প্রথম 200টি লাইন।
Aku sangat terikat dengan lukisan yang seharusnya untuk dinding ini.
Tentu saja. Kelinci dalam Badai Salju.
Ya, kesepakatan itu.
Menurut itu, seharusnya semua barang milikku dikembalikan kepadaku.
Tepat sekali. Mungkin kita bisa gunakan pelanggaran ketentuan ini
untuk melobi FBI demi hal lain.
Lukisan!
Aku berminat terhadap itu.
Kujamin kami sedang berbuat sebisa mungkin, tetapi...
ada yang menantang klaim kepemilikanmu.
Itu harus dipulangkan.
Kau paham?
Pengacara keluar! Nyalakan kamera lagi!
Wellers, ada masalah. Melaporlah ke CP.
Sial.
Masuk. Tutup pintu.
Tunjukkan kepadaku.
Semua unit di seluruh kota, Kepolisian NY...
Astaga. Kau dengar ini? Kejadian di Bulletin?
Seharusnya kita di sana, bukan di sini dengan bedebah ini.
Dia sudah tidur?
Tidur lebih awal. Aman dan nyaman, sementara dunia kacau.
Kini berita, Ny. Shelby.
...ke rumah sakit terdekat dalam kondisi kritis.
Namun yang kami ketahui, menurut beberapa saksi mata,
serangan brutal terhadap staf Bulletin
bukan lain dilakukan oleh Daredevil.
Menurut saksi yang bicara dengan kami, Daredevil,
penegak keadilan di Hell's Kitchen, adalah pelakunya.
...tak tahu keberadaan Daredevil atau apakah...
Tindakan brutal ini menimpa Hell's Kitchen setelah periode relatif tenang di kota,
karena FBI menahan banyak penjahat New York...
SERIAL NETFLIX ORIGINAL
Bukan. Orang itu tak sekadar mengenakan bajuku.
Dia sangat cepat dan ahli, dan aku tak bisa melawannya.
- Dia temukan orang untuk membunuhku. - Matthew...
Aku bodoh mengira aku bisa menyudutkan Fisk.
Dia tahu aku akan temukan saksi, dan kubawa domba itu untuk dibunuh.
Jasper Evans mati.
Dia mati dan meninggalkan anak, itu salahku!
Aku begitu yakin telah mengalahkan bedebah itu.
Fisk tahu aku berpikir begitu.
- Dia menungguku. - Matthew...
Foggy dan Karen bisa saja mati.
Aku tak akan bisa berbuat apa pun untuk mencegahnya.
Kau kehilangan darah. Mari kujahit.
Aku mendengarkanmu dan mereka hampir mati.
Astaga. Aku bodoh sekali.
Tidak.
Akulah yang bodoh.
Kusuruh kau libatkan teman, dan itu memperburuk keadaan.
Aku terbiasa memasang wajah tegar saat orang membawa masalah ke gereja.
Kudapati mereka bukan hanya bawa masalah,
tetapi bawa jawaban juga, jika kita biarkan bicara saja.
Tetapi...
yang kau hadapi ini jauh melebihi pengalamanku sehingga...
Baiklah...
aku hanya bisa bantu menjahit lukamu dan menjernihkan pikiranmu,
agar kau aman.
Aku akan lebih berhati-hati memberi saran kepada Devil.
Terkadang, mungkin saja, aku akan coba tutup mulut.
Bisa sampaikan itu secara tertulis?
Aku tahu kau hanya coba membantu.
Kini bisa kuperiksa lukanya?
Boleh kutanya sesuatu?
Ya.
Bagaimana jika kau berhenti bertarung, mengambil waktu untuk memulihkan diri...
dan membiarkan orang lain sepertimu mengejar Fisk?
Ini bukan pertarungan mereka.
Fisk adalah masalahku.
- Maaf. - Tak apa.
Masalahnya, dia selalu lebih unggul dariku.
Entah apa aku bisa mengalahkannya.
Entah apa aku bisa kalahkan pria yang diutus untuk membunuhku.
Kau tak akan tahu pasti sebelum menemukannya.
Kukira kau akan tutup mulut.
- Kau sungguh ingin aku begitu? - Tidak.
Jika dia mengenakan tiruan baju Devil-mu...
Dia bukan membelinya di toserba.
Sebagus apa tiruannya?
Sempurna.
Halo, Karen. Senang melihatmu lagi.
Ada orang lain di ruangan bernama Karen?
Atau siapa pun dalam staf Bulletin?
Kusarankan klienku tak menjawab pertanyaan
yang menganggap dia berengsek.
Tak ada. Dia bicara kepadamu.
- Kita tonton lagi? Lihat... - Tidak.
- Dia bicara kepadaku. Itu benar. - Baiklah.
- Bagus. - Tetapi aku tak pernah bertemu dia.
Menurut koranmu sendiri, kau setidaknya dua kali bertemu Daredevil.
- Orang gila itu bukan Daredevil. - Aku juga sempat melihatnya.
Aku bisa tertipu.
Apa semua pria gemuk berjanggut putih dan berbaju merah adalah Sinterklas?
