Prvních 200 řádků.
Dan sekarang, sedang menari di atas panggung tiga...
...kebanggaan St. Paul, Corvette!
Tidak! Itu uang untuk panti asuhan!
Yang artinya, Tn. LaShade, kaulah "the Cobra".
Maaf, sayang. Ini hanya bisnis.
- Jadi selama ini, kau orangnya. - Cantik dan cerdas.
Sayang sekali.
Razzle Dazzle!
Autumn, Crystal, kabar buruk.
Corvette bekerja untuk "the Cobra".
Tapi jangan takut, dia akan membayarnya.
Dan, cut !
- Periksa gerbangnya. - Sedang kuperiksa.
- Biar kubantu. - Terima kasih.
Billy Dee, senang sekali bisa bermain denganmu.
Aku yang senang. Terima kasih banyak.
- Kau baik sekali. - Hati-hati.
Kau juga.
Baiklah, itu tadi adegan terakhir untuk Corvette!
- Beri sambutan untuk Nikki! - Bagus sekali, nak.
- Kerja bagus, Nikki. - Terima kasih.
- Aku padamu, Nikki! - Terima kasih.
Cemerlang, Nikki, seperti biasanya.
Kau tak perlu mati.
Kami bisa memunculkanmu kembali di season berikutnya.
Bagaimana?
Yah, kita bisa bilang kalau Corvette menggunakan jaket anti peluru.
Dada anti peluru?
Dengar, aku hanya bintang tamu. Kita semua tahu apa yang terjadi dengan bintang tamu.
Sekarang tugasmu sudah selesai disini.
Kukira kau akan meninggalkan Sydney dan kembali ke LA?
Tidak, aku tak meninggalkan Sydney.
Aku mencintaimu.
Aku juga mencintaimu.
Keparat! Baiklah, ayo, sekali lagi.
- Kau bilang unggul 5 poin, menang. - Yah, sekarang unggul 7 poin, menang.
Kau baik-baik saja?
- Ada apa? - Pa... lyz...
- Apa yang dia katakan? - Entahlah.
Ayo berikan dia minum! Cari bantuan!
Apa yang kau lakukan? Bergerak!
Bung...
...Nikki meninggal.
Siapa itu Nikki?
--LOST-- Season 3 Episode 14 "Exposé"
Howie, frittata-nya enak sekali.
Koki baruku yang membuatnya. Dia luar biasa.
- Paulo, kesini sebentar. - Ya, tuan?
Paulo, anakku, kau punya fans baru.
- Aku ingin kau bertemu Nikki. - Makanannya luar biasa.
Kau terlalu memuji.
Rahasianya ada di irisan truffle-nya.
Kau beruntung sekarang sedang musimnya.
Seharusnya kau minta kenaikan gaji.
Permisi.
Dia baru saja datang ke Sydney.
Mendengar aku sedang mencari seorang koki...
...kemudian dia datang ke kantorku setiap hari hingga akhirnya aku memberinya pekerjaan.
Ternyata, saat sampai di rumah...
- ...dia itu Wolfgang Puck (koki internasional)-nya Brazil. - Wow.
Ini. Coba satu roti buatan sendiri ini.
Tolong, ambillah.
Oh, ini sangat indah. Howie, kau tak perlu melakukan ini.
Aku sadar, tentu saja, itu bukan cincin. Belum.
Tapi ketika istriku...
Paulo. Paulo!
Dia sudah tidak ada.
Aku akan senang jika kau bisa menemukan cara...
...agar aku tak harus memakan makanan yang sama dengannya.
Tak ada lagi yang tahu tentang benda-benda ini?
Semua benda didalam sini tak ada didalam laporan harta kekayaan.
- Apa? - Abunya bisa menjadi barang bukti, Paulo.
Kita meracuninya. Jangan kita meracuni diri kita sendiri.
Razzle frickin' dazzle.
- Apa yang terjadi. - Kami tak tahu.
Tak ada luka tembak, luka tusukan, gigitan beruang, tak ada apapun.
- Mungkin itu karena sesuatu yang ia makan. - Mungkin ia keracunan.
Kita harus memeriksa persediaan makanan...
...untuk melihat apakah ada orang lain yang sakit.
Ada kotoran di kukunya.
- Dimana kalian menemukannya? - Disini.
Dia terhuyung-huyung keluar dari hutan, terjatuh...
...menyebut sesuatu seperti "plywood" , kemudian, sayonara.
Kupikir dia menyebut "power lines" (saluran listrik).
Siapa yang tahu apa yang dia katakan? Dia lima detik menjelang sekarat.
- Mungkin sedang melihat cahaya diujung terowongan. - "Paulo lies" (Paulo berbohong).
Itu yang dia katakan, bukan "power lines" , tapi "Paulo lies".
- Siapa lagi Paulo? - Paulo itu... suaminya.
Atau pacarnya, atau apapun.
- Mereka tinggal di pantai. - Lalu dimana dia sekarang?
Karena jika ia berbohong, mungkin bisa menjadi tempat yang baik untuk memulai.
"Seorang ekspatriat asal Inggris, Howard L. Zukerman,...
...pria yang berada dibalik film-film yang sukses seperti...
... Exposé, Strike Team Alpha, dan Dr. Kincaid, Esquire ,...
...ditemukan tewas di rumah mewahnya di Syndey karena kegagalan jantung."
Kau mengunyah permen karet?
Permen karet nikotin.
Aku berhenti merokok.
Bersulang. Untuk kehidupan baru kita bersama.
