الموسم 1

معلومات الإصدار

[Erai-raws] Nippon Sangoku - 10 [1080p AMZN WEBRip HEVC EAC3][MultiSub][189B848D]
تعليق من Robandit

الوسوم

webdl
نشرت في: 2026-06-08
تنزيلات: 14
ضعاف السمع: No

معاينة ترجمة Indonesian

أول 200 سطر.

Karya fiksi. Segala kemiripan cuma kebetulan.

Dilarang merokok di bawah umur.

Tahun 60 Era Yamato. Musim semi.

Setelah mempertaruhkan nyawa demi melindungi rakyat Fukui,

Mitsuhide Ryumon terluka parah.

Yasuaki Kaku pun tiba-tiba jatuh sakit.

Sementara itu, Ohga Wajima, yang kehilangan otoritasnya

karena mundur dari musuh di Sungai Kuzuryu,

mengeksekusi Yayakichi Hei, yang menjadi kambing hitam, sesuai hukum.

Setelah otoritasnya pulih, dia kembali berkuasa.

TAHUN 60 ERA YAMATO - MUSIM SEMI 21.52

Demi menangani ini,

Ryumon dan Kaku memercayakan suatu rencana kepada seorang pemuda.

THE THREE NATIONS OF THE CRIMSON SUN

KASTEL MARUOKA, FAKSI SEII

Setelah eksekusi Yayakichi Hei,

Ohga Wajima bergerak untuk menegakkan hukum baru.

REUNI MUSUH BEBUYUTAN

Dia juga menilai ulang sistem sentralisasi kekuasaan

dan membentuk dewan militer.

Komandan senior dikumpulkan

untuk membuat rencana besar demi menghancurkan pasukan Yamato.

KOMANDAN TERTINGGI OHGA WAJIMA

Kita sebut operasi ini

"Strategi Jenderal Musim Dingin."

Dimengerti.

KOMANDAN DIVISI 1 JIEN HIBI

Saat fajar, Divisi 1 akan berangkat

dan mengepung Kastel Fukui Reihoku,

memulai serangan pada pasukan Ryumon.

Sementara itu, Komandan memimpin pasukan 50.000 orang

Ke Daishoji untuk menghancurkan pasukan Nagamine.

"HEI" MENJADI YASUKE KONOURA

Tentu saja jika itu terjadi, bala bantuan Yamato akan datang.

Meski diperkirakan sesedikit mungkin, jumlahnya lebih dari seratus ribu.

DENKI TAIRA - YAMATO

Tapi ini tujuan kita sebenarnya.

Kita akan membakar kota-kota sambil mundur bersama warga sipil,

menarik pasukan Yamato sampai ke ibu kota, Seiro.

Di sana mereka akan tahu

betapa ganasnya cuaca dingin wilayah Hokuriku.

Seiro sendiri adalah zona benteng yang dikelilingi medan yang keras.

Begitu mereka di sana, tak ada jalan keluar.

Setelah pergi jauh,

pasokan mereka menipis, patah semangat,

dan tak bisa kembali,

kita akan balas serangan dan habisi pasukan Yamato.

IBU KOTA - SEIRO

Aku pernah mengatakan tak akan menyerah kepada Yamato,

tapi aku mundur di depan musuh di tempat yang meragukan.

Tapi kali ini,

aku tak akan goyah.

Kali ini, aku akan jadi yang pertama yang memberikan nyawaku!

Demi rakyat, demi negeri, mari kita terus maju bersama-sama!

Ya!

KASTEL FUKUI REIHOKU - FUKUI

Tunggu sebentar! Jangan gerakkan tubuhmu dulu.

Masuklah.

Dokter Kata, permisi.

JENDERAL PERBATASAN MITSUHIDE RYUMON

Pak Ryumon, apa yang kau lakukan?

KEPALA PETUGAS MEDIS DOITSU KATA

Aku sudah menyuruhmu istirahat!

Jika memaksakan diri, kondisimu akan memburuk!

Kaku.

Aku harus memeriksa kondisinya.

Kumohon, Dokter Kata.

Kau sudah di sini, mana bisa kuusir pergi?

Kaku…

Kenapa tiba-tiba begini?

Kemungkinan besar karena ini.

Antivirus, antiaritmia, obat tekanan darah, berbagai macam obat.

Semuanya ditemukan di seragam Kaku.

Entah dia dapat dari dokter gadungan mana.

Semuanya melebihi dosis yang tepat.

Dari yang kutahu, Kaku sudah lama menderita berbagai penyakit parah.

Penggunaan obat ini ditambah kondisi keras selama kampanye

kemungkinan menyebabkan kegagalan pernapasan.

Jika aku tahu kondisinya begini,

aku sudah mencegahnya ikut berperang, apa pun yang terjadi.

Dokter Kata, apakah ada peluang Kaku akan pulih?

Tentu saja ada!

YASUAKI KAKU - 32 TAHUN - PRIA

Aku tak bisa bilang kondisinya baik,

tapi akan kuusahakan sebagai dokter.

Sekarang tinggal menunggu Kaku bangun.

Baiklah.

Ayolah, jangan murung begitu!

Fokus! Ayo fokus!

Dokter Kata,

kau sangat bisa diandalkan.

Tepat sekali!

Situasi perang sedang gawat.

