X-Men: First Class

X-Men: First Class

Stáhnout Indonesian titulky

Informace o verzi

X-Man First Class2011[R5rip][Indonesia]
Komentář od senjadini

Tagy

r5
Zveřejněno: 2011-07-24
Stažení: 97
Pro sluchově postižené: Yes

Náhled titulků v jazyce Indonesian

Prvních 200 řádků.

Polandia, 1944

Westchester, New York, 1944

Ibu, apa yang sedang ibu lakukan? Kukira tadi Ibu pencuri.

Ibu tak bermaksud menakutimu, sayang. Ibu cuma mencari makanan kecil. Kembalilah tidur.

Ada apa?

Ayo, kembalilah tidur.

Nanti ibu buatkan cokelat panas untuk kamu.

Siapa kau sebenarnya?

Apa yang telah kau lakukan pada ibuku? Ibuku tak pernah menginjakkan kaki di dapur seumur hidupnya.

Dan dia tak pernah membuatkan aku cokelat panas. Dia bisa menyuruh pembantu melakukan itu.

Kau tak takut padaku?

Tadinya kupikir aku satu-satunya orang di dunia. Satu-satunya yang 'berbeda'.

Tapi, sekarang kau ada di sini. Aku Charles Xavier.

Raven.

Kau lapar? Aku sendirian di rumah. Pilih saja apa yang kau mau. Kami punya banyak di kulkas, kau tak perlu mencuri.

Bahkan, kau takkan perlu mencuri lagi.

Kau mengerti, Eric.

Aku tak suka orang-orang Nazi ini.

Gen adalah hal yang paling penting, bukan?

Tapi rantainya?

Mata biru? Rambut pirang? Terdengar bodoh!

Ambil coklatnya.

Enak lho!

Kamu mau?

Aku ingin bertemu ibuku.

Gen adalah kunci menuju era baru, Eric.

Masa depan baru bagi umat manusia.

Evolusi.

Kau paham maksudku?

Aku tak minta banyak.

Koin kecil tak ada apa-apanya dibandingkan pintu gerbang yang besar.

Benar, kan?

Aku sudah mencoba. Maaf Dokter, tapi aku tak bisa.

Ini mustahil.

Satu-satunya hal yang bisa kukatakan untuk menyenangkan orang-orang Nazi itu adalah bahwa metode mereka membawa hasil.

Maaf, Eric

-Ibu! -Sayangku!

Bagaimana kabarmu?

Inilah yang kami inginkan:

Kuhitung sampai tiga, dan kau gerakkan koin itu.

Jika tidak, kutarik pelatuk pistol ini.

Kau mengerti?

Satu...

- Ibu... - Kau bisa melakukannya.

Dua...

Tak apa.

Tiga.

Bagus sekali!

Hebat!

Luar biasa, Eric. Kita telah membuka bakatmu lewat amarah.

Amarah dan rasa sakit...

Kau dan aku, kita akan banyak bersenang-senang.

Jenewa, Swiss. 1961

Universitas Oxford, Inggris

Heterochromia (Mata dua warna)

Seorang pria sejati setidaknya akan mentraktirku minum lebih dulu

Tolong, beri aku bir dan brandy untuk nona ini.

- Bagaimana kau bisa tahu? - Asal tebak saja.

Namaku Xavier. Charles Xavier. Apa kabar?

Amy

Heterochromia itu merujuk pada matamu yang mesti kuakui keren banget.

Satu hijau, satu biru. Itu mutasi kan? Mutasi yang luar biasa.

Aku punya berita untukmu Amy. Kau adalah seorang mutan.

Mula-mula kau memuji seorang gadis. Kemudian kau menyebutnya cacat.

- Apa taktik merayu itu berhasil untukmu? - Kuberitahu kau besok pagi.

Kau mesti tahu bahwa mutasi untuk sebagian mahluk bersel satu adalah cara reproduksi yang paling dominan di planet ini.

Variasi tak terbatas pada setiap generasi semuanya terjadi lewat mutasi.

Lalu, kesimpulannya apa?

- Mutan dan bangga jadi mutan - Setuju. Hai.

- Hai, sepertinya aku harus membeli minumanku sendiri. - Maaf. Satu cola.

