Spartacus: Gods of the Arena

Spartacus: Gods of the Arena

تنزيل الترجمة Indonesian

الموسم 1

معلومات الإصدار

Spartacus Gods of the Arena S01E02 2011 720p BluRay x264-mRS
تعليق من enjumpz
Resynced for BluRay dari terjemahannya IKANG. All Credits and Thanks to IKANG as Owner.

الوسوم

BluRay
x264
720p
720
نشرت في: 2013-04-14
تنزيلات: 159
ضعاف السمع: Yes

معاينة ترجمة Indonesian

أول 200 سطر.

SPARTACUS "PARA DEWA GELANGGANG"

"MENYERAH"

Penterjemah : -- Ikang (KLEBENGAN) --

Resynced for BluRay by: enjumpz

Pertimbangkan lagi jawabanmu.

Atau dikeluarkan dari pertandingan selamanya.

Waktunya tak tepat. Jangan menyinggung masalah itu lagi.

Quintus kenapa kau bangun?

Tabib menyuruhmu istirahat.

Sudah seminggu aku menuruti nasihatnya.

Jika lebih lama lagi bahkan kemaluanku akan lupa bagaimana cara ia bekerja.

Semangatnya sudah kembali.

Aku bukan bayi yang baru lahir.

Siapkan makanan dan anggur.

Ya, Domina.

Aku selalu suka anggur.

Lukamu sepertinya mulai pulih.

Apa dia belum menemukan pria bodoh lagi untuk di ajak tidur?

Atau memang niatnya di Capua untuk memoroti kita?

Dia orang yang sangat menghibur.

Untuk kepentingan dirinya sendiri.

Menurutmu siapa yang menghapus air mataku saat kau pulang dengan penuh darah dan babak belur.

Kau memprotesnya?./ Aku selamat.

Dan akan begitu seterusnya.

Aku tak ingin cederaku melukaimu juga.

Senang sekali kau bisa bangkit lagi.

Kau akan memberitahu Magistrate tentang ini?./ Untuk apa?

Quintus...

Dia hanya boneka.

Apa yang bisa dia dilakukan jika orang yang menyakitiku memegang kendali atas dirinya?

Tullius adalah putra kesayangan Capua.

Aku hampir tak percaya dia sanggup melakukan ini.

Orang yang berambisi mampu melakukan apapun.

Urusanku dengan Magistrate akan dilaksanakan besok.

Aku ingin kau menyambut Varus menggantikan aku.

Aku merasa terhormat.

Dia orang yang kaya raya.

Varus itu seperti arus yang membawa kita ke lautan koin.

Dan aku ingin ombaknya ada di kaki kita.

Dia datang untuk memilih petarung?./ Untuk pertandingan Vinalia.

Untuk memastikan anggurnya akan berbuah tahun berikutnya.

Aku hanya akan menampilkan gladiator terbaik kita.

Aku ingin memperbanyak stok kita, dan menawarkan Gannicus padanya.

Ini adalah anggur Falernian terbaik.

Kalau sampai ini sama dengan yang lalu-lalu, kita akan bicara lagi.

Santai saja.

Tullius.

Gambar "Matahari" dan "Gunung" di wadahnya adalah bukti keasliannya.

Ya, tentu saja.

Aku tak menduga seleramu tinggi juga, Solonius.

Hadiah untuk sahabat yang baru pulih dari cedera.

Kumohon.

Ijinkan aku (membayanya).

Baik sekali, tapi tak perlu.

Aku yakin sebaliknya.

Aku tak melakukan sesuatu yang membuatku layak mendapatkannya.

Sebentar lagi kau melakukannya.

Mari. Aku ingin diskusikan pesan yang ingin kusampaikan bersama hadiah ini.

Lebih baik lewat dirimu daripada aku.

Orang Gaul itu cukup buas juga. Siapa namanya?

Maaf, aku tak tahu./ Namanya Crixus.

Dia berlatih dengan gaya "Murmillo".

Kau punya minat juga pada pertandingannya.

Atau karena orang yang memainkannya?

Mudah sekali tersipu.

Tanda orang yang kurang pengalaman.

Aku tak pernah begitu bahkan sebelum kau lahir.

Aku iri dengan kemudaanmu.

Dan semua keajaiban yang belum kau rasakan.

Jangan pernah takut mengejar segala kenikmatan yang ditawarkan dunia ini.

Melitta menyuruh kami bersabar.

"Kalau terburu-buru kau hanya akan kecewa".

Petuah dari wanita yang hanya pernah merasakan kemaluan suaminya.

Kau menyerang membabi buta, tanpa berpikir.

Saat berhadapan dengan musuh yang lebih kuat, tarik dia kearahmu lalu serang balik.

Ulangi lagi.

Akhirnya....kau paham juga.

Crixus.

Bergabung dengan rekrutan baru, lanjutkan latihanmu.

Ya, Doctore.

Gaul yang hebat kembali lagi.

Atau cuma mayatnya yang keras kepala tak mau kalah?

"Vagina kecil yang kotor".

Dagan bilang dia senang kau bergabung dengan kami.

Kami khawatir kau akan dibuang ke penambangan, bersama tanah yang kau telan itu.

Rasa yang patut kau dapatkan.

Mari. Aku akan berikan sedikit lagi.

Kau melatihnya dengan baik.

Crixus memang tak disiplin, tapi cukup berpotensi juga.

Mengingatkanku atas apa yang pernah kuajarkan.

Saat kita masih memanggil ayah Batiatus sebagai Dominus.

Aku masih bisa merasakan sengatan pelajaranmu.

Pengetahuan itu kini menurun pada seorang rekrutan biasa.

Aku akan bicara pada Batiatus. Untuk mengembalikanmu ke gelanggang.

