Informace o verzi

Partners For Justice S01 720P WEB DL x264 Episode 1-2
Komentář od Imperium_420
Original Sub By VIU Ripped by @SULTAN KHILAF Synced to Web DL By ADZ Sub Ini Untuk Durasi 60 Menit (2 Episode). Selamat Menonton

Tagy

webdl
web
x264
720p
720
WEBDL
Zveřejněno: 2021-02-24
Stažení: 105
Pro sluchově postižené: No

Náhled titulků v jazyce Indonesian

Prvních 200 řádků.

"Karakter dan kejadian dalam drama ini hanyalah fiksi"

"Nama, Lee Jung Yeon"

Dokter forensik adalah penyelidik dan pengurus pemakaman.

Kami penjagal sekaligus dokter bedah.

Pemerkosaan dan pembunuhan.

Dia ditemukan di sebuah bukit di Provinsi Gyeonggi.

Tim pencari sedang menyisir bukit selagi kita bicara.

Kurasa pelaku belum pergi jauh.

Pakaian dalam dan roknya dilepas.

Pembunuhnya

- orang mesum. - Kamu sedang menulis novel?

- Ini kecelakaan mobil. - Apa?

Ayolah, mana mungkin. Bagaimana bisa kecelakaan mobil?

Ada tabrakan.

Pendarahan subkutan di belakang paha dan patah tulang paha.

Titik luka 60 cm di atas tanah.

Kendaraannya jenis SUV. Tidak ada tanda pengereman mendadak.

Pengendara mungkin tertidur.

Permisi.

Nona!

Sial.

Pengendara menyamarkannya sebagai pemerkosaan.

Tidak ada pemerkosaan.

Hanya luka luar paha saja.

Apa? Mereka menyisir bukit itu?

Cari bengkel yang memperbaiki mobil dengan bumper dan lampu depan rusak!

Baiklah.

Dokter forensik

adalah penyihir yang harus bicara

dengan orang mati.

"Partners for Justice"

"Prinsip Locard, Setiap kontak meninggalkan jejak"

"Episode 1"

"Kantor Kejaksaan Wilayah Seoul Timur"

"Jaksa Eun Sol"

Kapan aku bisa selesai? Ini terlalu banyak.

Astaga.

Aku sudah selesai. Berhentilah pergi ke kamar mandi.

Kamu sudah selesai?

Aku pasti gugup menyambut rekan baru kita.

Pergerakan ususku rasanya tidak karuan.

Kamu tahu perutku sangat sensitif.

Kursimu mau kutukar dengan kloset?

Kamu bisa duduk di sana seharian.

- Bukan ide buruk. - Astaga.

Ini jaksa baru kita. Cantik, bukan?

Aku tidak pernah melihat wanita cantik memakai jubah jaksa.

Kamu memang tidak bisa menilai. Tidak lihat, ya?

Mataku bertambah tua. Itu alasannya.

Aku tidak percaya harus melatih jaksa baru di usia ini.

Aku sudah bisa mendengar kepadatan tulangku menurun.

Halo.

Hari ini kita ada wawancara magang?

Kamu kemari untuk wawancara? Bisa langsung ke lantai dua.

Apakah ini ruangan Jaksa Eun Sol?

Benar.

Anda Jaksa Eun?

Halo, aku Eun Sol.

Astaga, Anda terlalu cantik untuk menjadi jaksa.

- Aku memang tidak bisa menilai. - Astaga.

Kamu tadi menganggapnya magang? Dasar bodoh.

Kamu menyebutku bodoh?

Kamu belum berubah.

Kamukah itu, Hyun?

Senang bertemu denganmu, Sol.

Benar juga. Sekarang Jaksa Eun, ya?

Tunggu, apakah kamu Hyun culun

yang dahulu kukenal? Kamu berubah drastis.

- Apa? Berubah? - Waktu masih kuliah,

kamu hanya memakai kacamata culun dan kaus tangan panjang ke mana pun.

Tidak mungkin.

Dia pria paling keren di kantor kejaksaan.

Kalian saling mengenal?

Jaksa Eun dahulu sangat terkenal.

Dia ratu kecantikan. Aku hanya...

Mahasiswa pemalu yang kembali kuliah lagi?

- Pemalu? - Dia dahulu pemalu?

Omong-omong, apakah ini ruanganku?

Ya.

Kalau begitu,

- mari bersih-bersih. - Tunggu.

- Astaga. Ambil ini. - Hati-hati.

Perutku lemah. Permisi.

- Ususmu? - Kamu sudah ke toilet tadi.

Tapi aku sungguh...

- Kamu mungkin butuh bantuan... - Aku tidak bisa melakukan ini.

Apanya yang sulit?

Ambil sebagian.

Tidak, harus kuambil yang itu. Tinggalkan saja di sana.

- Ini kerja tim yang bagus. - Itu akan jatuh!

Astaga.

Sial. Ini gila.

- Astaga. - Ya ampun.

Astaga, kamu kuat sekali.

Bukankah ruangan kita terasa jauh lebih menyenangkan sekarang?

Astaga, punggungku sakit.

Aku akan memperkenalkan diriku secara formal.

