أول 150 سطر.
Pemandangan di sekitar sini banyak benda meruncing, ya.
Kedalamannya…
Itu…
Sekitar 6.750 meter.
Riko, aku melihat sesuatu di bawah!
Itu Cawan Raksasa!
Aman, ini hanya air panas.
Di sini lembap sekali, ya.
Cawan Raksasa…
Terbuat dari tanaman merambat.
Pemandangannya yang biru pun
disebabkan cahaya medan gaya yang dibiaskan oleh uap.
Begitu, ya.
Bagian yang menopang tanaman merambat itu sebenarnya adalah tanaman lain.
Mekanisme perangkap mangsa tanaman merambat ini
akan menghilang setiap 2.000 tahun.
Lalu tanaman di bawahnya akan saling bersaing untuk tumbuh
dan menciptakan pemandangan yang sangat berbeda.
Jadi, ini perangkap mangsanya?
Hebat.
Hebat sekali.
Kita bisa sampai sejauh ini.
Di sini jauh lebih lembap dari yang kubayangkan.
Suaraku jadi bergema!
Aromanya juga asam.
Reg, ayo!
Riko…
Kita harus cari tempat aman, lalu mendirikan tenda.
Mungkin kau tidak mengatakannya, tapi kau juga pasti sudah paham.
Kita bisa tidak terlalu memikirkannya, tapi tempat ini adalah perut Abyss.
Tekanan naik di lapisan keempat
membuat darah keluar dari seluruh rongga tubuh.
Benar-benar kutukan.
Jika Riko mengalami hal itu, kemungkinan…
Aku pasti akan melindunginya!
Lapisan keempat…
Disebut sebagai bagian kedalaman yang persentase untuk kembali dari sini
sangat kecil dibandingkan dengan lapisan ketiga.
Yang terbentang di sini adalah berbagai kehidupan dan aspirasi.
Inilah "Cawan Abyss".
Bagi mereka yang mengulurkan tangan,
akankah dahaga mereka terpuaskan?
Atau malah racun yang mereka dapat?
KARYA ORISINAL AKIHITO TSUKUSHI
Di ujung lapisan ketiga, ada telur berbentuk runcing, 'kan?
Ya.
Kalau telurnya menetas, akan jadi makhluk mirip cumi-cumi di sana.
Spesies itu memang belum diberi nama…
Tapi makhluk hidup di Abyss yang sudah diberi nama itu
belum ada sepuluh persennya.
Ada ribuan spesies yang…
Ada apa?
Tidak…
Maaf.
Barusan aku merasakan hawa keberadaan aneh.
Apa?
Apa? Makhluk hidup?
Atau Peluit Putih?
Dia hanya bergerak waktu kita sedang mengobrol.
Saat ini tidak ada pergerakan.
Sepertinya pendengarannya sangat bagus.
Bisa jadi dia juga paham tentang obrolan kita.
Mungkin saja ada Penjelajah selain Peluit Putih.
Memang aneh.
Aku juga tidak bisa mengetahui posisi tepatnya.
Agak seram, ya.
Ada baiknya kita pindah dari tempat ini.
Baiklah!
Yang mirip payung dan uap ini memang bagus dijadikan tempat sembunyi,
tapi sulit untuk berjalan dan penglihatan jadi terbatas.
Riko, kau tidak apa?
Ya.
Setidaknya kita harus cari tempat untuk berkemah.
Ada apa, Reg?
- Apakah tadi ia? - Jangan!
Reg, kabur!
Itu Bola Penusuk!
Reg, jangan melawannya!
Katanya duri Bola Penusuk mampu menembus baja.
Ditambah ada racunnya juga.
Sudah lebih dari ratusan Penjelajah terbunuh…
Aku tidak bisa merasakan hawa keberadaannya dari jauh.
Jadi, itu hewan buas di kedalaman?
Apa…
Ranselnya!
Kukira sudah berhasil menghindar…
Cepat!
Tidak…
Arah kaburku terbaca!
Reg, Blaze Reap-nya!
Ada di samping kakinya.
Gawat…
Apa-apaan ia?
Apa ia tahu benda apa itu?
Hati-hati, Reg!
Ozen pernah bilang
tentang para makhluk purba di kedalaman yang punya insting sangat kuat.
Ia akan menyerang?
Reg, ini!
Ia akan takut dengan sesuatu yang lebih besar darinya!
Karena itu, pakai Payung Sisik ini!
Baiklah!
Berhenti!
Ternyata ia tidak takut!
Tidak berhasil, Riko!
Ayo kita mundur ke tempat dekat Blaze Reap…
Reg…
Racunnya…
Aku harus menyumbat aliran darahnya…
Maaf, Reg…
Reg!
Riko, ini akan sedikit sakit.
Bagaimana ini?
Riko, berikan tanganmu.
Bagaimana caraku menyelamatkan Riko?
Blaze Reap-nya…
Sial!
Sudah tenggelam.
Meskipun aku menjadi umpan, Riko yang sekarang tidak bisa mencarinya.
Insinerator?
Tidak!
Kalau aku pingsan selama dua jam, bagaimana dengan Riko?
Kabur?
Kami hanya bisa kabur.
Tapi kecepatan dan cara ia membaca arah…
Kabur pun tidak akan bisa lolos.
Kalau begitu…
Ke atas!
Tapi tekanan naik di lapisan keempat…
Rasa sakit di sekujur tubuh dan pendarahan…
Riko!
Kumohon, lakukan saja.
Meski kau bilang begitu…
Kumohon!
Maaf, Reg.
Aku sudah tidak punya waktu lagi…
Riko, bertahanlah! Riko!
Buka matamu!
Reg…
Reg, ada apa?
- Rasanya aneh… - Riko, apa yang terjadi?
Bertahanlah!
Apa?
Tidak terlalu sakit…
Apa ini?
Riko, Kutukan Abyss itu…
Bukankah Kutukan Abyss akan mengeluarkan racunnya dulu sebelum darah?
Begitu, ya.
Kalau begitu, tinggal hentikan pendarahan…
Benar…
No comments yet. Be the first to leave one.