Monarch: Legacy of Monsters

Monarch: Legacy of Monsters

تنزيل الترجمة Indonesian

الموسم 2

معلومات الإصدار

Monarch Legacy of Monsters S02E09 1080p HEVC x265-MeGusta[EZTVx to]
تعليق من Chresna Aditya

الوسوم

webdl
نشرت في: 2026-04-27
تنزيلات: 177
ضعاف السمع: No

معاينة ترجمة Indonesian

أول 200 سطر.

Mereka menuju ke Pulau Skull.

Ia mengikuti telurnya sejauh ini. Ia tak akan berhenti.

Apex Cybernetics harus diberi pujian.

Mereka tahu betul cara memancingmu.

Hanya saja ini bukan Apex. Apex menyangkal terlibat dalam hal ini.

Lalu, siapa? Siapa yang punya sumber daya untuk melakukan hal seperti ini?

Selain Monarch dan Apex,

siapa yang tahu lokasi Pulau Skull?

Entahlah.

Tapi kami melacak pesawat ilegal di ruang udara Pulau Skull.

Kau yakin Cate dan Kentaro di sana?

Kami menangkap beberapa anak buah Trissop di pantai.

Mereka bilang Cate dan Kentaro pergi dengan tim mereka.

Ya, kita lihat itu. Tapi apa mereka ikut pergi

atau dibawa paksa?

Kita mendekati dinding badai.

Baiklah, Jagoan. Selesaikan tugasmu sekarang.

Keduanya cuma diam di sana.

DINDING BADAI - TERDETEKSI

Kupikir Godzilla siap melawan Titan yang berani muncul.

Itu benar. Biasanya.

Ia takut pada Kong?

Godzilla tidak takut apa pun.

Bagaimana kalau ia melakukan yang diperlukan?

Kau bilang peran Godzilla adalah menertibkan para Titan.

Setahu kita.

Godzilla mungkin memastikan ia kembali ke tempatnya.

Ia tak membunuhnya karena tidak perlu.

Yah, ia lebih mengenal spesiesnya daripada kita.

Kacau sudah rencanaku.

Ini yang kita lakukan. Hubungi Barris dan komandan armada.

Minta lacak Godzilla sejauh mungkin.

Kita akan menunggu di sini.

Lalu Titan X?

Siapa pun yang memancingnya ke sini masih bisa melakukan rencananya.

Mengendalikan, mempersenjatai.

Cate dan Kentaro juga di sana.

Kita punya misi baru.

Jemput Cate dan Kentaro,

dan pikirkan cara memulangkan Titan itu.

Lee benar.

Kita harus kembali.

Yah, aku suka itu.

Kita perkuat kapal ini, pastikan semua aman, atau apa saja.

Kita akan mendarat.

DIDASARKAN PADA KARAKTER "GODZILLA"

Mengagumkan, ya?

Mau bilang kenapa kita di sini?

Orang yang kupercayai pernah bilang

semua yang ada di pulau ini berusaha membunuhmu.

Tapi kau tak mendengarkan.

Dulu dan sekarang.

Kau bisa saja tidak ikut.

Aku tak akan membiarkanmu pergi sendiri.

Ini pilihanku, dan aku tak sendiri.

Apa rencanamu dengan telur itu?

Kentaro, dengan apa dia membujukmu?

Kenapa kau berasumsi dia membujukku?

Kita sampai.

Kau pikir menculik anaknya tidak akan membuatnya murka?

Itu tidak manusiawi.

Tidak manusiawi?

Kau terus lupa itu bukan manusia.

Kenapa kau bantu orang-orang ini? Kenapa di pihak mereka?

Sinyal Titan X masih kuat.

Asal baterainya cukup, kita aman.

Untuk apa kita butuh pelacak?

Lokasi tujuannya jelas.

Kita bisa mengikuti jalurnya.

Kau pernah ke Pulau Skull?

Aku pernah.

Kau akan khawatir dicabik-cabik sampai tidak tahu jalan yang benar.

Jadi, ya.

Ya, kita butuh pelacak.

Bagaimana dengan Kong?

Yah, begitu tahu Titan X ada di pulaunya,

ia akan lari menghampirinya.

Langkahnya besar, jadi ia bisa datang kapan saja.

Kita cuma bisa masuk, lalu keluar secepatnya.

Kita cari tahu ke mana mereka menggiring Titan X,

- dan kembalikan itu Axis Mundi… - Kembalikan ia.

Kembalikan ia ke tempatnya di Axis Mundi.

Mengerti? Jangan sampai mati.

Baik, Pak.

Kau sudah menemukan sesuatu yang bisa membantu memulangkan Titan itu?

Kurasa begitu. Billy punya foto-foto dari benda yang disebut Landsat ini?

- Landsat? - Kau tahu?

Tidak, tunggu.

Itu semacam jaringan satelit pencitraan Bumi dari tahun 1960-an.

Yah, Billy pikir rute migrasi Titan X berakhir di Pulau Skull.

Jika dia benar dan Pulau Skull adalah pintu Titan X ke Axis Mundi,

pasti ada celah alami yang selalu terbuka di suatu tempat di sini.

Billy menandai semua lokasi ini sebagai celah potensial,

jadi salah satunya mungkin jalan pulang Titan X.

Bisa jadi. Mulai dari sini, lihat ke mana akhirnya.

