أول 200 سطر.
Diterjemahna neng: NDASERUAG
-- Selamat Mendeleng ---
CERITA INI TERINSPIRASI DARI HUBUNGAN NYATA ANTAR DUA SAUDARA KANDUNG
Lihat itu!
Kita sampai!
Hore! Akhirnya!
Kita sampai!
Hei, ngapain kamu?
Kita sampai!
Kita sudah sampai! / Benar! Lihat!
Nyonya gendut, Anda cantik sekali!
Tom... Tom!
Kita sampai!
Tom!
Kita sudah sampai.
Itu Kota New York!
Menakjubkan!
Besarnya.
Lihat itu!
Mereka membuat pesta penyambutan.
Itu bukan untuk kita.
Kenapa bukan untuk kita?
Selamat tinggal, anak-anak. Semoga beruntung.
Semoga beruntung juga, Ny. Byrne
Dah, Tuan Richard. / Semoga berhasil, anak-anak.
Ayah dan Paman Niall terlihat persis, bukan begitu?
Ya. Tapi Ayah lebih kekar.
Benar.
Bagaimana kalau Paman Niall tidak datang?
Dia membalas surat Nenek.
Katanya dia akan datang.
Nyatanya tidak.
Halo.
Kamu lapar?
Apa kamu tersesat?
Siapa namamu?
Namamu cocoknya Sparky.
Itu dia. Apa kamu menyukai namanya?
Sparky. / Kamu tak bisa pelihara dia.
Siapa bilang aku ingin memelihara dia?
Aku mengenalmu.
Dia yang mendatangiku?
Tom, dia lucu sekali, plis!
Kamu tidak pelihara dia.
Hanya sampai kita bertemu Paman Niall. Serius.
Tidak bohong.
Baik. Hanya sampai kita menemukan Paman Niall.
Aku janji.
Janji loh, ya?
Paman Niall tidak akan datang.
Aku tahu!
Ayo kita cari dia. / Apa?
Kita punya alamatnya.
Tn. Niall O'Hara...
Jalan Depan Sacra...
Jalan Depan Sacramento 65...
Kalifornia.
Kalifornia! Jaraknya ribuan mil dari sini!
Ya kalau begitu kita naik kereta saja.
Kita tahu kamu sangat menyukai kereta api, Tom.
Masalahnya dia harus menandatangani surat-surat ini...
kurang dari dua minggu. / Maka hanya ada satu pilihan.
Ayo naik kereta!
Tapi kemana kamu pergi?
Kita mesti berpikir dulu jangan main pergi saja begitu.
Baiklah, kakak.
Jadi, kita mesti ngapain?
Kita pergi mencari Paman Niall.
ANAK-ANAK KERBAU
Kalian beruntung.
Kereta ke arah barat berangkat satu jam lagi.
Jam 19.00 tepat, seminggu sekali.
Dua tiket, tolong.
Uang mana itu?
Irlandia.
Di negara ini kita membayar dengan dolar Amerika.
Maaf, tapi itu tidak berlaku.
Berikutnya.
Waktu kita satu jam untuk naik kereta berikutnya,
atau kita takkan sampai di sana tepat waktu.
Kita harus melakukan sesuatu, dan cepat.
Maaf, Nak, tapi ini bahkan tidak cukup untuk satu tiket.
Berikutnya!
Hanya keajaiban yang bisa menolong kita kali ini.
Ayo, anak-anak.
Cepat, anak-anak.
Kereta berangkat kurang dari 5 menit lagi.
Tom!
Keajaiban kita.
Ayo, yang cepat!
Kita terlambat.
Lihat mereka.
Ini dia.
Kami ber-20.
Satu... dua... tiga...
Anak-anak ndak bisa diam. Satu... dua...
Keretanya mau berangkat.
Satu... dua... tiga...
empat... Baiklah.
Silahkan.
Dua gerbong terakhir.
Jangan pada lari-larian ya.
Sebuah Baldwin.
