Full House

Full House (풀하우스)

تنزيل الترجمة Indonesian

معلومات الإصدار

E10 Full House 2004 Manual Translated Ind
تعليق من lututkanan
Manual Translated ... vote GOOD kalau suka !!

الوسوم

other
نشرت في: 2011-08-01
تنزيلات: 71
ضعاف السمع: Yes

معاينة ترجمة Indonesian

أول 200 سطر.

Sudah bangun?

Pasti aku ketiduran.

Kau sedang apa?

Sedang buatkan...

sup untukmu.

Ya.

Kau datang juga.

Han Ji-eun!

Ayo pulang!

Cepat!

Aku pulang dulu, maaf sudah merepotkan.

Ayo.

Han Ji-eun!

Kau memang naif sekali,

Bisa-bisanya kau malah tidur disana?

Kau sudah gila?

Kemana pikiranmu?

Maaf.

Aku memang salah.

Cepatlah sembuh.

Demamnya sudah turun.

Punyaku 1,2,3...10!

Kau dapat 1000. Ibu dapat 4000.

Kau hebat juga.

Kau tidak ke RS?

Lalu mainnya?

Harusnya kutelpon "Si Beruang" saja?

Halo.

Pasti kau kepanasan tadi, kan?

Tak apa-apa.

Kenapa lama sekali?

Ya, maaf.

Kau tak suka makanannya?

Tidak, aku suka.

Kau kelihatannya lelah sekali.

Apa kau sakit?

Tidak, aku baik-baik saja.

Tapi kau kelihatan kurang sehat.

Kau sakit? Sakit apa?

Cuma batuk saja, sekarang sudah sembuh.

Aku sehat-sehat saja.

Bagaimana, Dokter Kim?

Cuma batuk ringan saja.

Ya.

Sudah ada kabar beritanya?

Sejauh ini belum.

- Aku masih berharap... - Berita apa?

- Apa ada obat untuknya? - Kalau ada...

Berikan juga obat kesuburan untuk dia.

Kerjamu sudah selesai, kan?

Ya, begitulah.

Apa ini?

Tiket konser musik. Aku mau kesana nanti.

Kau mau ikut?

Hari ini?

Tapi Ji-eun sedang sakit.

Benarkah? Dia sudah baikan?

Belum tahu, makanya aku harus cepat pulang.

Ya, cepatlah pulang.

Masih lama?

Cepatlah. Ji-eun sedang sakit dirumah.

Aku tahu.

Aku pergi dulu.

Ya.

Kau sudah baikan?

Kenapa buburnya tak dimakan? Makanlah, biar cepat sembuh.

Kau mau dipanaskan dulu?

Tak usah, aku tak mau makan.

Kenapa?

Aku tak mau saja.

Kenapa kau begitu?

Kenapa berkeliaran diluar...

saat hujan, harusnya kau masuk kedalam rumah.

"Ayam" saja tahu itu.

Tapi kau lebih bodoh dari mereka.

Hiduplah sebuah keluarga beruang. Ayah, Ibu beruang...

Dan bayi beruang.

Ayah beruang gendut sekali.

Ibu beruang cerewet sekali.

Bayi beruang imut sekali.

Mereka hidup bahagia.

Lucu sekali.

Kau senang?

- Coba versi lain! - Versi lain?

Versi Amerika...

Kau lihat apa? Belum pernah lihat aku makan?

Kau harus makan yang banyak biar cepat sembuh.

Makan ini juga...

- Ini dari Ilsan? - Ya.

- Minumlah, nanti keburu dingin. - Kau juga harus minum.

- Tak usah, kau saja. -Aku juga tak mau.

Kau harus minum itu.

Kau tahu Nenek khawatir sekali, kan? Cepat minum.

Kita tak boleh membuangnya,

makanya kau harus minum juga.

Oke, tapi kau duluan.

Bagaimana? Mau tambah gula?

Tak usah, nanti khasiatnya hilang.

Ini untuk penambah hormon.

Sedang apa kau?

Lee Young-jae, ternyata kau benar-benar tampan...

- Apa? - Kemarilah.

- Kau ini kenapa? - Kemarilah.

Kau takut padaku?

Ayolah..

Jangan mendekat! Atau aku akan teriak!

Teriak saja... Takkan ada yang mendengar.

Kemarilah..

Berpikirlah, Han Ji-eun!

Berpikir?

Memangnya "ayam" punya pikiran?

"Ayam" cuma punya insting seksual?

Insting seksual.

Kemarilah.

Tidak, tidak...

Apanya yang lucu?

Kau tak perlu tahu.

Aku pergi dulu.

Kalau aku terlambat, akan kutelpon kau.

Kau sudah menungguku...

tapi aku tak peduli.

Kau sudah menungguku, tapi aku tak menelpon.

Menjelasakan kenapa aku terlambat..

..sangat sulit buatku.

Tapi mulai sekarang...

aku akan menelponmu.

Dan menjelaskan kenapa aku terlambat.

Kau...

bukan orang yang...

tak berarti apa-apa bagiku.

Aku pergi dulu.

Cepatlah pulang.

"Kau bukan orang yang tak berarti apa-apa bagiku"

Membingungkan...

Siapa?

Apa kau bilang?

Sudah bicara itu padanya..

Maafkan aku, teman.

Kau bilang apa saja padanya?

Hanya soal rumah ini.

Kau dan Young-jae kawin kontrak.

Apalagi?

Soal kontrak itu..

Kau beritahu semuanya?

Sepertinya begitu.

Aku lupa.

Bagaimana kalau Young-jae sampai tahu soal ini?

Aku akan diusirnya dari rumah ini.

Kalian benar-benar tak bisa dipercaya.

Ini salahku, jadi jangan bawa-bawa Dong-wook.

Kalau dia dipenjara, bagaimana dengan aku dan bayiku?

Halo?

Ji-eun?

Ya.

Bisa kita ketemuan?

Sekarang?

Ya, baiklah.

Sampai nanti.

Kalau ada apa-apa...

akan kupenjarakan Dong-wook.

Enak sekali.

Oh? Baguslah.

Seperti dugaanku.

Ya.

Waktu kau ke rumahku,

kau bersama temanku itu, kan?

Apa dia...

bilang sesuatu yang aneh padamu?

Aneh?

Soal apa?

Maksudku, apa...

Lupakan saja.

Kita seperti kencan, kan?

Kemarin nonton film,

dan makan malam bersama.

Selanjutnya apa lagi?

Kau tidak bosan, kan?

Tidak.

Aku senang. Kau?

Aku juga senang.

Lee Young-jae tak bisa begini..

Dia hanya mengajakku ke bioskop..

Kau tahu ngapain saja dia dibioskop?

Dia baru masuk waktu lampunya mati.

Karena dia takut ketahuan.

Kau tahu?

Ini pertama kalinya aku diberi bunga oleh pria.

Bagus sekali.

Young-jae tak pernah memberimu bunga?

Orang itu?

Mana mungkin dia begitu.

Malahan dia selalu memanggilku "Ayam".

Bunga ini bisa menambah semangatku.

Melihat kau senang, aku juga jadi senang.

Sebenarnya,

aku tahu kalau Young-jae menikahimu bukan karena cinta.

Karena itulah aku kasihan padamu,

Pasti kau salah paham..

Aku berpikir soal "Seandainya"

Itu kata yang paling kubenci didunia ini.

More Indonesian subtitles for Full House

التعليقات

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left