Charles bilang aku seperti salah satu mahluk laut yang pertama.

Kau lebih kecil dan lebih seksi.

Maaf, kenalkan ini adikku, Raven.

- Hai. - Amy.

- Kau belajar bidang apa? - Pelayanan

- Lihat, kau juga punya Heterochromia - Kau bilang apa?

Lihat matanya.

Benar. Raven, tolong ambil jaketmu.

- Jangan bilang kau tidak sengaja. - Memang tidak sengaja/ - Pasti sengaja.

Kau tahu aku tak bisa mengendalikannya kalau aku sedang stres atau lelah.

Seharusnya kau sudah jago mengendalikannya sekarang.

"Bangga jadi mutan. Jangan sembunyikan mutan yang cantik atau yang tak terlihat seperti punyamu.

Tapi kalau kau mutan aneh, sebaiknya sembunyikan saja."

- Kamu kok jadi konyol begitu. Aku tak bermaksud jadi sok tua. - Kau memang begitu.

Stop saling menyalahkan. Kita telah membahas ini, Raven.

Kebanyakannya karena hal sepele. Hal yang besar malah belum kita pikirkan dengan matang.

Bangga jadi mutan.

Bangga jadi mutan?

Andai saja begitu.

- Maukah kau mengencaniku? - Tentu saja mau.

Pemuda manapun akan merasa beruntung memilikimu. Penampilanmu luar biasa.

- Penampilan seperti ini? - A..apa?

Biru ?

- Kau teman lamaku. - Aku temanmu satu-satunya.

Terima kasih untuk itu.

Jadi bagaimana?

Aku tak bisa membayangkanmu seperti gadis lain karena aku bertanggung jawab atas dirimu.

Membayangkanmu lebih dari itu akan terasa aneh buatku.

- Tapi bagaimana seandainya kau tak mengenalku? - Sayangnya aku kenal betul dirimu.

Kamu kenapa sih? Kenapa cuma memikirkan soal penampilanmu saja?

- Aku mengantuk. Bisa kau bacakan dongeng untukku? - Nggak bisa. Sebentar lagi aku ada thesis. Aku harus belajar.

Ya sudah, bacakan saja bahan thesismu itu.

Bagi species Hominian, sepupunya yang bermutasi, Homo Sapiens (manusia) adalah penyimpangan.

Kehidupan damai bersama di antara keduanya, jika pernah ada, hanya berlangsung singkat.

Catatan sejarah, tanpa terkecuali, menunjukkan kehadiran species manusia yang bermutasi

di wilayah manapun akan diikuti dengan kepunahan species kerabat terakhir yang berevolusi.

Kepemilikan emas ini ilegal. Anda ingin saya menghubungi polisi?

Kita jangan bermain di sisi itu.

- Jadi anda dapat dari mana? - Dari orang lain.

Mereka menyarankan aku datang ke bankmu.

- Aku mengerti. Anda tahu syarat-syarat kami kan? - Ya.

Dan anda juga mesti tahu syarat-syaratku.

Cuma emas ini yang tersisa dari bangsaku.

Barang milik mereka. Yang direnggut dari gigi mereka. Ini uang darah.

Dan kau bisa membantuku mencari bangsat yang bertanggungjawab atas hal ini.

Jangan sentuh tombolnya.

Aku perlu Schmidt. Klaus Schmidt.

Dimana dia?

- Klien kami tak mencantumkan alamat. Kami bukan... - Bukan bank?

Tambalan gigimu dari logam, heh? Bukan emas. Kau takut ada yang mencurinya?

Argentina. Schmidt ada di Argentina!

Kota Villa Gesel, Argentina. Kumohon padamu.

Terima kasih.

Aku senang membunuhmu.

Jadi ingat, jika kau memberitahu dia soal aku, aku akan mencarimu.

Las Vegas, Nevada.

Hari yang rutin di kantor.

Bukankah itu Kolonel Hendry?

- Yang orang New York itu? - Ya, benar

Karena itu kumpulan tiga bos mafia, Dubes Italia dan CEO Loki.

Tidak mungkin mereka itu komunis. Mereka berbeda jauh. Pasti ada sesuatu yang lain.

Lihat itu! Hello Nona. Wow, bagus sekali.

Apa yang kau lakukan?

