Angel Eyes

Angel Eyes (엔젤 아이즈)

Stáhnout Indonesian titulky

Informace o verzi

Angel Eyes Eps-18 450p TH
Komentář od joelzr
Resync ke 450p_Sub by :apexLingga

Tagy

other
Zveřejněno: 2015-01-05
Stažení: 51
Pro sluchově postižené: No

Náhled titulků v jazyce Indonesian

Prvních 200 řádků.

Diterjemahkan oleh apexLingga

Apa kau sudah gila?

Maaf.

Ada apa denganmu?

Apa kau ingin mati?

Kenapa aku memerlukannya?

Karena aku akan melepasmu pergi.

Semua orang menjadi sengsara berada di dekatku.

Aku tidak akan membiarkan siapa pun mendekati ku lagi.

♥ Episode 13 ♥

Di sinilah aku pertama kali melihat mu.

Kau berdiri di atas sana.

Kau sangat cantik membicarakan tentang bintang-bintang.

Itu membuat ku yang mengantar bubur jadi senang walau kedinginan dipagi buta.

Karena aku bisa melihat mu.

Saat lengan mu melingkari pinggang ku

Aku baru tahu kalau itu pertama kalinya jantungku berdebar kencang.

Rasanya seperti jantung mu mau meledak..

Aku tahu saat itu.

Apa kau tahu?

Pertama kali kau datang ke rumah ku

Jung Hwa dan Hye Joo sangat senang.

Setelah mereka bertemu denganmu,

Kami selalu membicarakanmu setiap hari.

"Apa yang Soo Wan lakukan hari ini?"

"Apa yang dia makan?"

"Apa demamnya sudah turun?"

Yoon Soo Wan.

Kau bilang kalau kau menderita

Dan hatimu penuh rasa sakit.

Dari saat aku bertemu denganmu,

Aku beruntung.

Aku sangat bersyukur.

Kau membawa kebahagiaan untuk keluarga kami.

Itulah kebenaran yang tidak bisa kau sangkal.

Dong Joo.

Itu sebabnya aku tidak bisa.

Itu sebabnya aku tidak bisa bertahan.

Kau pikir aku adalah anugerah dan membawa kebahagiaan, tapi itu tidak benar.

Aku pembawa nasib buruk dan bencana.

Soo Wan.

Kita seharusnya tidak pernah bertemu.

Yoon Soo Wan.

Jangan keras kepala.

Aku baik-baik saja sekarang. Aku tenang.

Dari awal,

Seharusnya aku hidup seperti ini.

Yoon Soo Wan!

Tarik kembali kata kata itu.

Kau tahu bagaimana perasaan Jung Hwa yang memberimu hadiah itu.

Kau pasti mengerti.

Bagaimana kau bisa bilang begitu?

Kau tidak boleh mengatakan itu.

Jin Mo tidur lebih cepat.

Aku pikir dia kelelahan dari PE hari ini.

Oh.

Aku pergi sekarang.

Hye Joo.

Ya?

Kita bicara sebentar.

Duduklah.

Kumohon..

Ambil lah ini lagi.

Apa?

Aku tidak bisa menerimanya.

Kenapa?

Aku tidak bisa menerimanya karena ini tanda kau menyukaiku bukannya tanda terima kasih.

Ahjussi.

Hye Joo

Aku berterima kasih kau menyukaiku,

Tapi aku sudah berpikir untuk sendiri dan akan tetap begitu.

Aku..

tidak cocok untuk mu jadi tidak usah memberiku hadiah lagi.

Kenapa?

Kenapa kita tidak cocok?

Aku menyukaimu.

Kau tahu berapa umur ku?

Aku bahkan jauh lebih tua dari Oppamu.

Itu tidak masalah.

Aku akan mengatakannya lebih sederhana.

Kau seperti adik atau bahkan seperti anakku.

Aku tidak melihat mu sebagai seorang wanita.

Kau mengerti kan?

Aku masih tidak akan menyerah.

Apa?

Ini belum berakhir.

Kau masih belum mengenalku dengan baik..

Kau akan mulai melihatku sebagai seorang wanita seiring waktu nanti.

Dasar wanita muda keras kepala.

Aku jamin, tu tidak akan pernah terjadi.

Jadi,

Jangan membuat ini tidak nyaman. Hentikanlah.

Aku mohon.

Dah.

Ellie pasti sangat terluka.

Aku tahu kau tak nyaman, tapi mari kita minum bersama.

Apa itu alkoholnya kuat?

Ya.

Boleh aku meminumnya?

