Prvních 200 řádků.
NANO
subs
Sialan!
Satu, dua, tiga mobil... Sama sekali tidak berguna.
Ada apa? Pak Supir, kenapa berhenti?
Ada gelandangan terbaring tak sadarkan diri di jalanan.
Dia pasti merana tak punya uang.
Supir, bawa dia masuk ke dalam mobil.
Sudah jadi tugasku untuk melayani manusia.
Dia pingsan. Sepertinya belum makan.
Dia mungkin patah hati.
Dia terlihat seperti... / Sopir, cepat ke rumah sakit.
Astaga! Ampuni aku! Dokter hanya ingin operasi!
Kau pura-pura?
Aku sangat lelah. Aku tak punya ongkos kereta.
Sopir, hentikan mobilnya!
Tukang bohong! Keluar!
Terserahmu. 5 menit lalu kau orang baik.
Apa dia kejang-kejang?
Sembarangan! Kau tahu bicara dengan siapa?
Seth Dharamanand.
Aku tidak punya simpati untuk orang sepertimu.
Jika ingin reformasi, bersumpahlah kau tak akan berbohong atau menipu..,
kau akan selalu berkata jujur.
Sebaliknya, kau berbohong, kau memiliki mobil besar.
Tangan yang lembut mengoleskan kolonye.
Kau berkata jujur, kau bisa menderita.
Supir, jalan lagi. Dia orang brengsek.
Seth Sonachand, jika aku orang brengsek, maka 420..,
Kau...
Bombay 420.
Ayo, jalan, kawan lama.
Sedekah!
Apa penduduk Bombay hanya orang tuli?
Yang tinggal disini hanya orang tuli? / Orang buta juga.
Orang-orang di Bombay mendengar gemerincing koin.
Ini Bombay.
Bangunan tinggi terbuat dari semen. Orang berhati batu.
Hanya satu hal yang sakral, yaitu uang.
Minggir, aku ingin kembali berbisnis!
Bisnis? Maksudmu bekerja?
Itu yang kucari. Aku bisa lakukan apa untuk cari nafkah?
Lakukan sepertiku, menangis!
Aku bisa cari pekerjaan apa?
Coba kupikir. Kau berpendidikan?
Lulusan BA. Lihatlah gelarku. Ada di sini.
Bisa diandalkan?
Aku ada medali emas.
Bisakah kau bekerja keras? / 24 jam sehari!
Tidak ada pekerjaan di sini.
Tidak ada pekerjaan?
Bahkan untuk orang berpendidikan sepertiku?
Karena ini Bombay. Ini kota besar.
Jika kau mencari pekerjaan, kau tak akan menemukannya!
Jikau kau hidup berbohong dan menipu, ada 420 pekerjaan!
Terima kasih, bos. Aku telah belajar banyak hari ini.
Berapa ini? / Jangan sentuh.
8 anna selusin, 2 anna dapat 3.
Bisa tolong ulangi?
8 anna selusin atau 2 anna dapat 3.
2 anna dapat 3. Tidak, 3 anna dapat 2.
3 anna dapat 2? Ini tidak gratis. Bagaimana aku akan hidup?
Ambil 2 anna dapat 3, atau kau pergi saja.
Mengapa kau memaksa? 3 anna dapat 2.
Mustahil! 2 anna dapat 3.
Pikirkan baik-baik.
2 dapat 3. 3 dapat 2.
Dasar gila.
Kemari! Hei!
Kau ingin 2 anna dapat 3? Ini.
Ini baru asik!
Oh ya, uangnya, Aku tidak punya.
Lain kali, tapi ingat 3 anna dapat dua.
Ambil, bayar nanti saja.
Bagaimana jika aku tak pernah bayar?
Akan kuanggap dipakai untuk anakku.
Berapa umur anakmu? / Dia seusiamu.
Terima kasih.
Kau tidak akan salah paham?
Kau mungkin penjual pisang, tapi hatimu, hati emas.
Akan kubayar!
Gila sekali, dia sungguh naif!
Suka pisang?
Jangan buang kulitnya sembarangan. Kita pedulikan orang lain.
Pisang dikupas..,
dan kulitnya dibuang sembarangan.
Kurang ajar, membuang kulit pisang sembarangan!
Omong kosong! / Ini Bombay.
Semua orang menertawakan orang lain!
Ketika mereka terpeleset, mereka berhenti tertawa.
Kau benar, pak.
Beritahu aku, Pak. Apa di sekitar sini ada pegadaian?
Di sana, semuanya tempat jual dan beli.
Vidya, kau ingin ambil anting-antingmu?
Tidak, aku ingin menjual gelangku juga.
Sekolah tidak berjalan baik?
Ambil uang dari kasir.
Simpan saja. Saat kau sudah ada uang, baru kembalikan.
Mungkin, aku tak bisa mengembalikannya.
Jangan begitu. Kau buatku sedih.
Kelak, seorang pangeran akan datang padamu.
