Marvel's Daredevil

Marvel's Daredevil

Indonesian সাবটাইটেল ডাউনলোড করুন

সিজন 3

রিলিজ তথ্য

Marvels Daredevil S03E10 WEB
ভাষ্য লিখেছেন tergezut
Marvels.Daredevil.S03E10.WEB.srt

ট্যাগ

web
প্রকাশিত: 2018-12-27
ডাউনলোড: 84
শ্রবণপ্রতিবন্ধীদের জন্য: No

Indonesian সাবটাইটেল প্রিভিউ

প্রথম 200টি লাইন।

SEBELUMNYA

Es!

Ya!

- Ayo. - Ayo!

- Lakukan! - Cium!

Kata Profesor Reed, tesisku "usang".

Aku terpaksa cari tahu. Kau tahu arti "usang"?

- Ya, artinya membosankan, bukan? - Benar.

Apa jurusanmu? Sastra Inggris?

Aku sedang jalani semacam tahun cuti.

- Sampai nanti. - Ya.

Hei, aku beli satu gram.

Ya, harganya $100.

Ada diskon mahasiswa?

Lucu sekali.

Ayo, bantulah. Aku bisa beri $60.

Itu uang bir. Aku tak jual bir.

Baiklah.

Hei!

Hei!

Keterikatan adalah akar dari penderitaan. Kembalikan.

Minta maaf.

Persetan.

- Maaf! - Aku tak dengar.

- Astaga, maaf! - Kini dia minta maaf.

Ayo.

- Kau baik-baik saja? - Ya.

Namaste.

SERIAL NETFLIX ORIGINAL

Apa?

"Namaste."

Diam. Bagaimana hasilnya?

Syukurlah untuk UTS.

Sial.

Sial.

Hei.

Ya, aku tahu. Aku terlambat bangun saja.

Tidak, aku menginap di tempat Rhiannon.

Baiklah, tenang. Aku akan segera tiba, ya?

Aku harus pergi.

Sial.

Baiklah.

SELAMAT DATANG DI FAGAN CORNERS

PENNY'S PLACE RUMAH MAKAN

Baiklah.

Sial.

SUVENIR - RUSAK

UNDIAN BESAR VERMONT! HADIAH $400.000

Karen?

Aku datang.

Maaf. Aku sudah datang.

Hei. Kau dari tempat Lynch, mengambil kue.

- Terima kasih. - Kau dari mana saja?

Maaf, aku di toko roti mengambil kue, tetapi belum siap.

- Alice titip salam. - Adikmu bisa lakukan itu.

Kau harus siapkan ruang depan. Kau tahu itu.

- Ya, maaf. - Salahku, Ayah.

Aku tangani pemanggang, kusuruh dia.

Hari ini belum disiapkan. Aku kewalahan.

Ayah, persiapanku semalam.

Tinggal buat kopi, siapkan meja.

- Semua terkendali. - Lakukanlah.

Baik.

Pukul 6.01, Karen.

Senang melihatmu juga.

Apa?

Kataku, kopimu gratis hari ini.

Telur dan sosis?

Ya, jika tak merepotkan.

Houston, berangkat!

- Sosis dan telur? - Hari ini dia ingin roti lapis BLT.

Sungguh?

Hei, belakangan ini kukatakan kau payah?

Ya, mungkin.

- Di mana Ayah? - Ada kiriman.

Tidak. Sysco sudah datang pekan ini.

Bagus.

- Terima kasih, Jake. - Ya.

- Kau akan suka. - Ayah?

- Hei, ada apa ini? - Sudah saatnya, Sayang.

Kenapa kau lakukan ini tanpa bicara denganku?

Nak, kau harus tahu bahwa aku tak butuh izinmu.

Ayah, harga pemanggang ini $5.000. Bagaimana kita akan bayar?

Kata Pat Condo, lereng ski akan segera buka kembali.

- Kita akan kebanjiran pelanggan. - Pat sudah 10 tahun bicara begitu.

Tidak, Jake... Ini harus dikembalikan. Maaf.

Tidak. Katamu aku harus tandatangani sesuatu?

Ya, ada di dalam truk.

Hei, semua akan baik-baik saja.

Kau akan cari jalan keluar, Sayang. Selalu begitu.

Semua baik?

Ya.

Aku terpaksa ambil kopiku sendiri.

Saat kau isi ulang, kopiku ditambahkan susu dan dua gula.

Karen, kau mulai mengingatkan aku akan istriku.

Aku tak suka itu.

Butuh yang lain?

Telur yang baru boleh juga.