Baiklah.

Ini penting, Kei!

21 OKTOBER 1958

- Ya, masih sulit kupercaya. - Konfirmasi celah?

Artinya jaringan Titan mungkin ada.

- Ya. - Siapa yang tahu ujungnya?

WILAYAH PAPUA DAN GUINEA BARU

Halo, ada orang di sini?

Ini mengubah segalanya.

Ya.

Aku bahagia untukmu.

Untuk kita.

Ya, untuk kita.

Buka pintu.

Apa yang kalian inginkan?

Kami ingin menikah.

- Kalian bawa cincin? - Ini agak impulsif.

- Jadi, kau tahu… - Unit penjelajah.

Apa?

Unit penjelajah. Kita perlu kirim sesuatu ke celah untuk tahu ujungnya.

Zook pernah membuat perangkat pelacak Titan, ingat?

- Transmiter radio multigelombang itu? - Ya.

- Kita bisa mengadaptasinya… - Billy, kita akan menikah.

- Menikah, ya? Ya. - Ya.

Hari ini, jika tidak menyusahkan.

- Ya. - Maaf.

Baiklah. Jadi, apa Anda, Nona Keiko Miura, mengambil…

Yang benar "Dr. Keiko Miura".

Bersediakah Anda mengambil pria ini, William Randa, sebagai suami Anda?

Aku pikir…

- Ya, mari… Baiklah. - Hei.

Ya, hai.

Billy, aku tak pernah menyangka akan menemukan seseorang

yang bermimpi sebesar aku.

Seseorang yang melihat dunia seperti aku,

penuh kemungkinan dan keajaiban.

Aku berjanji akan selalu percaya padamu dan ide-ide gilamu.

Aku mencintaimu.

Dan…

Aku bersedia.

Ya.

Bagus. Bersediakah Anda, William Randa, mengambil Dr. Keiko Miura

sebagai istri Anda?

Ini tak adil. Aku tak menyiapkan apa pun.

Tidak apa-apa.

Aku tak punya kata-kata.

"Ya" sudah cukup, Bung.

Ya, ya, tentu aku bersedia.

- Benar. - Ya.

Dengan kuasa yang diberikan oleh pemerintah Yang Mulia Ratu,

kusahkan kalian sebagai suami dan istri doktornya.

- Cium pengantinnya. - Baiklah.

PULAU SKULL

- Ini pangkalan Monarch? - Dulunya.

Ditinggalkan setelah beberapa masalah awal terkait keamanan operasional.

Jadi, Monarch tak mampu menjaga staf mereka, tapi kau merasa mampu?

Kau mencoba membunuhnya untuk membalaskan Ayah?

- Ini bukan soal pembalasan. - Lantas apa?

- Akan kutunjukkan. - Aku bicara ke adikku.

- Selamat datang, Bu Simmons. - Terima kasih. Status?

Titan X sekitar 12 kilometer.

Ia akan mendatangi kita.

Kau benar menggunakan telurnya sebagai umpan.

Itu berkat Kentaro.

Kami tak mau membunuhnya.

Kami membutuhkannya untuk membuka celah.

Kau tak bisa membuka celah.

Kau tak tahu apa yang akan keluar atau siapa yang akan terjatuh.

Kakekmu menemukan celah di seluruh penjuru dunia.

Bahkan dia berteori bahwa ada celah di suatu tempat di pulau ini.

Stasiun sentral yang bisa membawamu ke mana pun di jaringan Titan.

Kita cuma perlu membuka celah stabil untuk periode tak terbatas.

Itu sebabnya kita perlu menemukan yang ini.

Itu jalan kita ke Axis Mundi.

Kenapa kau mau ke sana?

Itulah persisnya reaksi orang-orang saat NASA mengusulkan ke Bulan.

Para astronaut baru pulang 60 tahun kemudian

dan orang tersayang mereka sudah mati.

Tepat. Tapi pikirkan seandainya berbeda.

Ya, 'kan? Bagaimana seandainya kau mengidap penyakit terminal

dan kau bisa ke suatu tempat selama sepekan atau sebulan

dan kembali, lalu obatnya sudah ada.

Kalau bisa ke masa depan?

Kau mau memanfaatkan Axis Mundi sebagai mesin waktumu?

Kentaro, tolonglah, aku tahu perasaanmu,

bahwa kau ingin, kau perlu melakukan sesuatu.

Itu yang kurasakan saat menekan tombol itu,

tapi aku salah.

Aku tak tahu apa yang akan kulepaskan, dan seharusnya menurutimu dan Ayah.

Jangan mengulangi kesalahanku.

Ini tak akan mengembalikan Ayah.

Kita tetap di jalan ini. Lajunya sama.

Kau tak pernah menceritakan caramu memasang pelacak pada Titan X.

Dengan sangat hati-hati.

Sebenarnya, aku sendiri tak ingat, sampai belum lama ini.

Aku tak mengerti.

Aku juga tidak.

Begitu pula Suzuki, sepenuhnya.

Sains aneh yang mungkin kau pahami, tapi tidak olehku.

Coba ceritakan.

Nanti saja.

Oh, sial.

Kalian baik-baik saja? Tadi itu…

Tempat ini menyebalkan, ya?

Bayangkan di bawahnya.

التعليقات

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left