Prvních 200 řádků.
Sebelumnya...
Jenderal Schuyler sangat membutuhkan tentara di Benteng Ticonderoga.
Aku dan istriku punya urusan pribadi di Skotlandia.
- Mungkin urusanmu bisa menunggu. - Aku tak siap ikut perang.
- Aku tak mau kau pergi tanpaku. - Aku juga ikut.
Dia punya anak dengan istri Mohawk-nya.
Jika semangatnya tak cukup kuat, anak itu tak bisa bertahan di rahim.
Apa kau Denzell Hunter? Tetanggamu bilang kau dokter?
- Ya. - Ini William Ransom. Dia terluka.
Sepertinya demamnya sudah reda.
Sampaikan salam pamitku.
Berikan ini kepadanya.
Senang berkenalan denganmu, Nona Hunter.
Aku melamar posisi inspektur pabrik.
Lingkungan kerjanya tak cocok untuk wanita.
- Di mana biskuit dan keripik? - Ulah Nuckelavee.
Cerita rakyat dari Kepulauan Utara.
Aku bertemu satu. Nuckelavee itu nyata.
SINGAPURA
DISADUR DARI RANGKAIAN BUKU YANG DITULIS OLEH DIANA GABALDON
Kembali ke sini. Ini bukan...
Jem. Mandy.
Ibu.
Kalian sedang apa?
Kau tahu seharusnya kau tak di sini. Ibu melarangmu bermain di kuburan.
Aku tahu. Tapi kami ingin bermain petak umpet.
Mandy ingin bicara dengan Kakek.
Kenapa memilih di sini?
Dia di sini.
Bukan begitu?
Entahlah.
Ibu rasa mungkin saja.
Kau belum menemukan makam Kakek, 'kan, Jem?
Belum.
Tapi Kakek bilang jika aku ke sini, maka letakkan batu. Jadi, kulakukan.
Aku membuat piramida.
Kemarilah.
Tidak hari ini, Jem.
Mari kita pulang.
Mandy, ayolah, Sayang. Kau juga.
JULI 1776, BRIANNA
18 JUNI 1777 BRIANNA
Brianna!
Aku di sini.
Rupanya, anak-anak sering pergi ke kuburan.
Sayang.
Tidak, aku tak melihat batu nisan Ibu dan Ayah.
Dan aku tak pernah mau.
Tapi anak-anak ke sana untuk menengok Ayah.
- Jemmy bilang dia di sana. - Bree.
Maaf.
Aku akan bicara dengannya.
Dia
mengada-ada lagi.
Seperti Nuckelavee.
Tapi mungkin saja,
Ibu dan Ayah dikubur di sini.
Orang tuamu bilang mereka datang ke Skotlandia dalam surat mereka.
Aku tahu kita bilang akan menunggu untuk membaca yang lain, tapi...
Aku merindukan mereka.
Hei...
kita sudah lama menunggu.
Baiklah.
"18 Juni 1777."
"Benteng Ticonderoga."
Apa yang mereka lakukan di sana?
Bree tersayang,
seperti yang kau simpulkan dari judul surat ini,
kami belum tiba di Skotlandia.
Ayahmu wajib militer untuk Angkatan Darat Kontinental.
Kami ditempatkan di Benteng Ticonderoga selama beberapa bulan terakhir.
Jamie memimpin awak yang kami temui di kapal,
yang menyebut diri mereka Fraser's Irregulars.
Seperti yang kau bayangkan, ayahmu suka itu.
Mereka membangun pertahanan untuk membantu melindungi benteng jika ada serangan.
Sementara itu, aku membantu yang sakit dan terluka di bawah Letnan Stactoe,
pria yang mengira dia ahli bedah padahal bukan
dan mengira Ibu bukan karena Ibu wanita.
Ian bergabung dengan kami lagi, setelah pergi ke utara lewat darat,
mengumpulkan informasi dari suku Indian.
Sementara itu, Tentara Inggris mendekati kami dari utara.
Tapi Mayor Jenderal St. Clair yakin benteng ini akan bertahan.
"Kami akan tinggal dan membantu
sampai ayahmu dibebaskan dari dinas pada 10 Juli."
"Dia memimpikan anak-anak terkadang."
"Ibu memikirkan mereka setiap hari."
"Dengan sepenuh cinta,
Ibu."
Aku tahu Benteng Ticonderoga. Ayahku membawaku ke sana.
Ya.
Aku selalu bisa menjelajahi buku sejarah.
- Cari tahu apakah ada catatannya. - Bukan yang itu.
Mungkin lebih baik kita tak tahu.
Kolonel Fraser. Kemajuan apa yang dicapai dalam pertahanan?
Konstruksi akan selesai dalam dua minggu, Tuan.
Bagus sekali.
Kolonel Kosciuszko.
Jenderal Fermoy.
Jika boleh?