Astaga. Sial.

Aku minta maaf.

Baik-baik saja, Sayang?

Ya, udara belakangan ini kering. Akan kuambilkan...

Telur baru.

- Ada yang salah? - Tidak. Terjatuh saja. Bodoh.

Studi menunjukkan bahwa koordinasi tangan-mata membaik

jika kita tidak teler.

Kurangi mentega agar telur tak jatuh dari piring.

Terima kasih.

Hei...

kita punya pesanan teratur dengan Sysco,

atau harus tetapkan setiap kali?

Kenapa? Mengincar karier di industri rumah makan?

Aku bisa lebih banyak bertugas,

- itu saja. - Kenapa?

Kenapa kau merasa begitu?

Aku ingin rebut posisi kuasamu dalam keluarga.

Katakan apa maksudmu,

- tugasku banyak... - Berhentilah bersikap...

Kau sudah tahu.

Baik. Aku gunakan narkoba. Aku pemadat.

Tak lama lagi aku bisa beri seks oral demi dapat heroin.

Terima kasih. Tak akan kusentuh lagi.

- Selesai? - Bukan itu maksudku...

Jika aku luapkan emosi, itu bukan urusanmu.

- Apa... - Bacalah.

Sudah kutunda.

Kubatalkan itu.

Kurasa seharusnya kau berterima kasih.

Tidak... Kenapa kau lakukan ini?

Karena kau harus pergi dari sini, Karen.

Bisa kubunuh dia.

Kau tak bisa pergi kuliah.

Kau akan terlalu merindukanku.

Entahlah, aku bisa cari pacar kuliah.

Namanya Ian.

Dia bermain lacrosse.

Terdengar menyebalkan.

Benar. Tetapi kemaluannya besar.

Aku serius...

kau akan pergi?

Kita tahu aku tak akan pergi ke mana pun.

Tak ada yang abadi, Karen.

Buddha pun tidak.

Fagan Corners itu abadi.

Kadang kurasa rumah makan itu bisa dibakar,

dan di pagi hari sudah ada lagi.

Tidak jika gunakan diesel.

Senang mengetahui itu.

Ya...

Akan berguna jika aku tak bisa dapatkan $5.000 untuk bayar pemanggang.

Ayahmu harus berhenti lakukan itu.

Seharusnya tugasmu bukan mengurus dia dan adikmu.

Biarkan saja rumah makan bangkrut.

Ya, bisa saja.

Tetapi hanya itu peninggalan ibuku.

Kau menjebak diri dengan rasa bersalah itu.

Kau terlalu baik, K.

Ya, aku tahu.

Kau tahu...

jika ingin dapat banyak uang,

bisa kerja penuh waktu denganku.

- Pemanggang lunas dalam sepekan. - Tidak.

Sungguh. Kau hebat.

Kau dan aku bersama, bisa ke tingkat tinggi.

Kau bisa urus keluargamu dan bahagiakan diri.

Sesekali, kita bisa bepergian.

Tibet. Paris.

Ke mana pun kita mau.

Itu asyik, bukan?

Ya.

Seperti mimpi.

Hei, Ayah.

Hei.

- Hei. - Ada apa?

Kata Ayah, aku harus cepat kembali.

Aku hanya ingin kau ada untuk makan malam, Nak.

Kau membuat...

KueKaren. Benar. Kita merayakan.

Ayo. Duduklah. Kita makan malam seperti keluarga.

Tak akan bisa lagi setelah kau pergi kuliah, benar?

- Kau beri tahu dia apa? - Kebenaran.

Georgetown cuma bisa ditunda dua kali, atau daftar ulang.

- Kau kuliah semester depan. - Tidak, Kevin.

Jangan cemaskan kami, Karen. Kau pergi saja.

Aku tak akan ke mana pun.

Aku dan Kevin akan bertahan.

Lagi pula, kau jelas bosan di sini.

Itu memengaruhi kerjamu.

Kau keberatan dengan kerjaku?

Yah, kau selalu terlambat.

Kau sering keluar malam, berkeliaran dengan Todd Neiman payah itu.

Kau kira itu rahasia?

Itu bukan urusanmu.

Kau kira orang tak tahu apa yang dia lakukan?

Kau kira aku tak tahu apa yang dia lakukan?

- Ayah... - Hanya dia

yang memedulikan perasaanku.

- Dia payah. - Ayah, dia paham.

Kelakuanmu mencerminkan keluarga ini.

Kau kira aku tak ingin kuliah?

More Indonesian subtitles for Marvel's Daredevil

মন্তব্যসমূহ

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left