Demi memenangkan pertempuran ini dan melangkah lebih dekat ke perdamaian,

kami membutuhkanmu, Kaku.

Hiduplah!

Hiduplah dan lihat sendiri bagaimana rencana

yang kita percayakan kepadanya membentuk takdir dunia.

OSAKA - ISTANA KEKAISARAN - GERBANG UTAMA

Kenapa kau kemari selarut ini?

Aku Aoteru Misumi, Auditor Korps Jenderal Perbatasan.

Aku memohon izin bicara dengan Yang Mulia.

Yang Mulia sudah tidur.

Tolong pergi.

Tidak.

Laporan darurat dari garis depan baru tiba.

Ini urusan resmi menyangkut kampanye ini

dan perintah Jenderal Perbatasan.

Biar kukatakan sekali lagi.

Yang Mulia sudah tidur saat ini.

Tolong pergi.

Ini bukan urusan biasa.

Tolong beri tahu Yang Mulia

Kantor Jenderal Perbatasan mau membahas bantuan ke Fukui.

Auditor Misumi, ya?

Ya.

Sepertinya kau salah paham.

Orang jelata sepertimu… Maaf.

Orang dengan jabatan sepertimu tak berhak berbicara dengan Yang Mulia.

Benar juga.

Para anggota korps itu

yang kebanyakan dari kaum jelata tak mungkin paham.

Soal bala bantuan… Benar?

Seii memulai invasi lima hari lalu.

Yang Mulia sudah diberi tahu lewat para menteri soal itu,

jadi tak perlu khawatir.

Tapi jika kau bersikeras,

aku bisa menjadwalkan Yang Mulia untuk mengulas petisimu.

Tapi tentu saja aku mengharapkan ada imbalan yang setimpal.

YAMATO

Tuan Penjaga.

Aku sangat berterima kasih atas kebaikanmu yang tak terduga

kepada orang bodoh sepertiku.

Kau memang peka, Auditor Misumi.

Kalau begitu, untuk satu petisi, sekitar…

-Namun… -Apa?

Aku paham para menteri sudah mengungkit soal bala bantuan.

Tapi Korps Jenderal Perbatasan belum minta.

Kalau begitu, lebih baik kau menyampaikan permintaan kami kepada Yang Mulia.

Kurasa kau tak sepeka dugaanku.

Tahan dia!

Beraninya kau memaksa bicara dengan Yang Mulia!

Padahal mengajukan petisi sudah cukup!

Kau menuntut Yang Mulia yang sedang beristirahat

dipaksa keluar demi kemauanmu?

Orang sepertimu yang bukan bangsawan atau pejabat tinggi

berani meminta izin bertemu selarut ini sangat kurang ajar!

Aku diperintah Tuan Taira, Kepala Kemendagri,

untuk menghukum orang yang seperti itu!

Aku menghukummu karena tak menghormati Yang Mulia. Ada keberatan?

Tak ada.

Apa… Apa?

Aku tak keberatan.

Jika…

aku memang pantas dihukum karena tidak hormat.

Apa?

Seperti ucapanku pada awalnya,

aku datang sebagai auditor Korps Jenderal Perbatasan.

Aku jelas tidak meminta

Yang Mulia dipanggil demi kemauanku sendiri.

Perang menentukan nasib sebuah negeri.

Pilihan seperti itu butuh penilaian yang baik.

Apakah kau berpikir bahwa Yang Mulia

lebih mementingkan tidur nyenyaknya malam ini

daripada urusan darurat menyangkut perang?

Lagi pula, jika permintaan bantuan

sudah didengar oleh Yang Mulia, kenapa belum ada yang dikirim?

Apakah Yang Mulia merasa harus meragukan permintaan Korps Jenderal Perbatasan

yang menangani urusan militer?

Lebih lagi, petisi itu tugas Sekretaris Kekaisaran.

Tak ada aturan soal menyuap penjaga istana untuk mengajukan petisinya.

Meski aku memercayakan petisinya kepadamu,

jika Yang Mulia sudah beristirahat,

paling cepat baru dibaca Dewan Kekaisaran besok pagi.

Jika terjadi hal yang tak bisa diperbaiki sebelum itu,

sudah jelas siapa dari kita yang bersalah karena tidak hormat.

Baiklah, cukup.

TAIRA

DENKI TAIRA

Tarik pedang kalian, dalam dua detik.

Salam kepada Kepala Kemendagri!

Baik, terima kasih atas kerja kerasnya.

Tugasnya penting sebagai penjaga Istana Kekaisaran,

jadi dia selalu tegang.

Maaf.

Tak apa-apa.

MAGURO TOYOTA

Itu tugas Tuan Penjaga.

YUKIHANE KOKURYU

Tetap saja, aku bisa mendengarmu dari jauh.

Argumenmu sangat menarik.

Kau Auditor Misumi,

pria yang membuat Proposal Revisi Kebijakan Pertanian, 'kan?

Aku merasa sangat terhormat kau mengenaliku.

Ya, aku mengingatmu dengan baik.

Bisa naik jabatan secepat ini,

apa lagi dari pejabat pertanian rendah di Ehime,

kau benar-benar luar biasa.

Ini sudah tiga tahun, 'kan?

Hari ini tepat tiga tahun dan tiga bulan sejak istriku meninggal.

NIPPON SANGOKU: The Three Nations of the Crimson Sun subtitles in other languages

التعليقات

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left