Aku wakil penyelidik

dan PNS golongan enam.

Namaku Kang Dong Sik.

Sudah 15 tahun bekerja sebagai detektif pembunuhan.

Aku selalu mengira akan mati sebagai detektif pembunuhan,

tapi aku menemukan pengumuman soal loker khusus di kejaksaan.

Aku detektif yang cukup hebat. Maksudku, aku sangat berpengalaman.

- Ya, aku... - Lalu dia...

Bu Cheon Mi Ho, asisten Anda.

Dia yang mengerjakan semua dokumen dan pekerjaan sepele.

Anda bisa menyuruhnya melakukan itu.

Halo, aku Cheon Mi Ho, bukan "gumiho".

Siang hari aku orang ramah dan hangat,

tapi malam hari, hatiku berapi-api dan...

Astaga.

Aku sangat berguna.

Anda bisa memanfaatkanku sesuai kebutuhan Anda.

- Ada apa denganmu? - Tidak bisa biasa saja?

Tampaknya bekerja dengan kalian berdua

- akan sangat menyenangkan. - Benarkah?

- Kami memang lucu. - Benar sekali.

Tos. Baiklah.

"Badan Forensik Nasional"

Di mana dia? Kita semua sudah siap melakukan autopsi.

Dia selalu begini.

- Teleponnya tidak diangkat? - Tidak.

Coba lagi.

Apa ini?

- Sudah mengalami dekomposisi? - Ya.

"Dekomposisi merujuk pada mayat yang membusuk"

Taruh saja di sini. Jangan sampai rusak.

Kenapa?

Baik, Pak.

Tolong disiapkan.

- Ya. - Baik.

- Astaga. - Siapkan.

- Baik. - Mari kita kerjakan.

- Astaga, kenapa dia tidur di sini? - Mengejutkan saja.

"Badan Forensik Nasional"

"Permintaan Autopsi"

Kenapa ada banyak sekali?

"Dokter Forensik Baek Beom"

Ini hadiah selamat datang.

Astaga.

Agar matamu tetap awas

dan tidak pernah melewatkan detail terkecil sekali pun.

Ini keren sekali.

Terima kasih, Hyun. Maksudku, Jaksa Kang.

Awalnya akan sulit.

Jaksa Eun, kamu membutuhkan waktu

untuk menyesuaikan diri dengan Pak Kang dan Bu Cheon.

Jaksa Eun? Ini kali pertama aku dipanggil seperti itu.

Sekarang aku Jaksa Eun. Astaga, aku gugup sekali.

Timku sepertinya sangat hebat.

Pak Kang

cenderung sering sakit. Orang dengan kesehatan buruk.

Julukan Bu Cheon Si Rubah Seribu Ekor.

Tapi dia tidak selicik ucapan orang.

Dia sederhana dan jujur saat bekerja.

Lebih mirip beruang.

Pria yang tidak berbuat apa pun dan wanita beruang?

Seru sekali. Bukankah kami seperti tim bisbol alien?

Sebenarnya tadi aku tidak memuji.

Maksudku rekan timmu bukan yang terbaik di kantor ini.

Tidak apa-apa. Aku juga bukan yang terbaik.

Kamu yang terbaik saat pelatihan. Omong kosong.

Istri putra seorang anggota parlemen

- ditemukan tewas di rumah. - Ya, aku paham.

- Suaminya tersangka utama, - Ada yang cocok untuk itu.

- tapi dia menyangkal tuduhan itu. - Jangan cemas.

- Polisi menerima - Sampai jumpa.

laporan hari itu di pusat patroli

- tentang pertengkaran pasangan ini. - Hei, kamu sudah datang.

- Duduklah. - Tapi tidak ada

bukti spesifik yang ditemukan.

Mereka juga meyakini wanita itu bisa saja dibunuh.

Aku Jaksa Eun Sol, ditugaskan di Divisi Kriminal Delapan

di Kantor Kejaksaan Wilayah Seoul Timur.

Ya, senang bertemu denganmu. Duduklah.

Kudengar

- kamu ingin menjadi jaksa. - Ya.

Kenapa? Dengan nilaimu, kamu bisa saja menjadi hakim.

Kamu juga secara sukarela menjadi bagian dari divisi kriminal.

Aku sangat suka drama investigasi dan sering menonton drama Amerika.

Drama Amerika?

Aku suka energi mudamu.

Divisi Kriminal Delapan

terkenal dengan beban kerja tinggi.

Kamu paham?

Maksud Anda mulai sekarang aku akan sangat sibuk, bukan?

Ternyata kamu tanggap juga.

Aku sudah memikirkannya.

Kamu tahu kasus pertamamu, bukan?

Kamu akan mengingat kasus pertamamu seumur hidup.

Karena kamu suka menonton TV, ini akan pas sekali.

Apa?

Oh Man Sang.

Dia putra anggota Parlemen Oh Pil Joong

dan kakeknya mantan ketua MA, Oh Deuk Sang.

Dari sisi ibunya, ada Grup Seongjin.

Dia cucu konglomerat yang dimanjakan.

Bagaimana menurutmu? Cukup besar untuk kasus pertama.

Kamu tertarik?

Komentáře

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left