Ken Park

Ken Park

تنزيل الترجمة Indonesian

معلومات الإصدار

Ken Park (2002)
تعليق من dhanidhani
resync timing from @dnugros.. Please vote if u like it, Tks :)

الوسوم

other
نشرت في: 2015-01-22
تنزيلات: 109
ضعاف السمع: No

معاينة ترجمة Indonesian

أول 200 سطر.

Aku berteman dengan bocah ini.

Namanya Ken Park.

Kalau dieja terbalik namanya Krap Nek, aku selalu mengejeknya begitu.

Suatu hari habis pulang sekolah kepalaku terasa sakit sampai otakku mau keluar.

Aku tidak berpikir kalau itu mungkin ada hubungannya dengan ejekan tadi, tapi aku merasa bersalah.

Krap Nek.

Ini Krap Nek saat dia berumur 11 tahun.

Ibunya bilang kalau dia sering berkubang dijaket motor kesayangannya.

Dia pernah bilang kalau sikat giginya hilang.

Sampai2 dia merasa tidak bersemangat.

Dari kiri ke kanan: Itu Claude, Peaches,

Mike, Tate, dan aku yang paling belakang.

Namanya Shawn.

Kami semua tinggal dikota kecil California bernama Visalia.

Memang membosankan sih tapi saat kita bersama kadang rasanya sangat menyenangkan.

Shawn salah satu teman baikku.

Dia paling kecil, tapi paling pintar.

Saat kami naik mobil, dia pernah melempar bola tenis ke wanita tua.

Dia membuat kami harus menghentikan mobilnya. Tapi dia langsung keluar dan meminta maaf.

- Apa kamu suka padaku? - Tidak, aku benci kamu.

- Katakan lagi, bajingan kecil! - Menyingkir dariku!

- Katakan kalau aku penguasa! - Menyingkir dariku!

Katakan kalau aku penguasa!

- "Shawn, sang penguasa alam semesta." - Persetan denganmu, brengsek!

- Menyingkirlah! - Katakan padaku kau suka padaku.

- Katakan kalau aku penguasa! - Aku membencimu, dasar gila!

- Pecundang! - Kenapa kamu tidak mau mengatakannya.

- Katakan padaku kau menyukaiku. - Menyingkir!

Katakan padaku kalau kau suka padaku, bajingan.

Aku benci kamu!

Katakan padaku aku penguasa, Katakan kalau kau suka padaku!

Aku suka padamu.

Jangan menangis.

Kamu suka aku dan aku suka kamu. Pergilah ke sekolah sana.

- Ada apa dengan kalian? - Aku membencinya.

- Minta rokoknya. - Cuman tinggal satu.

Adikmu bilang padaku persetan denganmu.

Bagus.

Hei, Zoe.

Dimana ayahmu?

Kerja.

Ibumu?

Hai, Shawn.

Hai.

Makan keluar yuk?

Jangan sekarang, aku baru merapikan baju.

Bantu aku.

Sewaktu aku masih kecil, Claude pernah menyelamatkanku saat mau tenggelam.

Kami sering bermain dokter2an.

Dia keras, tapi sebenarnya hatinya lembut seperti Teddy Bear.

Ayolah.

Lagi. Aku pengin lihat pembuluh darahnya naik kepalamu!

Kamu bisa.

Ayo.

- Lihat aku, Claude. - Aku sudah pegang.

Ambilkan handukku.

Sekarang giliranmu?

Tidak, aku tidak bisa mengangkatnya.

- Ayolah, aku akan membantumu. - Tidak, terima kasih. Aku tidak bisa.

- Kamu harus mencobanya sekali saja. - Kamu saja yang lakukan lagi

Ayolah, semua sudah siap. Angkatlah.

Lihat badanmu cuman tinggal tulang dan kulit, lihat itu.

Biarin.

- Ayolah, kamu bisa. - Tidak, aku tidak bisa melakukannya.

- Aku akan membantumu. - Tidak.

Kamu tahu kenapa ibumu menikahiku?

Memang kenapa?

Karena aku berotot.

Kesini, lihat.

Ayo.

Saat pertama dia bertemu denganku, dia cuman menatapnya.

Sudah punya teman wanita?

Tidak juga. Bukan teman wanita sungguhan sih. Meski kadang aku pergi jalan dengan mereka.

Bukan teman wanita sungguhan. Kamu pasti punya pacar cowok?

Apa maksudmu?

- Apa maksudmu! - Ya, apa maksudmu?

Jangan bilang kalau aku ayahmu.

Kamu benar2 seperti cewek?

Yeah, seperti mereka.

Boleh aku bertanya padamu. Kamu masih menganggap dirimu sebagai pemenang disini?

- Tidak tahu. - Kau tidak tahu?

Kau harus tahu Claude, kadang saat aku melihatmu aku merasa malu.

Seolah2 kamu tidak bisa melakukan apapun.

Bahkan memakai celana dalam dengan benar saja kamu tidak bisa. Naikkan celanamu!

Kamu tidak akan bisa berjalan dengan itu. Apa kamu akan memakainya seperti itu terus?

