Prvních 200 řádků.
PESISIR KALIMANTAN APRIL - 1942 Tak lama setelah takluknya Filipina Jepang berjaya di perang pasifik
Dia sudah mati
Ada cahaya! itu perkampungan / Tidak, itu kamp Jepang
Tak ada pilihan lain
Tidak, cukup sudah
Bataan. Corregidor. kalian salah!
Kita bebas sekarang, kita bebas bebas untuk pergi
Kita bebas
Jepang membunuh rekan-rekanku
Aku lolos sendiri
SELAMAT TINGGAL RAJA
Kalimantan, bagi kebanyakan orang, Kalimantan tidaklah ada
Sebuah nama khayalan pada peta seperti Tibet atau Tierra del Fuego.
Ujung bumi
Tapi aku tahu pulau itu ada
Aku berada disana menjelang akhir Perang Dunia II
Peperanganku, di masa mudaku.
Sebelumnya aku pakar tanaman, sudah ahli sejak lama
Itulah kenapa mereka memiliku
Tim Operasi Khusus melatihku
Tugasku membantu memimpin suku-suku melawan Jepang.
Tapi sebenarnya aku tidak memimpin mereka
Tidak, itu adalah orang yang lain
Aku kenal dia, dia adalah Raja terakhir dari Kalimantan.
Tidak masalah untuk menceritakan kisahnya sekarang
Angin telah menyapu bau busuk mayat-mayat
Dan semua yang kami ingat hanyalah kobaran semangat jiwa muda kami
Oh, sialan
Tenga, kau tak apa-apa? Tenga?
Ya, pak
Jangan merusakkan apa-apa, pak.
Bagaimana kondisimu pak? / posisiku terbalik
Baik pak
Gunakan sangkurmu / Baik, pak
Maaf menjatuhkanmu pak
Murut?
Iban?
Kelabit?
Comanche.
Dia bilang Comanche, pak. Dia berbicara Inggris
Aku Comanche.
Selatan-tenggara, pak.
Menuju pusat dan ke atas, masuk ke tengah Kalimantan.
Biar aku yang berjaga pertama / Baik, pak
Selamat malam, pak / Selamat malam, Tenga.
Apa yang terjadi, Tenga?
Astaga dia orang kulit putih
Dia orang kulit putih seperti kita
Namaku Fairbourne.
Aku perwira tentara Inggris
Kenapa kau lakukan ini?
Oh, Tuhan
Seperti yang kukatakan tadi, aku perwira tentara Inggris
Namaku Kapten Nigel Fairbourne. Ini Sersan Lionel Tenga, awak radioku
Aku bersama Zed Force, Operasi Khusus
Jepang sudah kalah perang, seperti halnya Jerman
Kami yang menang. benarkan, Tenga?
Benar pak / Terima kasih
Jenderal MacArthur kembali ke Filipina
Australia akan segera mendarat, untuk merebut kembali...
Maksudku, membebaskan negeri ini
Tugasku adalah mengorganisir perlawanan suku-suku pribumi
Kami butuh bantuan anda, pak
Angin sudah berbelok ke barat lagi
Inggris akan kembali
Learoyd, namaku Learoyd.
Saat pertama kali aku tiba di rumah ini, mereka ingin menjual kepalaku ke orang Jepang
Tapi aku tak tahu perihal itu
Aku pelajari bahasa mereka seperti anak kecil
Mereka sedikit paham Bahasa Inggris
Ini sakral, relijius
Harus kujelaskan bahwa kalian berada di negeri para roh
Rakyatku adalah anak dari manusia pertama, hidup dengan hukum adat
Hutan untuk menanam padi, Manusia menaati hukum adat
Hutan para roh, manusia bebas
Semua manusia hidup bebas
Aku punya hubungan khusus dengan para roh
Aku pernah mati sekali
Aku harus
Aku harus menyerahkan segalanya
Bahkan keinginan hidup sekalipun
Itu bermula di bulan April 1942.
Tepat sebelum jatuhnya Corregidor.
Saat MacArthur mencoba kabur...
Kami pun berpikir sudah waktunya untuk pergi juga
Aku ingat ombak itu
Ombak raksasa
Kami tenggelam.
Jepang membunuh rekan-rekanku
Aku sendiri lolos
Kutinggalkan pantai, lalu masuk ke pedalaman.
Dan aku masuk ke hutan yang sesungguhnya.
Aku tercekik pepohonan
Aku merindukan langit
Tapi aku bebas
Bebas berbuat apa?
Pria itu sedang berburu, dan tak menangkap apa-apa.
Hanya aku
Namanya Gwai, pria yang membawaku kesini.
Tato naga di dadaku, mungkin saja yang menyelamatkan aku.
Kuperoleh di Manila, dimalam saat aku mabuk.
Lian Si Perkasa ingin menjual kepalaku ke orang Jepang
Dia punya banyak pengikut, dan mereka semua patuh.
Mereka membuat orang-orang lain tunduk
Tapi ada seorang wanita menghentikannya.