Dia tampan dan kaya. Ketika ia menemuimu, kau akan dimilikinya.
Dan kemudian dia akan menikahimu. Dia akan memberimu perhiasan.
Kemudian, kau bisa kembalikan semua hutangmu, paham?
Ambil uangnya. Salam ke ayahmu. Aku akan berkunjung hari Jumat.
Ada yang bisa kubantu?
Ada yang bisa kutunjukkan?
Aku tidak ingin beli, tapi ingin jual.
Mereka semua bilang hal serupa!
Kau ingin jual apa? / Kejujuran.
Apa? / Aku ingin jual kejujuran.
Ambil.
Medali Kejujuran Panti Rashtriya.
Aku bisa dapat berapa?
Jika kejujuran dijual, apa yang tersisa dalam hidup?
Kau bilang sesuatu? / Tidak.
Paman, aku pamit.
Mau gadai atau jual?
Kurasa jual.
Ada terus padaku. Kurasa akan kujual.
Mungkin kelak..,
40 rupee. Karena tak ada kembali, ambil saja 50 rupee.
Dengar, dengan 40 rupee ini akan kubeli Bombay!
Itulah kata semua orang. Tak ada yang bisa beli Bombay.
Bombay yang membeli semua orang, semuanya berakhir di sini.
Aku punya uang.
Ini 2 rupee.
Tunjukkan!
Aku akan bayar 5 rupee! Ini!
Uangku!
Siapa yang ambil?
Sialan! 420! Sialan!
Pencuri! Kau bermain kartu dan mencuri dari orang baik!
Kau tidak malu?
Mau ke mana?
Tak lihat tempat ini sudah dipesan? Pergilah!
Bolehkah aku tidur semalam di sini?
Bayar dengan pakaianmu. Jangan.
Aku punya topi Rusia. / Kau tak paham?
Setoran! Maksudku uang!
Aku bayar 3 rupee. Kau bayar setengahnya, kau boleh tinggal.
1,50 rupee?
Sebanyak itu untuk tidur di sini? / Ya, 1,50.
Bagaimana? Bahkan anjing saja bayar.
Jalan setapak ini sangat lembut.
Bersebelahan dengan Seth Dharmanand.
Saat dia duduk makan malam dan udara bertiup di sini...
Aromanya! Bayar!
Aku tidak punya uang bahkan untuk membeli racun.
Biarkan aku tidur di sini malam ini. / Kau bukan di rumah.
Kenapa bawa-bawa keluargaku? / Diam!
Kau mau apa jika aku tidur di sini?
Kau sedang apa?
Kau berani mengganggunya karena dia sendirian?
Memangnya jalan setapak ini milik nenek moyangmu?
Tak ada yang punya jalan setapak ini, ini jalanan samping!
Ini milik Negara.
Halo, nona penjual pisang. / Kenapa kau di sini?
Ada apa? / Tidak apa-apa.
Aku sedang jalan dan merasa lelah, itu sebabnya aku tidur di sini.
Mereka menjagaku.
Mereka memukulmu? Apa rencana mereka?
Hebat sekali! Kalian memukul anak malang itu!
Kau disakiti?
Kau tinggal dimana? Mau tidur dimana?
Tidak tahu. Dimana pun tempat kosong?
Kemari, tinggal bersama kami di jalan setapak pemerintah.
Dengar! Kita mulai anggap dia sebagai anak kita!
Jaga dia baik-baik. Perlakukan dia dengan baik. Tolong dia.
Kau tinggal di sini. / Jalan setapak ini adalah domain kita.
Duduklah dengan nyaman.
Bawa teh dan camilan. Jangan lupa cabai!
Maaf jika sakit. / Sudah biasa.
Jangan khawatir. Anak Ganga Ma sangatlah ramah!
Aku bagaikan adikmu, siapa namamu?
Sudah kubilang, hari kita akan tiba!
Raj kita ada di sini!
Apa pekerjaanmu?
Aku mencari pekerjaan. Pekerjaan-pekerjaan itu!
Kau tampaknya orang baru, itu sebabnya kau harus cari pekerjaan.
Atau kau akan bernasib seperti kami!
Apa pekerjaanmu?
Pengangguran!
Kisah kami dapat diceritakan dalam satu kata..,
Pengangguran.
Ceritakan kisahmu. Dari mana asalmu?
Jika kita ingin dekat, ceritakan kisahmu!
Ceritakan yang menarik, ya! Aku merasa sedih hari ini.
Mengapa kau tidur di sini? / Kenapa, pak?
Aku bertengkar dengan istriku!
Dia mengusirku dari rumah.
Istriku ini maskulin seperti pria!
Enyah.
Memangnya ini tempat tidur? Bangun, dan pergilah!
Pergi! Pergi!
Dia pasti orang baru. Dasar gila.
Hei, kau sedang apa?
Kau tak lihat?
Kenapa lakukan itu?
Untuk melihat dunia yang malang ini, kau harus melihatnya secara terbalik.
No comments yet. Be the first to leave one.