أول 200 سطر.
Tak apa, nak...
Aku tahu kau ingin ini berakhir
Aku di sini
Aku akan selalu di sini...
Tapi, janganlah kau menyerah
Kau mendengarku?
Selama kau masih bernafas, tegarlah
Bernafaslah... Teruslah bernafas
Hawk.
Ah, sial.
Dasar brengsek.
Berani-beraninya si brengsek itu.
- Kau lihat Coulter? - Tidak.
Dengar!
Setelah bulunya dibersihkan, Tumpuk dan ikat dengan kencang.
Ingat, jangan tumpuk bulunya 15-bal!
Tumpuk bulunya sampai-30 bal!
Fitzgerald!
Kapten.
Bukannya kita harus bersiap? Apa yang kau pikirkan?
Aku berpikir, apapun yg mereka buru di luar sana...
Kuharap buruan mereka segera mati.
Pastikan kita siap berangkat besok subuh.
Harus di-ikat saat pagi, tak bisa sekarang Karena yang lainnya terlalu lelah.
Jarak kita beberapa hari dari Benteng. Kita bisa terjebak.
Kita juga harus mengkhawatirkan Persediaan daging untuk lainnya.
Apa kau melihat Coulter?
Hei, kami menembak Rusa. Sangat besar.
Kami perlu orang menggotong dagingnya.
Beritahu aku kalau sudah selesai dipanggang. Kubantu kau menghabiskannya.
Ayo, aku perlu bantuan kalian.
Kami perlu bantuan untuk membawanya.
Aku terlalu lama makan daging Berang-berang...
Aku mulai rindu masakan istriku.
- Aku mulai merindukan istrimu. - Diamlah.
Tolong!
Tolong!
Apa itu Coulter?
Cepat panggil Kapten!
Yesus Kristus.
Ada yang bisa melihat mereka?
- Diamlah. - Awasi daerah Bukit.
Apa itu?
Ayah?
Ayo pergi!
Mereka menangkap Thomas.
Aku tak bisa melihat mereka. Aku tak bisa melihat mereka.
Merunduk!
Kita terkepung! Mereka dimana-mana!
Tetap di sini! Tetap di sini!
Paul, tidak!
Mereka memaksa kita ke tempat terbuka!
Jangan ada yang bergerak! Tetap di tempat!
Mereka ingin Bulunya. Pergi ke Kapal sekarang Atau kita kehilangan segalanya!
Cepat ke Kapal! Ke Kapal, nak! Cepat!
Cepat, cepat!
Tinggalkan Bulunya! Tinggalkan Bulunya! Cepat ke Kapal!
Hawk!
Hawk!
Hawk!
Ambil bulunya! Cepat, ambil bulunya!
Ambil bulunya! Ambil bulunya!
Berikan ini ke puteriku.
Kau ikut bersama kami. Akan kucari bantuan.
Tinggalkan Bulunya! Tinggalkan Bulunya!
Willman!
Kupapah kau, terus jalan!
Cepat ke Kapal!
Suku biadab bajingan!
Cepat ke Kapal!
Tolong!
Potong talinya! Potong talinya!
Tunggu Amos!
Tidak! Kita pergi sekarang!
Tembakkan meriamnya!
Jangan pergi! Tunggu!
Puteriku, Powaqa, dia tak di sini.
Ambil semua Bulu yang bisa kalian bawa.
Kita tukar Bulu itu ke Orang Perancis Degan Kuda lalu kita terus mencarinya.
Dan debu menjadi serbuk...
Dan saat pagi nan cerah...
Anak Tuhan ini akan bertemu Yesus Kristus sendiri. Amin.
Kau siap?
Bertahanlah.
Darimana kau mempelajarinya?
Ayahku seorang dokter. Bridger!
Kapten, ada banyak Indian di sini Yang siap menghabisi kita.
Semoga kau punya rencana.
Glass?
Sungai Missouri tak bagus.
Tidak selama Suku Ree menguasainya.
Kita harus turun dari Kapal ini.
Kau mau kita turun dari Kapal?
Lalu kita harus bagaimana?
Memanggul Bulu kita dan diam saja Diantara Suku Ree seperti bebek?
Jalan teraman dengan berjalan melalui daratan.
Berarti perjalanan kita semakin panjang.
Lebih baik daripada mengapung Di tempat yang mudah mereka lihat.
Mereka sudah mengawasimu, nak.
Aku ingin kita tetap di Kapal ini.
Kita berlayar menuju ke Benteng Dengan menyusuri sungai ini.
Glass mengenal baik wilayah ini. Tugasnya mengantar kita pulang dengan selamat.
Mengantar kita dengan aman? Kita sudah kehilangan 32 orang!
Sekarang jadi 33. Mereka anak buahku, Fitzgerald. Aku tahu jumlah yang meninggal.
Laksanakan perintah Glass. Akhiri perdebatan.
Kita biarkan Kapalnya terapung. Jika Suku Ree Melacak kita, mereka akan menemukan Kapalnya di hilir.