Aku bukan binaragawan, aku skater.

Kau cuma pengacau, iya kan?

Apa yang kamu lakukan?

Aku ayahmu.

Naikkan celanamu dan pakai itu dengan benar.

Kalau aku melihatmu seperti itu lagi,

aku marasa muak. Perutku benar2 merasa mau muntah.

Saat aku bangun tidur, lalu melihatmu, tiba2 aku merasa hariku begitu buruk.

Karena aku merasa malu.

Ibumu pikir kamu seperti peri.

Peaches seperti namanya, wanginya harum semerbak.

Dia benar2 seorang perempuan.

Ibunya meninggal saat dia masih kecil.

Dia mirip ibunya.

Peaches mengenakan itu untuk menari balet dan semua anak laki2 suka melihatnya lewat cendela.

Kadang dia membiarkan kami melihatnya tanpa mengenakan baju.

Popi?

Popi?

Hai, sayang.

Aku bawakan air.

Aku pikir mungkin kamu haus.

Anak itu panggilannya Curtis.

Benarkan?

Apa yang dia katakan?

Dia bilang, dia sedang dalam perjalanan.

Lalu mampir kerumah

tapi aku katakan Peaches sedang

keluar.

Baiklah.

Anak itu, Curtis, salah satu yang berambut panjang, kan?

Ya, dari jurusan alkitab.

kelas tujuh,

Tate melakukannya untuk meludahi cewek2 sampai teman2nya terpingkal2.

Orang2 yang berjalan dengannya akan bilang Tate gila. Meskipun dia cukup pintar.

Karena mereka pikir, dia berbeda dengan yang lain.

Billy...

Sikurus Billy.

Sekarang kamu punya nama.

Gary...

Gary Coleman, Different Strokes.

Nn. Drummond.

Nyonya Drummond dan ... Legs!

Nyonya Drummond dan anaknya Arnold.

Legs, aku mohon. Aku sedang ada kerjaan!

Diam!

Akan aku sobek2 mulutmu, Demi Tuhan, diamlah!

Aku sedang ada kerjaan.

Awas kamu! atau aku patahkan kaki satumu nanti. Sumpah.

Bantu aku, Bantu aku!

Demi Tuhan, tidak bisakah kau mengetuk?

Aku bawakan buah. Mungkin kamu lapar.

Tidak, aku tidak lapar. Aku sedang ada kerjaan.

Waktu kamu masuk tanpa mengetuk, wajahmu benar2 menjengkelkan.

- Tolong Tate, makanlah buahnya. - Tidak, aku mau kau keluar!

Tate, lihat, ini ada kiwi.

Bagaimana dengan yang ini?

- Keluar dari kamarku! - Baiklah aku keluar, Tate.

- Nek, keluarlah! - Aku keluar, Tate.

Sampai nanti.

Semoga harimu menyenangkan. Sampai nanti.

Sial!

Kamu pengin menjilatku? Kamu ingin menjilatku sekarang?

Iya, kan!

Geli?

Sedikit?

- Merasa enakkan. - Yeah?

Bagaimana dengan ini?

Yeah.

Sekarang berasa lebih enakkan.

Lepas celanaku.

Ini akan benar2 basah.

Lepas celana dalamku.

Pelan2, Shawn.

Yeah, begitu.

Benar seperti itu.

Terus lakukan, ooh nikmat, pelan2 saja.

Yeah, bagian situ.

Ayo agak cepatan dikit.

Begitu, tepat disana.

Gerakkan pahaku, ayo. Ya begitu.

Itu luar biasa, Shawn.

Itu luar biasa.

Ya Tuhan.

Terus jilat.

- Apa bagian ini yang terbaik? - Apa yang mau kamu lakukan?

Taruh kepalamu tetap dibawah!

Shawn, Shawn...

Kemari.

Tidak apa2.

Hati2. Jangan sampai kepotong.

- Seberapa pendek yang kau mau? - Pokoknya pendek.

Tapi hati2. Jangan terlalu pendek.

Sial, Claude!

Maaf, maaf.

- Kamu terlalu dekat dengan kulitku. - Maaf, maaf.

Sudah siap lagi?

Lihat betapa panjangnya ini! Lihat betapa panjangnya ini!

Itu kotor, buanglah!

- Lihat betapa panjang ini. Lihatlah. - Aku lihat.

- Lihatlah. - Aku lihat itu.

Kuku yang panjang.

Kamu harusnya bisa memotong kuku jarimu sendiri.

Apa kamu mau memotong semua lalu mengecatnya merah?

Potongan kukunya.

- Kamu kelupaan satu disana. - Dimana?

Ya disana.

- Dimana? - Sebelah sana,

disamping kakiku dekat meja tempat kita makan.

Bantu aku.

Baiklah, hati2.

- Anakku pasti kuat. - Ayo.

Awas rokoknya.

Hati2.

- Mau bir? - Tidak, terima kasih.

Brengsek! aku tidak percaya kau rusak skateboard ku!

More Indonesian subtitles for Ken Park

التعليقات

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left