menghilang dariku.
Kenapa kau melakukan itu?
Kenapa kau menyulut sumbunya?
Kenapa aku tak boleh menyalakan sumbunya?
Mungkin karena aku saat itu berlari ke arahmu...
...sambil melambaikan tangan dan berteriak, "Jangan lakukan itu!"
Ucapanmu ada benarnya.
Kurasa saat itu aku hanya ingin segera masuk.
Itulah alasan kita datang ke sini, 'kan?
Karena itulah kita pergi ke Black Rock,...
...kenapa kita mengambil dinamit untuk meledakkan lubang itu.
Kita melakukannya agar kita bisa masuk, Hugo.
Juga menyelamatkan nyawa semua orang.
Juga menyelamatkan nyawa semua orang.
Atau mungkin memang itulah takdir kita. Benar, 'kan, John?
Mungkin.
Hei...
Ini penutup lubangnya. Sebaiknya kalian lihat ini.
- Vincent! - Ini bukan ide yang bagus.
Aku melihatnya lima menit yang lalu.
Lagi pula, kau yang bilang tak ada siapa pun di sini.
Aku berkata, kami tidak melihat siapa pun.
Anjing itu akan pulang dengan sendirinya, dia selalu begitu.
Menjaga anjing itu adalah satu-satunya tugas yang diberikan kepadaku.
Jika sesuatu terjadi dengannya...
Kapan terakhir kali kau tidur atau makan sesuatu?
Kau kelelahan.
Aku tak bisa memberi tahu anak itu anjingnya hilang karena aku kelelahan.
- Aku akan memutar ke belakangnya. - Baiklah.
Vincent!
Sayid?
Sayid?
Kau di mana? Sayid!
Sayid?
Walt?
Sedang apa kau di sini?
Shannon!
Ada apa?
Ada apa?
Kenapa kau ingin turun ke sana?
"Sangat". Kenapa aku "sangat" ingin turun ke sana?
Jack menganggapku gila, 'kan?
Kenapa? Karena kau ingin turun ke sebuah lubang...
...yang selama ini dikunci dari dalam...
...dengan pintu baja setebal 30 cm dengan tulisan "Karantina"?
Coba lihat sisi baiknya, kita sudah terlanjur.
Sisi baik.
Jika Jack menganggapku gila, aku tak bisa menyalahkannya.
Namun, lima jam lalu aku tersedot ke dalam lubang...
...yang ternyata adalah sebuah kolom asap hitam.
Apa kau melihatnya, Kate?
Berarti kurasa kita sama-sama gila.
Aku penasaran akan apa yang Jack lihat.
Sebaiknya kau pergi lebih dulu.
Jangan sampai Locke berduaan dengan gadismu.
Aku bercanda.
Aku sedang tidak ingin, Hurley.
Sungguh? Hebat. Biasanya kau senang berkelakar.
Itu dia.
Hidup ini tidak terlalu buruk, 'kan?
Aku yakin Entitas Lain akan datang untuk memakan kita,...
...tapi sesekali ada seseorang yang murka kepadamu,...
...tapi kami bisa tidur nyenyak setiap pagi.
Bagaimana dengan nomor itu?
- Apa? - "Nomor itu buruk."
Itu yang kau teriakkan saat aku menerjangmu.
- Ya. Ceritanya panjang. - Waktuku banyak.
- Kau akan menganggapku gila. - Coba dulu.
Dulu sekali, aku dirawat di sebuah unit kejiwaan,...
...dan ada seorang pria bernama Leonard.
Selama aku mengenalnya, yang dia ucapkan hanya nomor.
"Empat, delapan, 15, 16, 23, 42". Dia ucapkan berulang kali.
Lalu, nomor-nomor itu tertancap di ingatanku.
Jadi, saat aku keluar...
Sebenarnya, beberapa bulan setelah aku keluar,...
...aku membeli burrito beku,...
...dan berpikir, "Aku ingin mencoba lotere,"...
...dan karena nomor-nomor itu tertancap di ingatanku,...
...aku pun main lotere.
Aku memenangkan...
...uang $114 juta.
Saat itulah segalanya dimulai.
Kakekku meninggal, rumahku kebakaran,...
...kedai ayam tempatku bekerja ditabrak meteor,...
Sebenarnya, hanya meteorit.
Lalu, malam ini aku melihat nomor yang sama di pintu lubang itu.
Tertulis di samping.
Karena itu aku coba menghentikannya, karena nomor-nomor itu terkutuk.
Kau sempat dirawat di RS Jiwa?
- Aku tidak gila. - Aku tidak berkata begitu.
- Jadi, hanya itu? - Kau ingin aku berkata apa?
- Bagaimana jika kau percayai aku? - Hurley...
...semua itu hanya angka.
Apa nama hal saat dokter membuat kita merasa lebih baik,...
...dengan berbicara?
- Sikap ke pasien. - Itu dia.
Sikapmu buruk.
Apa yang terjadi kepadanya?
Cobalah untuk tenang.
Mobil yang kutabrak.
Pengemudinya lebih tua...
Dia tewas di UGD.
Aku tak bisa merasakan apa pun.
Aku tahu.
Apa yang terjadi kepadaku?
Kau mengalami patah dislokasi pada tulang lumbar toraks...
...dengan tulang belakang yang hancur.
Punggungmu patah.
Limpamu robek dan memicu pendarahan ke perut,...
...dan itu harus dihentikan.
No comments yet. Be the first to leave one.