Terima kasih, Doctore.../ Tutup saja mulutmu.

Aku hanya tak ingin menyia-nyiakan hasil latihanmu selama bertahun-tahun.

Doctore.

Aku ingin lawan yang sepadan.

Mungkin Oenomaus sudah selesai menyeruput minumannya?

Ajari Gannicus bagaimana menjadi seorang juara sejati.

Kau ingat pada Magnetius, saat menghadapi "Trux dari Timur"?

Kemenangan yang luar biasa.

Bagi ayahku.

Hadrianus.

Acerbitas.

Dolor.

Zephyros.

Para juara ayahku. Para juara kakekku.

Cerita bersejarah dari Kediaman Batiatus.

Dan lembaran baru yang akan ditambahkan.

Akan tercetak di papan apa?

Aku dikeluarkan dari pertandingan. atau kau sudah lupa itu?

Maaf. Aku tak bermaksud...

Aku salah telah menghardik teman yang baik.

Terima kasih atas pemberiannya. Aku terima dengan senang hati.

Aku hanya pengantar.

Dia ingin menggandakan tawarannya untuk Gannicus .

Jika kau terima, dia akan menjamin posisimu di pertandingan Vinalia.

Anggur ini dari Tullius?

Aku tak memintanya. Dia menghampiriku saat di pasar...

Mengungkapan penyesalannya karena kejadian itu berubah jadi berlebihan.

Dia juga membayar anggur yang kupilihkan untukmu.

Ungkapan niat baik.

Kau lihat tanda di wajahku ini?./ Kita harus mempertimbangkan...

Kau melihatnya?!./ Ya.

Ini satu-satunya "ungkapan" dia yang harus dipertimbangkan.

Kau menasihati agar aku mau menjilat kemaluan yang mengencingiku!

Aku hanya minta kau mempertimbangkannya, seperti ayahmu

Ada apa ini?

Dia menyampaikan pesan dan hadiah dari Tullius.

Yang terus mengincar Gannicus untuk menaikkan pamornya.

Setelah apa yang dia lakukan padamu?

Mari kita pinggirkan dulu masalah yang remeh itu demi...

...akal sehat dan imbalan. Dia menggandakan tawarannya.

Dan aku penasaran, apa yang diterima oleh Solonius...

...untuk meyakinkanku agar mau menerima penghinaan yang lebih besar lagi?

Aku mendapat posisi yang sama denganmu di pertandingan itu.

Kau dalam kondisi yang bagus untuk mewakiliku.

Nasib kita berjalan ke arah yang sama, meskipun tampilan luarnya berbeda.

Jika menolak tawaran Tullius, aku juga akan dikeluarkan dari gelanggang.

Dia mengancam seperti itu?

Dengan sangat jelas.

Aku tak bermaksud membuatmu ikut menderita.

Akan kupikirkan dulu./ Tullius ingin jawaban segera.

Aku butuh waktu sejenak!

Dia ingin menunjukkan orangmu pada Quintilius Varus besok.

Varus? Dia datang ke Capua?

Vettius akan bertemu dengannya pada tengah hari.

Aku kenal dengan temannya di Roma. Dia orang yang berpengaruh.

Dan kaya.

Kau akan mengemis pada Tullius?

Tanpa itu, kita berdua bisa kelaparan.

Pikirkan itu.

Dan ingat, aku akan mendukungmu apapun keputusanmu.

Saya pernah melihat tulang belakang yang lebih besar dalam rumah siput.

Bagaimana menurutmu?

Doctore!

Kirim keparat itu ke penambangan!

Laksanakan!

Tidak. Doctore!

Kumohon jangan! Doctore!

Dominus...

Kita takkan menyerah untuk mempertahankan tempat ini!

Biarkan tembok itu runtuh sebelum kita memberikan Missio (Tanda menyerah)!

Sepertinya keputusan sudah dibuat.

Suatu hari nanti Gannicus akan menjadi juara Capua.

Untuk Kediaman Batiatus.

Bagaimana mendapatkannya kalau kita tak ikut di pertandingan?

Tullius hanya seorang makelar.

Jika orang yang sekaya dan berjabatan tinggi seperti Varus meminta orang kita.

Dia takkan bisa menolaknya.

Dia akan bertemu dengan Vettius.

Kau mau dia menemuinya?

Tidak. Aku ingin dia tersiksa, sementara aku merebut Varus dari genggamannya.

Tahan!

Istirahat!

Makan!

Jatahmu berkurang seperti kemaluan yang sedang ketakutan!

Sama seperti punyamu.

Biarkan saja. Barca akan menerima balasannya.

Seseorang akan di kirim ke penambangan, mereka malah tertawa-tawa?

Jika yang hilang adalah seorang "saudara", mereka baru akan hening.

Kita harus mendapatkan "tanda" agar mendapatkan hormat.

Atau mengikuti Indus.

Aku tak akan mati sebagai budak, dan terlupakan begitu saja.

Kita akan bangkit bersama.

Suatu hari seluruh republik akan terkagum kagum saat melihat kita.

Manusia liar keparat.

Mereka mengencingi buburnya.

Punyaku masih ada.

Akhirnya, ada yang akan menuangkan anggurnya!

Aku tak menduga kita akan ditemani.

Dia sebentar lagi pergi.

Kumohon, setelah kendinya kosong.

Aku ingin membagi tetes terakhirnya bersama teman tersayang.

Ganti "tersayang" dengan "hanya", dan itu baru benar.

Penolakan yang halus.

Siapa yang terbaik saat kita bertandem hari ini?

Suamiku.

Itu karena kamu adalah istrinya.

More Indonesian subtitles for Spartacus: Gods of the Arena

التعليقات

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left