أول 200 سطر.
SI RAKSASA LOGAM
BUMI TAHUN 1957
SUATU TEMPAT DI PANTAI MAINE
Mayday! Mayday!
Ini kapal "Annabelle". Aku hilang arah dan kapalku penuh air.
Namun arah yang kuketahui adalah 44 derajat utara, 68 derajat...
Stasiun Portland ke Annabelle. Apa posisi terakhirmu?
Aku tak tahu pasti. Di teluk dekat Rockwell! Tunggu.
Ada mercusuar! Aku melihatnya!
Sebelah sini, Sayang!
Ibu takkan percaya dengan keberuntungan kita. Lihat penemuanku.
Hogarth, kita sudah bahas ini. Tak boleh pelihara hewan.
Tapi dia bukan hewan piaraan, Bu. Dia teman.
Kita harus sewakan satu kamar bila ingin tambah pemasukan...
tak ada yang mau tinggal di rumah dengan kursi robek.
Ibu takkan tahu kalau dia ada. Kumasukkan ke kandang.
Sampai kau kasihan padanya lalu biarkan ia berkeliaran di dalam rumah!
Ingat rakun itu, Hogarth?
Ibu ingat soal rakun itu.
Ayolah, Bu. Setidaknya lihatlah dia dulu.
Baiklah. Di mana dia?
Aku tidak bisa baca tulisan ini.
Harusnya itu pakai selada, tomat dan tambah mayones.
Aku akan mengambilnya.
Jadi dia tak ingin mayones dan mostar.
Bagaimana kalau tak pakai rasa juga?
Permisi.
Permisi. Pak?
Permisi!
- Apa itu? - Tolong jangan bergerak.
Piaraanku di bawah mejamu. Jangan lihat!
Jika kau ribut, ibuku takkan mengizinkanku memeliharanya.
- Hewan apa, Nak? - Tupai.
Dia bersahabat.
Aku bicara sejujurnya! Ia berasal dari luar angkasa. Aku melihatnya.
Dan ia menuju daratan.
Aku sudah menelepon pemerintah di Washington soal itu.
Mungkin itu Sputnik atau penyerang dari Mars.
Itu dia.
Penyerang dari Mars!
Semacam pesawat luar angkasa. Pesawat terbang tak dikenal.
Tak dikenal? Jika kau yang bilang, Earl, pasti itu wiski atau bir.
Aku juga melihatnya.
Sama saja.
Aku percaya padamu.
Bagaimana jika itu Sputnik?
Atau piring terbang dari Mars?
Aku yakin kita bisa menemukannya.
Maaf, Nak. Aku tak lihat apa pun.
Tapi jika tak membela orang yang aneh, siapa lagi?
Apa anakku mengganggumu, Pak?
Tidak! Panggil aku Dean.
Hogarth, katamu kau mau ambil piaraanmu.
Ya, Bu.
- Setelah aku bicara dengan... - Dean.
- Kutemukan hewan piaraanmu. - Di mana?
Dia masuk ke celanaku, Hogarth. Aku mencoba tak bergerak.
Jangan bergerak.
Baiklah. Dia kini bergerak ke atas.
Maaf, Nak. Aku ingin minta maaf pada semua orang soal ini.
Tolong bonnya.
Ada tikus!
Halo, ini Hogarth Hughes. Siapa ini?
Ibu sungguh minta maaf, tapi...
Terima kasih.
Ibu harus kerja lembur malam ini. Ada ayam di kulkas.
Makanlah itu dengan wortel...
Aku sudah lakukan itu, Bu.
Baik. Ibu akan menebusnya nanti.
- Ibu sayang padamu. - Aku juga.
Dan, Hogarth...
jangan nonton film seram. Tidurlah pukul 8:00. Paham?
Ayolah, Bu. Ini aku, ingat?
Lumba-lumba bisa berkomunikasi secara telepati, Melon.
Jika kita bisa transplantasi 15% otaknya pada kita...
mungkin kita bisa membaca pikiran.
Sayang sekali, terbuang bagian otak yang bagus.
Sudah cukup yang kau lihat. Bagaimana kalau kita minum?
Kusarankan di tempatku.
Aku pun sudah memikirkan hal yang sama. Pembaca pikiran.
Sial. Kunciku tertinggal di lab.
Kau akan dihabisi.
Siapa di sana?
Ayolah!
Dasar antena bodoh.
Penyerang dari Mars!
Sayang?
Tolong! Tolong! Berhenti! Tolong!
Kau sedang apa? Kau sudah tahu tak boleh keluar malam sendirian.
Bagaimana jika terjadi sesuatu?
Maaf, Bu.
Jangan pernah ulangi ini lagi, Hogarth.
Ibu sangat khawatir. Kukira Ibu akan kehilanganmu.
Ibu takkan percaya ini. Ada yang memakan antena TV kita.