Ini peralatan yang CIA tidak bisa berikan padaku. Kau tunggu di sini.

- Kolonel Hendry? - Ya Nona.

Aku Emma Frost. Dari kantor Sebastian Shaw.

Tuan Shaw-nya dimana?

Kami sedang mengadakan pesta. Ini hiburannya. Ikutlah denganku.

- Halo cantik. Apa kabar? - Hai sayang. Kamu mau bersantai di bawah?

Maaf, sepertinya aku sudah dipesan untuk Kolonel Hendry.

Permisi.

- Anda yakin? Kami bisa ambilkan kotak isi ulangnya. - Tidak.

Saya dengar anda memblokir proposal untuk menempatkan rudal Jupiter di Turki.

Saya harap anda mempertimbangkannya kembali.

Kita sudah pernah membahas ini.

Jika anda tempatkan rudal itu di sini atau dimanapun wilayah dekat Rusia,

anda akan menghadapi perang. Perang Nuklir.

Saya tidak minta bantuan, Kolonel. Saya cuma menyampaikan harapan saya.

Jadi, saya ulangi sekali lagi. Saya harap anda mempertimbangkannya lagi.

Satu-satunya hal yang akan kupertimbangkan kembali adalah menambah satu gelas sampanye lezat itu lagi.

Benda apa yang kalian taruh dalam minumanku?

Jika kau berpikir untuk lari atau sembunyi, kami pasti menemukanmu, Hendry.

Tak ada benteng di dunia yang dapat menghalangi kami.

Luar biasa, kan? Mutasi genetik, evolusi gen manusia.

Mana Azazel?

Kita tak mau Kolonel jadi terlambat.

Ikut aku.

Menempatkan rudal di Turki akan mengirim pesan yang sangat jelas.

Jika kita memutuskan akan menembakkannya, maka peringatan dini Rusia bahkan tak punya waktu untuk bergerak.

Sebaiknya ini soal penting, MacTaggert. Pelan-pelan dong.

Kamu pasti habis merokok candu. Manusia tak bisa menghilang.

Kolonel Hendry ada di sana. Dia ada di hotel itu, McCone.

Kolonel Hendry?

Aku setuju denganmu Jendral.

Aku telah mempertimbangkan posisiku. Sekarang aku yakin kita harus menempatkan rudal Jupiter di Turki.

Kolonel Hendry ada di sini. Tak mungkin dia bisa pergi 3000 mil dalam tempo 10 menit.

Dengar baik-baik. Kusarankan kau berhenti membuang waktuku.

Tampaknya Hendry mau mulai Perang Dunia III

- Aku ada urusan yang lebih besar, MacTaggert. - Pak, aku...

Apa kau sudah gila? Sekarang bagaimana?

Kita cari ahli mutasi genetik.

Professor Ahli Genetik, Charles Francis Xavier

Bagaimana rasanya menjadi Professor?

Jangan panggil aku begitu. Orang tidak dipanggil Professor sampai mendapat posisi mengajar

Aku tahu, tapi sepertinya...

Jangan bilang begitu. Bagaimana kalau kita cari minum saja?

- Ayo kita cari minum. - Bagus

- Selamat sore semuanya. - Selamat sore.

Panas ya. Tolong birnya satu.

- Bir Jerman? - Benar.

Namanya Bitburger. Kau suka?

Enak banget

Apa yang membawamu ke Argentina?

Iklimnya. Aku suka udaranya

Aku tukang jahit. Seumur hidupku

Ayahku menjahitkan baju-baju paling bagus di Dusseldorf

Orang tuaku dari Dusseldorf

- Siapa namanya? - Mereka tak punya nama.

Nama mereka dipilih...

Pengembang biak...

dan penjahit.

Darah dan kepercayaan.

- Kenapa memilih untuk kalah lagi? - Kami hanya melaksanakan perintah.

Akibatnya darah tertumpah ...

- Jangan bergerak ! - Ayo tembak!

Siapa kau?

Anggap saja aku monster Frankenstein...

...yang sedang mencari penciptanya.

Aku bangga sekali padamu.

- Selamat, Professor. - Terima kasih. Ini lebih sulit dari kelihatannya.

More Indonesian subtitles for X-Men: First Class

Komentáře

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left