প্রথম 200টি লাইন।
A MOST VIOLENT YEAR Diterjemahkan oleh : jackandthewilee
Selamat pagi.
Berikut adalah prakiraan cuaca dan berita pagi ini.
Saat ini, 29 derajat cerah di tengah kota Manhattan.
Dan diperkirakan terus cerah hingga siang dengan suhu dibawah 30 derajat.
Tiga polisi NYPD sedang dirawat akibat luka tembak.
Ketiganya ditembak dini hari tadi.
Dua diantaranya ditembak di dalam subway.
- Kau siap? - Ya.
Kau terlihat sangat cantik.
Terima kasih.
- Kau yakin soal ini? - Ya.
- Pagi! - Pagi.
Terima kasih, tampan.
Terima kasih.
- Baiklah. - Jangan bertindak bodoh.
Kita sudah tidak punya uang lagi, apa lagi yang mungkin kulakukan?
Hei, hentikan! Hei, hei, hei!
Keluar! Cepat keluar dari truk ini!
Ayo! Ayo pergi!
A Most Violent Year === Tahun Paling Keras ===
NEW YORK CITY
Pagi ini aku bangun merasa sangat bersemangat karena ini.
Sungguh.
Sudah 2 tahun kau melarangku melakukan ini.
Dan kini kita sepakat, jadi aku merasa senang.
Itu mereka.
Anak buahku sudah melihat pembukuanmu.
Dan aku tahu ini uang yang sangat banyak bagimu,
Tapi kenapa kau membiarkan kami menunggu begitu lama,
Hanya untuk bertemu sehingga kita harus mengeluarkan polusi dari asap mobil kita?
Aku yakin aku juga menginginkannya dengan alasan yang sama sepertimu.
Tidak, aku ada di bisnis garmen jadi aku hargai sentimenmu itu.
Aku mewarisi tempat ini dari pamanku.
Sayang sekali dia tidak punya anak kandung.
Dialah yang mengizinkan mereka membangun tangki-tangki itu disini.
Dan tempat ini sepertinya tidak ada gunanya bagiku.
Aku sudah menawarkan sewa tanah ini padamu dengan harga yang wajar,
- Tapi kau tidak tertarik? - Tidak.
- Kenapa begitu? - Aku ingin memiliki sesuatu yang kugunakan.
Aku mengerti.
Lalu?
Ya.
- Tn. Walsh, kau sudah meninjau kontraknya? - Tentu sudah.
- Kau membawa uangnya? - Ya.
Kau hanya punya waktu 30 hari untuk menyelesaikan transaksi ini.
Tidak ada perpanjangan, tidak ada kontinjensi dan sebagainya.
Aku mengerti.
Kau selesaikan kontraknya, lalu properti ini akan menjadi milikmu.
Jika kau tidak sanggup, uangnya akan tetap kami simpan.
Dan akan kami jual ke pesaingmu,
...yang juga sama inginnya dengan dirimu.
Aku menyukaimu, tapi kau perlu tahu bahwa alasanku memilihmu...
...adalah karena susunan kontrak ini.
- Saat kau menandatanganinya... - Aku mengerti.
Baik, tunjukkan padaku uangnya, lalu aku akan menandatanganinya.
Ini dia.
- Begitupun dengan koper yang lain. - Sebelah sini.
- Mazel tov. - Mazel tov.
- Selamat! - Masih belum menjadi milik kita.
Hei, sangat sulit membawa mereka sampai ke titik ini.
Ini hari yang baik untuk kita.
Mengapa kau tidak berkeliling dulu? Nikmatilah sebentar.
Mereka mematahkan tulang rahangnya.
Kau tidak apa-apa?
Sialan.
Polisi sudah kemari?
Dia ditinggalkan di tengah jalan tanpa truk-nya, mereka membawanya kemari.
Kau bisa bicara?
- Bisa kita bicara di luar? - Ya.
- Mereka menandatangani kontraknya? - Ya.
- Dan mengambil uangnya? - Ya.
- Jadi lanjut? - Lanjut.
- Selamat. - Sama-sama.
Kita punya waktu 30 hari.
Orang-orang sialan ini.
Anak malang ini hanya sedang bekerja.
Kau ingin aku bicara dengan abangku soal itu?
Jangan. Jangan.
Jangan bicara padanya atau Ayahmu, paham?
Baiklah, tapi hal ini tidak boleh berlanjut.
Tidak akan. Besok aku akan bicara dengan jaksa wilayah.
Persetan dengan jaksa wilayah. Dia tidak tertarik membantu kita.
Ini tidak adil bagi mereka.
- Kau sedang berperang. - Tidak.
- Benarkah? Karena mereka iya. - Ya, tapi aku tidak.
- Kau akan mampir ke rumah baru? - Ya, sampai jumpa disana.
Kau perlu sesuatu?
Aku akan menjemputmu saat kau sudah boleh pulang.
Terima kasih.
Mereka pengecut.
Mereka terlalu lemah untuk hidup atau bahkan...
...melawanmu dengan tangan kosong.
Dan terlalu bodoh untuk memikirkan hal lain yang bisa dilakukan.
- Kau sudah lakukan yang harus kau lakukan? - Sudah.
- Dan apa itu? - Maaf?
Kau tadi bilang kau sudah lakukan yang harus kau lakukan,
Lalu apa yang sudah kau lakukan?
Aku tidak tahu pasti, aku hanya harus sampai sini jam 4.
Shift-ku sudah selesai, jadi...
Jadi kau tidak melakukan apa-apa?
Apa yang mereka inginkan?