Tidak! Aku serius!
Tapi bukan Sputnik seperti yang diduga Tn. Stutz.
Ia sebuah robot! Sungguh!
Robot setinggi 100 kaki! Dan dia memakan logam!
Berhenti!
Berhentilah.
Ibu tidak...
Ibu tak mau dengar ceritamu itu.
Ayolah. Mari kita pulang.
Suatu hari yang tenang di rumah di kota biasa seperti kalian.
Namun kemudian, tanpa peringatan...
bencana atom!
Bagaimana orang bisa selamat dari serangan bom atom?
Kau dengar cerita Pak Stutz yang gila itu?
Katanya dia berjumpa dengan monster laut.
Kudengar kapalnya ditenggelamkan meteor.
Itu meteor dari logam. Memakan kapalnya. Ayahku bilang...
Bukan seperti itu semua.
Kau tahu apa soal itu, Kutu buku?
Hogarth, jangan buatku datang ke sana.
Tangan di kepalamu. Merunduk ke bawah.
Saatnya merunduk dan berlindung. Bom akan segera jatuh.
Merunduk dan berlindung.
Tingginya sekitar 50 atau 60 kaki dan ia hanya memakan logam.
Diamlah!
Mungkin dikirim negara musuh untuk menguasai negara kita.
Kita harus mengebomnya sebelum menyerang kita.
Karena bagi yang tidak, mereka akan mati.
Terima kasih atas rongsokannya.
Maaf tak bisa bayar lebih. Tapi mobil ini...
Gigitannya besar juga.
Karena itulah kujual. Gigitannya besar.
- Apa penyebabnya? - Sudah kuceritakan padamu.
Ya, penyerang aneh.
Terima kasih sudah percaya padaku. Aku sungguh menelepon pemerintah.
Mereka kirim seseorang untuk mengurus masalah ini.
Astaga, Earl. Kau benar-benar sudah gila.
Siapa yang dikirim pemerintah?
Kent Mansley, Pemerintah AS, Departemen Fenomena Aneh.
- Marv Loach. Mandor. - Apa yang terjadi?
Entahlah. Kadang kabel putus karena cuaca buruk.
Tapi bila menaranya hancur seperti itu...
Itu membuatku bingung.
Hampir seperti dimakan hewan buas yang besar.
Hewan buas yang besar.
Menurutmu apa? Gorila yang lepas?
Kau dari departemen apa lagi?
Aku tak boleh katakan dari agensi apa...
dan semua yang berkaitan.
Maksudmu, keamanan nasional?
Biar kujelaskan.
Kadang-kadang, terjadi sesuatu...
yang tak bisa dijelaskan secara rasional.
Masyarakat ingin tahu reaksi pemerintah.
Akulah reaksi itu.
Jadi, apakah ada saksi?
Pak, silahkan ikut aku.
Kami temukan ini.
Pemerintah Amerika Serikat, ya?
Berarti ada sesuatu yang penting terjadi di sini.
Tidak, Marv. Hal penting terjadi di tempat besar.
Semakin cepat kubuat laporan, semakin cepat aku kembali ke sana.
Hewan buas yang besar.
Hal terbesar di kota ini mungkin adalah ratu penyambutan.
Astaga!
Cepat, aku butuh saksi.
- Mobilku ada di sana. - Jangan tarik terlalu keras.
Ada gigitan besar di bagian samping mobil.
Bagai roti isi yang digigit besar.
Apa yang kita lihat di sini, Tn. Mansley?
Sesuatu yang besar, Marv.
Sesuatu yang besar.
Halo!
Keluarlah!
Logam besar, aku punya makanan untukmu!
Logam!
Logam yang renyah dan enak!
Keluar dan ambillah!
Kurasa kau takkan menyakitiku.
Tuas untuk mematikan.
Kau melihatku menyelamatkanmu.
Jadi dari mana asalmu?
Kau datang dari langit, bukan?
Dari atas sana?
Kau tak ingat apa-apa?
Mungkin karena benturan di kepalamu.
Kau bisa bicara?
Tahu kalimat? Kau bisa lakukan itu?
Sebetulnya kau mengerti.
Mari kita lihat.
Kau lihat ini? Ini adalah batu.
Batu.
Bagus.
Ya.
Bukan.
Itu pohon.
Batu. Pohon.
Mengerti?
Benar!
Robot raksasa milikku.
Kini aku anak paling beruntung di Amerika!
Sulit dipercaya.
Ini penemuan terbesar sejak, entahlah, televisi atau sesuatu.
Aku harus beri tahu seseorang. Tidak, mereka akan panik.
Orang akan takut dan mulai menembak jika lihat benda besar sepertimu.
Takut. Itu berarti gila. Kau tahu, sesuatu...
No comments yet. Be the first to leave one.