أول 200 سطر.
TOKYO, JEPANG
Baiklah, saatnya tidur.
Sudah lewat jamnya.
- Kau sudah berselimut? - Ya.
Baiklah. Pejamkan matamu dan biarkan mimpi menghampirimu.
Aku tak mengantuk, Ayah.
Bisa bicara denganku sedikit lebih lama?
Hei, kau ingat lagu "Furusato"
yang biasa ibunya Ayah nyanyikan saat Ayah tak bisa tidur?
Kukira Ayah bilang, itu waktu dia rindu Jepang.
Ya, tapi itu menenangkan kami saat kami membutuhkannya.
Dr. Randa?
Mereka siap menerimamu.
Ayah? Masih di sana? Kenapa berhenti?
Maaf, Ayah harus pergi, Sayang.
Tapi lagunya belum selesai.
Ya. Tapi dengan begini, ada yang bisa kau nantikan.
Seberapa cepat Ayah akan pulang?
Ayah akan segera pulang.
Ayah sayang padamu.
Aku juga sayang Ayah.
Hiroshi…
ini putramu.
Tidak seperti yang kau inginkan…
Aku tahu…
Aku tak pernah bilang begitu…
Hanya saja…
Kukira kita berdua saja sudah cukup.
Aku mempertimbangkan untuk memberinya nama ayahmu…
William.
Kita bisa memanggilnya Bill.
Itu nama ayah tiriku.
Nama ayahku adalah…
Kentaro.
Kentaro.
Kentaro.
Tidak apa-apa, Kentaro.
Ayah di sini.
DIDASARKAN PADA KARAKTER "GODZILLA"
Hiroshi.
Tunggu.
Tunggu.
Hiroshi.
Tolonglah. Ibu perlu bicara denganmu.
Tidak ada waktu.
Jika Titan itu mengarah ke Santa Soledad,
kita perlu ke sana dan mencari cara untuk memulangkannya.
Tolonglah. Biarkan Ibu lihat surat itu.
Tentu saja.
Maaf aku membacanya.
Ini milik Ibu…
…dan Paman Lee.
Ibu perlu menjelaskan.
Ibu tak berutang penjelasan padaku.
Urusan Ibu bukan urusanku.
Itu hanyalah suatu kesalahan.
Sungguh?
Surat itu sepertinya bukan "kesalahan".
- "Aku mencintaimu, Lee." - Hentikan.
- "Akan selalu mencintaimu." - Hentikan.
"Di kehidupan lain, kita bisa bersama. Kei-mu."
Ibu tahu isinya.
Begitu pula Bill Randa.
Dia menyimpan surat ini.
Dia tahu Ibu mengkhianatinya.
Pengkhianatan Ibu membuatnya pergi.
Ibu tak percaya itu.
Itu bukan sifatnya.
Billy sayang padamu.
Dia ingin menjadi ayah terbaik untukmu.
Bukan itu yang kuingat.
Tidak. Ibu berbicara dengannya saat kami berkemudi ke Kazakhstan.
Dia bilang kami belum pernah begitu lama jauh darimu
dan dia sangat ingin pulang kepadamu.
Ini dua bulan sebelumnya.
Aku turut berbelasungkawa.
Tapi Ibu masih punya cinta yang lain.
SANTA SOLEDAD CHILI SELATAN
Saat kau bilang "tugas lapangan", aku tak menyangka sejauh ini.
Bukan kita yang pilih tempatnya.
Tapi Titan itu.
- Terima kasih. - Terima kasih.
Perhatian, Seluruh Personel Apex Cybernetics,
Titan tiba dalam T minus 13 jam.
Status siaga dua.
Kau ragu?
Kau tidak?
Menurutmu kodeku adalah jawabannya?
Ya. Menurutku begitu, Corah.
Kau tahu, ini bukan Leafwing kecil yang mudah kau atur.
Menurutmu kita bisa mengendalikannya?
Ya.
Sekarang, pastikan kodemu bisa mengendalikan Titan X.
Santai saja. Aku mengandalkanmu.
Kau tahu, kau berhak untuk marah.
Tapi boleh aku bertanya?
Apa gunanya bagimu
menjalani hidup yang begitu terfokus pada mengubah masa lalu
hingga tak mengizinkan dirimu menciptakan masa depan lebih baik?
Maksudku, pada suatu saat,
kau harus berhenti menyalahkan orang atas perbuatan mereka
dan mulai membangun kehidupanmu.
Apa yang kau harapkan dariku?
Pura-pura ini tak pernah terjadi?
Tidak, tentu tidak.
Yah, itu akan menguntungkanmu, bukan?
Aku tidak mengatakan ini demi keuntunganku, Hiro, tapi dirimu.
Juga dia, dan anak-anakmu.
Ibumu sudah kembali, Hiro.
Itu perbuatanmu.
Kini kau mau menjauhkannya?