Bagaimana Soo Wan?

Dia sangat keras kepala.

Kau tahu kata-kata yang paling ku benci?

"Bagaimana jika?"

Bagaimana jika kecelakaan itu tidak pernah terjadi?

Bagaimana jika Ayah belum tidak sakit?

Bagaimana jika dia tidak mati?

Bagaimana jika... Bagaimana jika... Bagaimana jika...

Ini semua tidak berguna.

Kau tidak akan pernah bisa kembali dan mengubah semua itu.

Itu sebabnya aku benci kata-kata...

"Bagaimana jika?"

Namun belakangan ini...

Aku tidak bisa berpikir tentang hal itu.

Bagaimana jika aku sakit malam itu?

Bagaimana jika ...

Ibu ku tidak pernah mengalami kecelakaan?

Bagaimana jika aku bisa menyelamatkan Direktur?

Apa Soo Wan tahu..

Meskipun aku terus bepikir "bagaimana jika "

Tapi untuk "bagaimana jika aku tidak pernah bertemu dengannya"

Aku tidak akan pernah...

Memikirkan pertanyaan itu..

Aku yakin dia tahu.

Dia seharusnya tahu.

Tapi dia terus menyalahkan dirinya sendiri.

Bagaimana bisa itu salahnya?

Itulah maksudku.

Dia seharusnya tahu.

Tapi dia terus menyalahkan dirinya sendiri.

Ini semua salahmu, Kang Ji Woon.

Apa kau tahu..

Apa yang telah ku lakukan untuk mu?

Seberapa jauh aku melakukan ini?

Ini semua salahmu.

Ini semua salahmu!

Itu membuat mu ingin bekerja, kan? Pakai seragam mu.

Astaga, apa bagusnya badan jadi banjir keringat?

Minumlah ini.

- Itu segar dan enak. Puaskanlah dahaga mu. - Terima kasih.

Terima kasih, terima kasih, terima kasih.

Teddy kita yang terbaik, kan?

Hei.

Apa ini?

Dimana punyaku?

Oh.

Maaf.

Aku lupa.

Belilah sendiri.

Apa?

Hah?

Lihat dia.

Ada apa?

- Apa kalian berdua bertengkar? - Apa?

Astaga, kenapa aku mau bertengkar dengan orang seperti dia??

Ada apa dengannya? Astaga. cicip sedikit.

Maksudku... dia harus menghargai orang yang menyukainya seperti Ellie.

Beraninya dia menolaknya?

Astaga.

Dia sangat kurang ajar.

Sangat panas sekali hari ini.

Ellie.

Teddy, bisa kau tinggalkan kami sendirian?

Aku harus berbicara dengan ahjussi.

Baik.

Apa yang kau lakukan?

Wajahmu memerah.

Siapa, aku?

Katakan di depan wajahku,

Kalau kau tidak merasakan apa-apa.

Kalau kau tidak melihat ku sebagai seorang wanita.

Baik.

Kau cantik dan lucu.

Mana mungkin aku tidak menyukai gadis muda? Aku masih seorang pria.

Jadi?

Aku tidak ingin mengatakan ini.

Tapi aku tidak bisa bersamamu walau kau sangat cantik dan sangat dikagumi.

Kenapa?

Aku..

Tdak bisa tahan dengan gadis yang sakit-sakitan.

Apa?

Kau sakit ketika kau masih kecil dan perlu berhati-hati seumur hidupmu.

Kau begitu kecil dan kurus. kau akan terbang kalau terhembuskan angin.

Aku..

Memutuskan sesuatu ketika istri ku meninggal.

Aku tidak akan pernah mencintai seseorang yang akan meninggalkan ku dan mati lagi.

Ahjussi.

Kau bisa memanggil ku bajingan jika kau mau,

Tapi aku tidak akan menyerah atau mengubah keputusan ku.

Jadi..

Kau tidak perlu mendengar hal ini dari pria sepertiku lalu terluka. Pergilah.

Aku tidak sakit-sakitan. Aku hanya harus sedikit berhati-hati.

Apa aku meminta mu untuk menikahiku dan merawatku seumur hidup?

Aku hanya menyukaimu.

Aku hanya bertanya apa aku boleh menyukaimu.

Lalu bagaimana..

Bagaimana jika aku mulai menyukai mu?

Apa kau pikir kau pantas untuk seorang ayah tunggal?

Kau pengecut.

Ahjussi.

Itu benar, aku pengecut.

More Indonesian subtitles for Angel Eyes

Komentáře

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left