Jika dia turuni cerobong dan tinggalkan hadiah, ya.
Ya, jika sikapnya mirip Sinterklas. Pria itu tak seperti Daredevil.
Berdasarkan dua pertemuan kalian.
Coba gali lebih dalam.
Baca semuanya.
Dia tak pernah bunuh orang. Itu bukan Daredevil.
Kau terus mengatakan itu.
Kau sempat selidiki Felix Manning? Bank Nasional Red Lion?
Semua petunjuk yang kuberikan?
Itu masuk daftar tugasku.
Ini konyol.
Dia menyebut namamu, Nn. Page.
Dia gunakan pistolmu untuk bunuh orang.
Dalam seluruh kekacauan itu,
kau satu-satunya orang yang tak dia sentuh.
Maaf jika menurutmu ini konyol,
tetapi ada yang tak benar.
Kita akan terus bahas ini hingga benar.
Tak akan benar sebelum kau mulai ajukan pertanyaan tepat.
Yang ini saja. Di mana Matt Murdock?
Satu lagi contoh pertanyaan yang tak membahas inti!
Seharusnya kau mengantarkan dia.
Tetapi tak ada Matt Murdock yang kudapatkan.
Tak ada Jasper Evans yang masih hidup.
Menurutmu itu kebetulan? Dia bunuh orang yang tahu rahasia Fisk.
Kau sudah tahu itu? Makanya tak ingin kau bahas?
- Karen... - Apa?
Si gila yang berkostum itu membantu Agen Nadeem.
Kini tak ada orang yang bisa menunjukkan bahwa Fisk mempermainkan FBI.
Kau tahu Daredevil akan serang Bulletin?
Itu sebabnya kau bawa pistol semalam?
Baik. Kita sudah selesai.
Kau baik-baik saja?
Aku sudah pasti tak baik-baik saja.
Para pemilik ponsel itu juga tak baik-baik saja.
- Ayo. Kita pergi. - Tidak...
Aku tak paham. Kau hampir mati. Itu tak meninggalkan bekas?
Aku tak ada waktu untuk memikirkan itu.
Saat ini, Agen Nadeem menyita seluruh perhatianku.
Jika dia selidiki Jasper Evans, dia akan tahu kita jujur tentang Fisk.
Lalu dia akan selidiki sisanya. Semoga.
Aku baru lihat berita tolong jawab
TOMMY Kau aman?
Sayang, sempat naik kereta pulang?
Aku melakukan ini.
Wilson Fisk yang melakukan ini.
Evans tak akan ke Bulletin jika aku tak ancam putranya.
Ini bukan salahmu.
Ini bukan saat tepat untuk berhenti berjuang.
- Kita harus cari Matt... - Tidak.
Aku akan ke rumah sakit.
Kau terluka?
Hanya aku yang tidak.
Marci. Aku harus terima ini. Dia cemas.
Hei, Sayang.
Aku tak apa. Baik-baik saja.
Aku tahu. Maaf, keadaan kacau. Waktu...
Seema, aku tak apa-apa.
Sungguh, aku...
Seems, aku bahkan tak di sana.
Aku tiba setelah semua selesai.
Benar.
Aku pulang malam ini, ya?
Astaga. Itu malam ini?
Tidak. Jangan batalkan.
Ada baiknya bertemu keluarga.
Itu juga baik bagi Sami.
Beri tahu dia semua sungguh baik-baik saja.
KEPALA SIPIR DATANG
Aku juga mencintaimu.
Di mana dia?
- Astaga, di sini dingin. - Bawa topimu?
Aku bisa ambilkan.
Melvin, tak apa. Aku di kantor hari ini.
Baiklah.
Kubuatkan isi keju dan acar.
Terima kasih, Sayang.
- Bawa pistolmu? - Ya. Di sini.
Ada apa?
Sikapmu aneh sepanjang pagi.
Aku...
mencemaskanmu.
Karena aku bersama bekas tahanan sepertimu?
- Mereka tak sepertiku. - Aku bisa jaga diri.
Bersikap baiklah hari ini. Akan kubuatkan makan malam asopao.
Baiklah.
Aku mencintaimu.
Betsy adalah petugas bebas bersyaratmu.
Jangan beri tahu siapa pun. Itu melanggar peraturan.
Aku tak peduli kau berbuat apa dengan Betsy, Melvin.
Kau tahu alasanku datang.
Fisk memaksaku membuat baju.
Pria itu melukaimu?
Maaf.
Siapa dia?
Dia tak sebut namanya.
Tetapi aku bisa buatkan yang baru untuk melindungimu darinya.
- Agar adil. - Aku tak mau bajunya lagi.
Kau tak suka?
Aku sudah melampaui itu.
Saat kau buatkan bajuku, ada cetakan, ukuran.
Di bengkel, mungkin ada.
Aku sudah ke sana. Terbakar habis.
Ya, kubakar karena aku tak mau membantu Fisk, tetapi...
dia buatkan bengkel baru dan ancam Betsy.
Orang mati karena kau bantu dia, Melvin.
No comments yet. Be the first to leave one.