Karena jika ya,
kau mengacaukan kesempatanmu
untuk mengenal salah satu manusia hidup yang paling mengagumkan, berani, dan unik.
Hanya gara-gara kau marah
bahwa dahulu kala, dia kebetulan jatuh cinta pada dua pria.
Kukira kau mungkin bisa memahaminya.
Yah, kendaraan kita tiba.
Baiklah.
Bersiaplah, Semua. Pesawat tiba.
Direktur Barris, tolong dengarkan aku.
Tentu. Jika kau bisa menjelaskan alasanmu mengarah ke Amerika Selatan
saat Apex Cybernetics bilang
mereka punya petunjuk Titan X ada di Laut Bering.
Karena kali terakhir Apex bilang mereka punya "petunjuk",
kita memburu paus biru melintasi separuh Samudra Pasifik.
Jadi, aku tak percaya Apex.
Aku juga tidak. Itu sebabnya aku butuh mata-mata.
Aku tak bisa tuduh mereka pembohong.
Sumber tepercaya mengonfirmasi bahwa mereka…
bahwa Apex tahu Titan X sedang mengarah ke Amerika Selatan.
Sumber apa?
Seorang informan terhormat yang dirahasiakan.
Kolonel Shaw, bukan?
Sial, Tim. Dunia dalam ancaman besar.
Ada potensi penampakan Titan di seluruh dunia,
dan kau mau aku melepaskan aset berharga
mengikuti kata seorang buron?
Tidak. Bukan cuma omongan Shaw. Dia punya bukti.
Peta migrasi dari jurnal-jurnal Bill Randa.
Baik, aku koreksi.
Jadi, aku harus memercayai buron dan orang mati gila.
Apex percaya, dan mereka tidak mau membagikan informasi itu. Kenapa?
Dengar, Pak, kita tak boleh salah mengenai ini.
Ada banyak orang kompeten di kapal ini dan peralatan yang bisa membantu.
Tapi kami tak akan berguna di Alaska karena tak ada apa-apa di sana.
Apex mitra kita di sini.
- Masa? - Dan mereka punya koneksi.
Kau mengerti?
Baiklah, dengar.
Jika aku mendukung ini, kita berdua akan bertanggung jawab.
Aku butuh lebih dari sumbermu, Tim.
Berikan aku bukti.
Nenek mau membicarakannya?
Lebih baik membicarakanmu.
Katamu, kau pikir kau bisa membantu.
Sesuatu terjadi padamu di San Francisco?
Kurasa aku mendengar sesuatu.
Mendengar apa?
Aku pergi ke Jembatan Golden Gate dan ada getaran seperti…
entahlah, seperti lagu dari laut.
Kau dengar laut bernyanyi?
Yah, aku mabuk.
Mungkin bukan apa-apa.
Baiklah. Pilot bilang kita mendarat dalam dua jam.
Lalu kita pergi ke Santa Soledad.
Dengan perahu.
Bagaimana kita tahu Titan X ke sana?
Penduduk pulau ini merayakan suatu festival
yang menandakan kembalinya Titan ini.
Mereka menyebutnya Co-cai.
Billy percaya ini salah satu perhentian di rute migrasinya.
Dia memprediksikan Titan X muncul kembali tiap sekitar 15 tahun.
Dia tak hidup cukup lama untuk membuktikan dia benar,
tapi jika dia benar, Titan X tak akan kembali sebelum 2023.
Jadi, Bill Randa terlambat, dan kita terlalu cepat enam tahun?
Dengan menyalakan perangkat Suzuki di Pulau Skull,
tampaknya kita membangunkan Titan X
dan mengeluarkannya dari Axis Mundi lebih awal dari jadwalnya.
Jika nalurinya beraksi,
ia akan selalu mengikuti jalurnya.
Pulau Skull ke Santa Soledad.
Apa yang akan Apex lakukan jika ia muncul?
Tim bilang intel yang kita dapatkan dari tamasya di Apex,
menunjukkan mereka mungkin menggarap cara mengendalikan Titan itu
dengan implan neural.
Mungkin ditembakkan dari helikopter atau drone.
Tapi pertanyaan sesungguhnya, kenapa mereka merahasiakan itu?
Itu mungkin menjelaskan banyak tentang dia. Dua keluarga.
Dia ditinggalkan waktu kecil.
Mungkin dia tak ingin sendirian.
Jadi, dia butuh keluarga cadangan?
Seperti ban serep?
Dia tak bisa menahan diri. Itu sifat perekayasanya.
Tak satu pun dari kita ban serep.
Tak penting siapa yang lahir duluan. Dia sayang kita.
Dan meninggalkan kita.
Kau tak melihatnya saat kami bilang kau mungkin sudah mati.
Dia terpukul. Dia hampir tak tidur selama dua tahun.
Aku akhirnya berkesempatan melihat dirinya seutuhnya.
No comments yet. Be the first to leave one.