Mereka terpesona dengan mataku
Mereka bilang mataku seperti laut
Laut berarti garam, dan disini garam adalah kehidupan
Nama wanita itu adalah Yoo, adiknya Gwai.
Konon katanya ketika ia kecil, ia dilahirkan untuk memerintah.
Smackee. Smackee.
Ini Moonshine.
Moonshine / Moonshine
Aku hidup dihutan seperti binatang
Untuk pertama kali dalam hidupku, aku benar-benar bebas
Pria disini bermimpi menjadi dewa, dan melanggar sikap kebangsawanan
Mereka ingin menyaingi para pahlawan dimasa lalu
Waktunya Raja Brooke dan hari-hari berpetualang.
Bagi mereka, seorang pria adalah bangsawan, bukanlah jiwa
Jika Lian Si Perkasa inginkan kepalaku, dia harus datang mengambilnya sendiri
Jika ia ingin memenggalku dengan pedangnya, maka aku akan membela diriku dengan pedang
Kami punya hak yang sama
Kami berjalan di hutan yang sama
Kami minum dari air yang sama
Persetan dengan Lian, dan apa katanya
Kita sama-sama manusia
Ini baru adil
Kami bertarung lebih dari sejam.
Lian Si Perkasa melukaiku tujuh kali
Aku menusuknya tepat di hatinya
Aku tidak bisa melihat
Aku antarkan jasadnya ke ibunya
Kami semua berduka
Dia memang jahat...
Tapi mereka semua ingat anak kecil yang bermain di rumah panjang ini
Anak-anakku, Para Comanche
Kau memanggil mereka Comanche?
Ya mereka mengingatkanku pada Suku Indian
Hanya saja mereka bukan di Amerika
Mereka masih polos
Aku tidak mau rakyatku menjual boneka kachina dan manik-manik Grand Canyon di kereta
Comanche ku akan tetap seperti Para Comanche, bebas, pemburu ulung
Lanjutkan
Apa itu?
Kau sungguh tidak menyadarinya 'kan?
Banyak orang dari Rumah Panjang berdatangan
Mereka datang dari tanah hitam...
dan juga dari tanah merah, tanah dimana roh-roh melarikan diri
Enam kerbau di sembelih dan dimakan
Ini berlangsung selama tiga hari penuh.
Lalu pada hari ketiga, aku pun bersabda
Sudah kubilang, pria bermimpi menjadi Dewa.
Tapi kalian harus berjanji mewujudkan mimpi itu
Kuhabiskan waktu setahun mempelajari bahasa
Kurasa sudah waktunya untuk menikah
Aku membuat mereka bersuka cita dan bersatu di meja bundar.
Aku sudah menyatukan 22 Rumah Panjang.
Membentuk sebuah bangsa yang baru
Kurasa aku menjadi Raja
Kurasa aku sudah menjadi Raja
Tak peduli apa mau kalian, aku takkan pernah mau kembali
Apa yang kalian cari?
Di utara...
Amerika mempersenjatai para perompak Sulu
Di selatan, tim lain seperti kami mengorganisir Suku Dayak Sarawak.
Segera akan ada pertikaian di Kalimantan
Pasukan Australia akan mendarat
Tak ada yang bisa mengendalikan Kalimantan dari dalam
Jepang, seperti juga yang lain, hanya menguasai pesisir
Tapi saat kita menyerang, kita akan mendorong mereka ke tengah.
Akankah kerajaanmu layak?
Kau tidak bisa menghindari sejarah
Ini adalah Hutan Para Roh
Sudah seperti ini selamanya
Ini pagi yang melelahkan, pak?
Gunung Agung Orang Mati, diluar Dataran Gajah
Setelah itu ada laut
Mereka meninggalkan kami menuju laut
Siapa? Orang Jepang?
Bukan, orang lain. sisa-sisa perang
Kami butuh garam dari laut, apa arti hidup tanpa sedikit garam??
Seperti yang kubilang, kau tak bisa menghindari sejarah
Dengar, saat kubilang aku disersi, Aku serius!
Aku berhenti dari duniamu, dari perangmu
Ini dunia yang lebih baik bagiku
Mereka tidak tahu tentang perangmu
Aku Raja mereka, dan aku tak ingin mereka tahu
Hampir sampai, kau bisa selesaikan ini sendiri tanpa aku
Bagaimana dengan Jepang?
Hutan ini luas
Mereka akan berkeliaran hingga mati, atau ada yang menemukan mereka, tapi itu bukan aku
Camkanlah. kau beruntung, aku bisa menjual kepalamu ke Orang Jepang
Bagaimana, Tenga?
Baiklah pak, sepertinya anda harus mengikuti caranya, pak
Maksudku dia tidak tertarik PD II, pak.
Ya, tapi PD II membutuhkan dia
Dia hanya tidak memahaminya, itu saja
Kau tahu, pak. tempat ini tidak terlalu buruk
Jika mataharinya muncul
Si Tua Learoyd mungkin tahu apa yang dia lakukan, pak.
No comments yet. Be the first to leave one.