Lebih baik mengikuti Pegunungan Dan menyusurinya sampai Benteng Kiowa.
Jalan kaki? Musim dingin akan menerjang kita!
Kecuali kita sampai Pos, Lalu kita membeli Kudanya.
- Tak ada Pos di tempat ini! - Dia benar.
Kapten, membuang Kapal ini kesalahan besar!
Suku Ree tak sebodoh itu. Kita naik Kapal, Kita bisa cepat sampai Arrow Peak.
Berhentilah bertingkah kau tahu daerah ini.
Tak ada yang meminta pendapatmu!
Lagipula siapa kau? Kau sendiri Gampang tersesat saat berak di Hutan!
Kamp Rhulen ada di dekat sini.
Kita bisa pergi ke sana.
Kita jalan kaki.
Ya, sudah kuduga itu.
Kuharap Ayahku dokter. Maka dia bisa Memberiku pekerjaan sebagai Kapten.
Kita harus bagaimana? Berdoalah semoga Bulu ini tak membusuk saat kita kembali lagi.
Pastikan memberi tanda tempat ini. Kita meninggalkan banyak harta di bawah Batu ini.
Glass, tentukan arahnya. Bawa kita sejauh mungkin dari Suku Ree.
Ya, pak.
Ini tak beres.
Kita tahu kalau Bulu ini tak akan Ada di sini saat kita kembali nanti.
Tak mungkin kita bisa memanggulnya sampai ke Benteng.
Suku Arikara juga ada di wilayah ini. Tangan kita harus tetap lincah.
Kita bisa kehilangan Bulu ini!
- Kau mau kehilangan Bulu atau nyawa? - Nyawa?
Nyawa apa yang kau bicarakan? Aku tak punya nyawa lagi.
Aku harus bertahan hidup dan Hanya dengan menjadi pencari Bulu.
Sial!
Aku tak mau pulang setelah enam bulan Bekerja keras seperti keledai...
Membahayakan nyawaku, hampir mati, Dan demi apa?
Aku hampir kehilangan segalanya. Pekerjaan ini bencana sedari awal!
Satu orang membuat kita dalam masalah!
Bagaimana bisa Suku Ree menyerang kita...
Saat Tn. Glass seharusnya Mengawasi keadaan sekitar?
Pasti karena anak Suku Pawnee-nya itu.
Suku Pawnee bertentangan dengan Suku Ree, sama seperti kita.
Ya?
Bagaimana dengan anak blasterannya?
Ibunya orang biadab macam apa?
Jangan singgung anak itu, Fitz.
Yang mau kukatakan...
Sekali biadab... Tetaplah biadab.
Hei, Glass...
Apa benar kau menembak seorang Letnan Saat tinggal bersama suku biadab itu?
Fitzgerald!
21 Serdadu mati dan 40 Suku Indian mati.
Hanya kau dan puteramu satu-satunya Yang selamat. Sangat ajaib.
Diamlah, Fitzgerald.
Itukah yang kau lakukan? Menembak kaum-mu Untuk menyelamatkan anjing itu?
Diamlah!
Mengapa? Karena kau meniduri Ibu anak kecil itu?
Apa kau membunuh istrimu?
Kau bisa berhenti menggosok senapan itu Saat aku bicara denganmu.
Aku sedang bekerja.
Hentikan pekerjaanmu Saat aku bicara denganmu.
Lihatlah aku.
Sudah cukup!
Kau lupa posisimu, nak.
Sejauh yang kutahu, Aku harus tetap bersama senapanku ini.
Kau pergilah, Fitzgerald.
Itu perintah!
Dengar, beberapa jam lagi Mentari tenggelam.
Kita harus menyembunyikan Bulu ini Dan membuang Kapalnya. Ayo!
Sudah kubilang jangan ikut campur, nak!
Aku ingin dia...
Jika kau mau bertahan, Tutuplah mulutmu itu!
- Aku ingin dia mendengarkanku... - Mereka tak akan mendengarkanmu!
Mereka melihat warna kulitmu!
Kau paham?
Ya.
Kau harus mendengarkanku, nak.
Kau harus mendengarkanku.
Beckett!
Weston!
Mengapa mereka tak keluar?
Sepertinya mereka berubah pikiran.
Sangat pintar.
Pintar.
Seharusnya aku naik Kapal itu.
Mereka melakukan hal benar.
Saatnya bergerak.
Bangunlah.
Kita jalan lagi.
Kususul nanti.
Berbaringlah lagi.
Saat yang lainnya siap, Kau bawa mereka padaku.
Aku pergi ke Barat.
Kau puteraku.
Hanya ada dua orang di Kapal ini.
Powaqa tak ada di sini.
Yang lainnya mungkin membawa Powaqa.
Mereka pergi ke Utara.
Kami menemukan jejak mereka di Pegunungan.
Apa ini keputusan tepat? Meninggalkan Kapalnya?
Suku Ree menguasai Sungai itu. Mereka bisa mengepung kita.
No comments yet. Be the first to leave one.