Itu Lokomotif 2-8-0.
Benar-benar indah.
Hei, kalian berdua, jangan memisahkan diri dari grup.
Maaf.
Selamat sore, Tuan.
Apa sekiranya ada yang bisa saya ban...?
Tidak perlu!
Ya sudah kalau begitu.
Kita harus bagaimana?
Semua kursi sudah terisi.
Kita ajak mereka duduk bereng kita, yuk?
Apa yang kita sepakati?
Kalau kita akan jaga dia sampai kita menemukan Paman Niall.
Apa kita sudah menemukannya? Belum.
Apa yang salah?
Biar saya bukakan pintunya, Nona.
Ayo, anak-anak, semuanya duduk.
Hati-hati dengan Nick, ya.
Itu si bocah aneh.
Ini tiketmu, jangan sampai hilang.
Betty.
Dan siapa kalian?
Kami pasti salah gerbong.
Kami baru mau pergi.
Apa kalian bepergian sendiri?
Tidak. / Ya.
Nenek kami mengirim kami ke Kalifornia untuk tinggal bersama paman kami.
Nona sendiri? Apa sedang melakukan perjalanan?
Kami mau menemui para keluarga baru untuk anak-anak ini.
Mereka anak-anak yatim piatu.
Seperti kami.
Dengarkan, ini perjalanan melelahkan.
Akan lebih baik jika kalian tetap tinggal bersama kami.
Jika butuh sesuatu kalian bisa mengandalkanku.
Kalian bisa memanggilku Eleanor.
Terima kasih, Nona Eleanor.
Aku Mary. Ini kakakku, Tom.
Senang bertemu dengan kalian.
David, duduklah di tempat dudukmu, ya.
Dia kelihatannya sangat baik.
Semua naik
Kita berangkat.
CERITA BARAT
Anak-anak, jaga perilakunya.
Ini akan membuatmu tetap hangat.
Dimana Mary?
Mary, cepat, ada pengawas.
Buruan sembunyi! Kami akan alihkan perhatiannya.
Hei, Pak Walker,
Anda tidak boleh menginjak garis.
Maaf.
Ada-ada saja.
Hmm?
Mungkin sudah waktunya aku berhenti minum.
Sudah. Dia sudah pergi.
Terima kasih banyak. / Kita lanjutkan mainnya?
Tom, apa kamu mau main bareng kami?
Tidak, terima kasih.
Oke, bagaimana kalau Nick?
Apa?
Dia tak bisa ngapa-ngapain. Bisanya cuma duduk begitu.
Mary, mau ke mana?
Hai, namamu Nick, bukan?
Aku Mary.
Kenapa?
Apa kamu malu?
Dia lumpuh dan dia hampir tidak bisa bergerak.
Hanya sedikit.
Dia kenapa?
Dia dilahirkan seperti itu.
Dia tak bisa berbicara?
Dia tak perlu melakukannya.
Tatapannya menjelaskan semuanya.
Mary! Aku menunggu.
Jangan khawatir. / Sampai jumpa, Nick.
Lepaskan!
Kamu tak mau aku membaca dengan tenang, ya?
Tetap di sini.
Jangan coba-coba untuk mengikutiku.
Maaf.
Dasar bocil sialan!
Hei, itu bukan tulang!
terjemahane: ndaseruag
Aku sudah bilang, jangan ikuti aku!
Jangan! Mau ngapain kamu?!
Hei, bocah! Sedang apa kamu di atas situ?
Anak sial! Kamu tak boleh berada di situ!
Turunlah sebelum lehermu patah.
Tunggu sebentar.
Topi itu dari Cork Railway.
Ya. Ayahku memberikannya padaku.
Dia adalah kondektur kereta api di Irlandia.
Kalau begitu kamu salah satu dari kami.
Ini perlu dirayakan!
Mau bantu kami membunyikan peluitnya?
Anak-anak... perhentian kloter pertama.
Nick, Annie, David...
No comments yet. Be the first to leave one.