Prvních 176 řádků.
Aku belum dapat pesan dari saudaraku.
Tapi hatiku masih percaya dia takkan mengkhianatiku.
Karena dia tak punya alasan.
Siapa yang butuh alasan untuk berkhianat ?
Seseorang harus selalu berpikir yang terburuk, Ragnar.
Meski pada keluargamu sendiri.
Dengan begitu, kau terhindar dari kekecewaan hidup.
Ini dia si pengkhianat.
Aku benar, Ragnar.
Aku benar.
Penunggang kuda mendekat !
Apa yang kau inginkan ?
Aku di sini atas nama Ragnar Lothbrok.
Aku ingin bicara dengan saudaranya.
Bicaralah.
Rollo...,
Kita sering bertarung bersama.
Kurasa kau tidak lupa.
Kuanggap kau sebagai saudara.
Tapi di sana itu adalah saudara aslimu.
Saudara kandung.
Kau yakin ingin melawannya ?
Ragnar yang mengirimmu ?
Jawaban apa yang harus kubawa padanya ?
Katakan padanya aku akan menjawabnya dengan darah.
Dinding perisai !
Dinding perisai !
Tombak !
Serang !
Pertahankan perisai !
Kematianmu datang !
Floki !
Inikah yang kau inginkan, saudaraku ?
Aku tak bisa melawanmu.
Tanpa dikalahkan...,
Kita sudah lelah dengan pembantaian orang - orang kita.
Jadi, Jarl Borg...,
Kutawarkan...
...sepertiga dari keuntungan tanah yang disengketakan.
Kecuali kau ingin terus menolak tuntutanku.
Aku lebih suka berperang lagi, Daripada menerima ketidak adilan itu.
Jadi, kau takkan mau menerima tawaranku ?
Tidak.
Kenapa kita terus mementingkan diri sendiri ?
Kenapa ?!
Kenapa kita saling bertarung...
...soal tanah ini dan tanah itu ?
Kenapa kita tak mementingkan pergi ke Barat ?
Jika kita menjarah bersama...,
Kita tak perlu saling bertarung.
Kita tak perlu membunuh orang kita lagi.
Tapi sebaliknya...,
Kita menawarkan mereka tanah...,
...lahan untuk bertani.
Dia benar.
Pikiranku sama dengan Ragnar.
Aku berniat bergabung dengannya...
...dan berlayar ke Barat.
Apa jawabanmu, Jarl Borg ?
Ya.
Aku akan menjarah bersamamu.
Tawaranmu juga kuterima.
Kau mungkin takkan peduli, saudaraku.
Tapi keponakanmu, Gyda, sudah mati.
Waktunya pulang.
Floki ! Floki !
Jangan mati. Kumohon jangan mati.
Apa yang terjadi pada mereka ?!
Mata Satu meninggal.
Arne ?!
Rollo membunuhnya.
Dan Floki mungkin takkan selamat karena lukanya parah.
Ini bukan perselisihanmu.
Kau harusnya tak terlibat.
Lihat apa yang terjadi !
Manusia hidup...
...takkan bisa menghindari masalah, Lagertha.
Kau yang memilih.
Ya. Aku memilih, dan Rollo memilih.
Dan pilihan Rollo yang menyebabkan semua ini !
Kalian jangan bertengkar.
Aku lelah dan sangat muak.
Itu kebenarannya.
Siapa Aslaug ?
Berhenti.
Siapa Aslaug ?
Dia putri Gotaland.
Kami bertemu dia di sana.
Kau hanya bertemu dengannya ?
Lagertha.
Apa yang anak itu katakan ?
Kau katakan apa pada Ibumu, nak ?
Yang dikatakan Bjorn tak penting.
Apa yang mau kau katakan ?
Aku...
Kita tak harus membahas masalah kita di depan orang lain.
Kau bercinta dengannya ?
Ya, aku bercinta dengannya.
Berapa kali ?!
Sekali.
Aku tak mencintainya.
Aku harus apa agar kau bisa melupakan hal ini ?
Jangan temui dia lagi.
Baik.
Jangan pernah.
Kenapa kalian masih berselisih ?
Kau tahu sebabnya.
Tapi aku tak mau ada perselisihan.
Tak bisakah Ayah minta maaf atas perbuatan Ayah ?
Tak mudah berurusan dengan Ibumu.
Apa yang akan terjadi pada Rollo ?
Ayah tak bisa menghukum saudara sendiri.
Kita akan berkumpul dan Pemberi Hukuman yang menentukan.
Kita akan membawa Rollo ke Batu Hukuman.
Di sanalah nasibnya akan diputuskan.
Apa yang Ayah punya ?
Koin emas. Dari Inggris.
Kau lihat ?
Bahkan wajah Raja Aelle ada di koin ini.
Jadi ini pembawa keberuntungan ?
Kau mau apa ?
Bicara dengannya.
Rollo...,
Rollo, ini aku.
Tak usah repot - repot.
Kau tak bisa menghangatkan orang mati.
Dia tak punya kehormatan !
Bunuh dia ! / Kuludahi kau !
Pengkhianat ! Pengkhianat !
Dia akan membayar apa yang dia perbuat !
Bunuh dia ! / Pengkhianat ! Pengkhianat !
Bunuh dia !
Memalukan !
Para warga, sebagai Pemberi Hukuman...,
Aku diminta untuk menentukan nasib orang ini.
Orang ini memilih berperang di pihak mush kita.
Memilih melawan saudaranya.
Pengkhianat !
Dia banyak membunuh anak - anak kita...,
...saudara dan Ayah kita.
Kalian berharap dia diapakan ?
Dia tak punya pertahanan !
Dia tak punya pertahanan !
Orang ini layak untuk mati.
Ya !
Kita semua tahu itu.
Tapi, kuputuskan untuk membebaskannya.
Kuambil nasihat dari para Dewa.
Jika mereka ingin dia mati...,
Dia pasti sudah mati dalam pertempuran.
Tapi mereka menyelamatkannya.
Dia datang...
...dan memohon ampunan pada saudaranya.
Dia bersikap dengan cara yang tak terduga...,
...dan oleh karena itu, aku menyimpulkan...
...bahwa para Dewa telah menetapkan putusan mereka...
...yang tak mampu kutentang.
Oleh karena itu aku perintahkan orang ini dibebaskan.
Bunuh pengkhianat itu !
Kita harus tetap membunuh dia. Kau adalah Earl !
Tidak. Kita harus mematuhi hukum.
Siapa Sang Pemberi-hukum ? Hanyalah manusia biasa.
Tidak ketika dia berada di Batu Suci.
Aku ingin lepas dari bayang - bayangmu.
Kau mengerti, bukan ?
Tapi ketika aku terlepas dari itu, di sana tak ada cahaya matahari.
Tak ada cahaya sama sekali.
Apa yang kau lakukan ?
Pergi.
Semua orang di sini membenciku, dengan alasan yang tepat.
Aku telah mengkhianati mereka.
Tak ada gunanya aku tetap di sini.
Tetapi kau mau pergi tanpa berpamitan padaku ?
Kupikir kau lebih suka cara itu.
Sebegitu sedikitkah kau mengenalku ?
Tak ada yang bisa kutawarkan padamu.
No comments yet. Be the first to leave one.