Mereka menginginkan bahan bakar senilai $6.000 di dalam truk ini.
Truk 14 sampai 23 sudah meluncur.
30 sampai 33, sebentar lagi berangkat.
Semuanya siap.
Kalian siap berangkat.
- Andrew. Maaf membuatmu menunggu. - Tn. Lawrence.
- Terima kasih sudah mau menemui kami. - Tentu.
Dan Tn. Morales, aku tidak tahu kalau kau juga datang.
- Jadi apa yang bisa kubantu? - Kami perlu bantuanmu.
- Dalam bentuk apa? - Truk kami telah dirampok.
Aku sangat ingin membantumu, tapi kalian tahu itu urusan polisi...
...itu bukan tugas kami.
Tapi ini menjadi hal yang mendesak bagi kami.
- Supir kami ketakutan setengah mati. - Aku tidak terlalu mengerti.
Ada lebih banyak pembunuhan dan pemerkosaan tahun lalu di kota ini.
Jadi jika kau datang untuk memberitahuku kalau kita punya masalah keamanan yang mendesak...
...sungguh aku akan peduli.
Anak buahku memiliki risiko saat berkendara di kota ini, hanya untuk bekerja.
Aku sudah melakukan semua yang kau minta padaku.
Sudah 2 tahun sejak kau mulai menginvestigasi perusahaanku.
Dan sejak aku mengeluarkan ribuan dolar untuk menyewa pengacara untuk...
...memberimu setiap detail informasi yang kantormu minta.
Dan kukira sama besarnya dengan yang kau minta dari kompetitor-ku.
Jadi, dengan semua informasi yang telah kau terima itu...
Kami hanya bertanya apa kau tahu siapa yang telah melakukan ini pada kami?
Aku tidak tahu.
Seperti kau tahu, kami sudah menginvestigasi korupsi di industri bisnismu...
...yang sudah berlangsung selama bertahun-tahun.
Jadi kau benar.
Itu artinya kalian saling mencuri satu sama lain.
Sejauh yang bisa kukatakan, itu hanyalah akibat...
...atas apa yang kalian lakukan pada customer kalian,
...dan para pembayar pajak selama 15 tahun terakhir ini.
Yang pertama, ketahuilah kalau kami menghormati usaha yang kau lakukan...
...untuk membantu bisnis kami dan juga kota ini.
Tapi ketahuilah juga kalau aku tidak pernah mengambil apapun dari orang lain.
Jadi saat kau bilang kalau kami...
Kita ada di pihak yang sama.
Ya dan tidak.
Kau tahu...
Tn. Morales, kau sepertinya orang yang baik.
Dan karena itu, aku tidak nyaman duduk disini denganmu bersikap seakan...
...gading gajah di sudut mejaku itu tidak ada disini.
Aku tidak bisa menyebutkan lebih spesifik saat ini,
Tapi kami yakin kalau kau dan perusahaanmu telah melanggar hukum.
Dan kami punya bukti untuk membuktikannya.
Jadi minggu depan kami akan mengajukan tuntutan untukmu.
Agak canggung memang,
Tapi aku tidak ingin ini terjadi minggu depan.
Tidak denganku secara pribadi. Kau paham? Dengan segala hormat.
Kau memang punya pekerjaan. Tapi ketahuilah kalau kau salah,
Dan kami akan berusaha semampu kami untuk membuktikannya.
Abel.
Abel!
Tepat sekali.
Jangan berlebihan. Kita bahkan belum tahu apa yang mereka punya.
Kita tidak lihat adanya tuduhan, bisa saja itu hanya omong kosong.
Kantornya mungkin hanya mencoba memanfaatkan kita, dan sekarang mereka sedang tertawa.
Aku tahu.
Hei, bagaimana?
Jaksa Wilayah bilang dia akan menuntut kita minggu depan.
Apa? Kenapa?
Kita belum tahu.
Bisa jadi juga memang tidak ada apa-apa.
Tapi aku perlu tahu, dimana letak kesalahan kita?
Kita sudah menaati standar industri di semua "lini depan".
- Apa maksudnya itu? - Kau tahu maksudku.
Anna?
Aku perlu tahu apa yang mereka tuduhkan kepada kita.
Lihat ada siapa disini.
- Arnold? - Potong sedikit saja di sebelah sini, Jimmy.
Tidak semua orang bisa seberuntung kita dan Tn. Morales...
...yang masih bisa merawat rambut kita.
- Kau orang yang tampan. - Terima kasih, Jimmy.
Aku tahu aku memang tampan.
Aku kemari untuk memberi ucapan selamat.
- Apa itu? - Kau mendapatkan kontraknya.
- Kami masih berusaha. - Jangka waktu 30 hari? semoga berhasil.
Pasti. Terima kasih atas kepedulianmu.
Aku melihat beberapa trukmu di Rego Park tempo hari.
- Sungguh? Kapan itu? - Beberapa kali.
- Mungkin saja. - Benar begitu?
Ya.
- Pasar yang ketat. - Memang.
Ayahku berjuang bertahun-tahun sebelum akhirnya bangkrut.
Semua pasar baru memang ketat. Sampai jumpa.
- Hei, lihat. - Semua lancar?
- Beres. - Benarkah?
Kau pasti suka.
Bagaimana, anak-anak?
Kalian suka?
- Aku sangat suka warnanya. - Kau suka warnanya?
- Ya. - Bagus sekali.
- Kenapa dia? - Aku tidak tahu.
Tidak apa-apa.
Hei! Hei!
Kembali kau!
Sini kau, bangsat!
No comments yet. Be the first to leave one.