Cheers.
Tak ada tempat duduk.
Tak ada meja, tak ada kursi, tak ada apapun.
Bagus sekali, Boone.
- Kau mau aku ambilkan kursi dari restoran? - Tidak, lupakan, kita pergi saja.
Kau sudah gagal mendapatkan kursi kelas pertama untuk kita.
Bagaimana bisa kau mendapatkannya disini?
- Bolehkah aku mengambil kursi ini, kumohon? - Ya.
- Silakan. - Boone, ayo pergi saja!
- Terima kasih, bagaimanapun juga. - Boone!
Aku akan kesana, Shannon.
Jika kau berhenti merayu orang asing seperti itu mungkin kita sudah bisa masuk pesawat.
Janji padaku kita takkan berakhir seperti itu.
Aku janji.
Boone!
Boone!
Boone! Tolong! Aku butuh bantuan!
Tolong aku!
Hei, hei! Menjauh dari sana!
Hei, mundur! Tiarap!
Menjauh dari sana!
Paulo!
Apa kita masih hidup?
Apa kita selamat? Lihat aku. Apa aku baik-baik saja?
Apa aku baik-baik saja?
Hei, kau punya pulpen?
- Kau punya pulpen? - Pulpen?
Hei, apa ada yang punya pulpen?!
Paulo? Paulo!
- Kau baik-baik saja? - Ya.
- Sepertinya begitu. - Sayang, lihat aku.
Lihat aku.
- Dimana tasnya? - Apa?
Tasnya! Paulo, dimana?
Kuberitahu padamu, ini jejaknya.
- Kau tahu apa tentang pelacakan? - Aku tahu apa itu jejak kaki.
Sebelah sini.
Wow.
Kutebak itu dia Paulo.
Dia sama seperti Nikki. Tak ada luka, tak ada apapun.
Mengapa temanmu melakukan ini?
Ya, aku tahu. Mengapa resleting celananya terbuka?
- Dan mengapa sepatunya ada di pohon itu? - Mungkin dia menginjak sesuatu.
Kau melihat sesuatu?
Sawyer?
Tidak sama sekali.
Tidak!
Jangan.
Bung, apa yang kau lakukan?
Dua orang meninggal, kau pernah terpikir bahwa mereka diracun?
Itu barang bukti. Kau mengacaukan TKP nya.
"TKP"?
Apa ada ahli forensik dari lubang palka itu yang tak kuketahui?
Hentikan!
Monster.
Berapa kali aku harus memberitahumu, tak ada hal-hal seperti monster.
Mungkin itu dinosaurus.
Ini bukan Jurassic Park, Paulo. Ini Pasifik Selatan.
Kalau begitu apa itu? Kau lihat sendiri pohon-pohonnya bergerak.
Maukah kau mulai fokus?
Kita sudah enam hari disini. Penjaga pantai akan datang sebentar lagi.
Dan menurutku mereka takkan bilang, "Hei, kau tahu, aku sedang mencari tas naskahku",...
...sebagai alasan untuk tak ikut dengan perahu penyelamatnya.
Hei! Apa kalian kehilangan koper kalian?
Ya, punyaku juga hilang.
Walau begitu, aku menemukan beberapa barang-barang lain.
Jadi jika kalian butuh sesuatu... celana atau baju hangat...
...aku bisa membantu kalian menemukan yang sesuai.
Ngomong-ngomong, aku Ethan.
Hai, aku Nikki dan ini Paulo.
- Hai. - Dan kau baik sekali, Ethan.
Tapi, sebenarnya, kami tak sedang mencari pakaian.
Ya, Paulo ini kehilangan permen karet nikotinnya.
- Kau mungkin akan beruntung jika mencari ke pedalaman. - Di dalam hutan?
Pesawatnya terbelah saat berada diatas pulau ini...
...jadi mungkin beberapa barang-barang sudah berjatuhan disana.
Boone! Boone ambil air.
- Tak ada seorangpun yang akan mengerti. - Apa yang terjadi?
Seseorang harus bertanggung jawab atas ini. Ini seharusnya tak pernah terjadi!
Tinggalkan dia sendiri!
Ini sudah enam hari.
Kita semua masih menunggu untuk seseorang datang.
Kita harus berhenti menunggu.
Kita harus mulai memperhitungkan segalanya.
Sekarang, aku sudah menemukan sumber air tawar di lembah.
Aku akan membawa beberapa orang kesana saat fajar.
Jika kalian tak ingin ikut, kalian bisa mencari cara lain untuk berkontribusi.
Karena jika setiap orang memikirkan dirinya sendiri itu takkan bisa berhasil.
Tapi jika kita tak bisa hidup bersama...
...kita akan mati sendirian.
Aku setuju dengan Jin. Itu karena monster.
- Ya, karena itu yang paling masuk akal. - Memang.
Locke bilang saat Eko meninggal, kata-kata terakhirnya adalah "Kalian berikutnya".
Dan Nikki dan Paulo bersama mereka saat itu.
Eko membicarakan mereka berdua.
Dia bilang "Kalian berikutnya" bukan untuk mereka berdua.
Dia bilang "Kalian berikutnya" maksudnya "Kalian semua berikutnya".
Yah, itu tak lebih baik.
Baiklah. Jadi begini aku melihatnya.
Kalau kita ingin tahu apa yang terjadi,...
...kita harus mencari tahu apapun yang kita bisa mengenai dua jabroni ini.
No comments yet. Be the first to leave one.