Aku yakin kita rentan terhadap serangan
dari Sugar Loaf Hill.
Jika Inggris harus mengambilnya, dan yakin mereka akan coba,
posisi mereka akan lebih tinggi.
Kita harus segera menempatkan orang di Sugar Loaf.
Aku tak percaya mereka cukup bodoh untuk mencoba hal seperti itu.
Medannya terlalu berbahaya dan terlalu curam untuk ditaklukkan.
Jika ada Highlander di antaranya...
Ya, Highlander.
Atau kambing.
Di mana kambing bisa pergi, orang bisa pergi, Tuan.
Dan jika bisa, dia bisa bawa senjata. Tembakan meriam akan mencapai kita.
Tak ada yang bisa membawa meriam ke puncak itu,
Highlander atau bukan.
Jenderal St. Clair akan setuju denganku.
Aku jamin, Burgoyne tak akan berani menyerang dari gunung di seberang air.
Dengan segala hormat, Tuan...
Kau sudah selesai, Kolonel Fraser.
Maaf, Tuan Hunter.
Kau bilang kau tak percaya pada kekerasan apa pun,
tapi menurut pengakuanmu,
kau di sana, memotong mayat.
Untuk tujuan medis.
Aku tak akan menyebutnya kekerasan.
Yang bisa dipelajari dari buku terbatas.
Dari mana kau dapat spesimen malang ini?
Mereka penjahat yang dieksekusi, tapi...
Kau menyebutku kasar
karena berpikir kita lebih baik tanpa penjahat macam itu.
Eksekusi mereka, kataku.
Apa kau tak percaya membunuh seseorang itu dosa?
Kehidupan seorang pembunuh?
Tidak.
Itu disebut keadilan.
Tapi dokter bedah tentara.
Aku tak mengerti
kenapa kau tak memilih profesi yang lebih damai, Tuan Hunter.
Saat orang tua kami meninggal,
kerabatku mengatur agar aku kuliah kedokteran di London.
Aku yakin itu profesi mulia dan cocok untukku.
Tapi katakanlah kejahatan dilakukan terhadap adikmu yang cantik, Tuan Hunter,
atau terhadap kakakmu, Nona Hunter.
Kau akan berpegang teguh pada prinsipmu?
Kami hanya mengandalkan penghakiman Tuhan.
Atau kemauan orang lain untuk lakukan kekerasan untukmu.
Kurasa kita harus sepakat untuk tak sepakat soal ini.
Kami kaum Quaker tak bisa digoyahkan dari keyakinan kami.
Kami hanya takut Tuhan dan firman-Nya.
Lihat di sana.
Salam, semuanya. Mau ke mana?
Menuju Albany.
Kau salah jalan, Tuan.
Kau yakin? Kami diberi tahu ini rute terbaik.
Aku yakin. Seharusnya kau ke kiri di persimpangan, Tuan.
Beberapa jam perjalanan kembali ke persimpangan.
Haruskah kita berkemah di sini?
Datanglah ke rumahku.
Istriku akan menyediakan makan malam dan tempat tidur.
Kau baik sekali.
Kuharap kau tak terlalu direpotkan.
Kami jarang kedatangan tamu. Makanlah.
Kami hidup berkelimpahan di peternakan ini sebelum tentara mulai masuk.
Kami berkembang
sebelum hasil panen kami dirampas.
Kuda-kuda kami. Harta berharga kami.
Pasukan mana?
Keduanya.
Aku turut prihatin.
Ya.
Kau tak lapar, Sayang? Kau belum menyentuh makananmu.
Maafkan aku. Kurasa aku butuh udara segar.
Nona Hunter.
Kau sehat?
Aku harus menghilangkan bau rebusan itu.
Apa kau lihat...
Tidak, dan aku akan lebih bahagia jika kau tak memberitahuku.
Kurasa kita harus bersyukur
bahwa keluarga Johnson bisa memberi kita makanan,
mengingat keadaan mereka yang sederhana.
Kau benar, tentu saja.
Kita pergi saat fajar.
Aku setuju.
Jika mereka berbaik hati menawarkan sarapan,
jawaban kita adalah tidak.
Semoga harimu menyenangkan, dan serahkan sisanya kepadaku.
Tak perlu khawatir. Semua aman terkendali.
Dan bawa pulang helm kerjamu.
Kenapa?
Kupikir kau bisa memakainya saat tidur.
Aku bisa lakukan itu.
Aku minta tanpa celana dalammu,
tapi ternyata kau tak memakainya.
Aku mencoba sesuatu yang baru.
Atau tua.
Sudah terbiasa tak memakainya di abad ke-18.
Rasanya aneh sekarang.
Sayang sekali.
Aku suka kau pakai celana dalam.
Kau suka melepasnya.
Halo.
Baiklah, Sayang, Ibu harus pergi bekerja.
No comments yet. Be the first to leave one.