The Lord of the Rings: The Fellowship of the Ring

The Lord of the Rings: The Fellowship of the Ring

تنزيل الترجمة Indonesian

معلومات الإصدار

The Lord of the Rings - The Fellowship of the Ring (2001) Extended Remastered (1080p BluRay x265 10bit Tigole)
تعليق من Chresna Aditya

الوسوم

bluray
نشرت في: 2025-09-07
تنزيلات: 491
ضعاف السمع: No

معاينة ترجمة Indonesian

أول 200 سطر.

I amar prestar aen.

Dunia berubah.

Han mathon ne nen.

Aku merasakannya di air.

Han mathon ne chae.

Aku merasakannya di bumi.

A han noston ned 'wilith.

Aku menciumnya di udara.

Banyak sudah yang...

telah hilang.

Kini orang-orang sudah tidak mengingatnya.

Dimulai dengan penempaan cincin-cincin sakti.

Tiga cincin diberikan pada bangsa Peri:

Makhluk abadi, paling bijaksana dan paling cantik dari semua makhluk lain.

Tujun cincin diberikan pada bangsa Kurcaci:

Penambang dan pengrajin terhebat di daerah pegunungan.

Dan sembilan...

sembilan cincin diberikan kepada bangsa manusia...

dibanding yang lain, mereka memiliki nafsu untuk menguasai.

Cincin-cincin tersebut mempunyai kekuatan untuk menguasai setiap bangsanya masing-masing.

Namun mereka semuanya dikelabuhi.

Karena ada sebuah cincin lain yang dibuat.

Di negeri Mordor, dalam kawah Gunung Doom...

Penguasa Kegelapan Sauron menempa sebuah cincin penguasa...

untuk mengendalikan cincin yang lain.

Dituangkannya kekejaman dan kejahatan dia ke dalam cincin tersebut...

beserta hasratnya untuk menguasai semua kehidupan.

Satu cincin untuk menguasai semuanya.

Satu demi satu...

negeri merdeka di Middle-earth takluk pada kesaktian cincin tersebut.

Tapi beberapa pihak melakukan perlawanan.

Persekutuan terakhir antara manusia dan Peri berperang melawan pasukan Mordor.

Di terjalnya Gunung Doom, mereka berperang demi kemerdekaan Middle-earth.

Tahan posisi!

Tembakkan panahnya!

Kemenangan sudah dekat.

Namun kesaktian cincin tersebut...

tidak bisa ditandingi.

Namun di saat terakhir...

ketika semua harapan telah memudar...

Isildur, putra sang raja, mengambil pedang ayahnya.

Sauron, musuh dari bangsa merdeka di Middle-earth telah ditaklukkan.

Cincin itu dimiliki oleh Isildur...

yang memiliki kesempatan untuk memusnahkan kejahatan selamanya.

Namun hati manusia...

memang mudah untuk dikotori.

Cincin sakti memiliki kemauan sendiri.

Ia mengkhianati Isildur...

hingga menuju kematiannya.

Dan beberapa hal yang seharusnya tidak dilupakan...

telah hilang.

Sejarah menjadi legenda...

legenda menjadi mitos.

Selama 2.500 tahun...

cincin tersebut hilang tak ada rimbanya.

Sampai ketika di suatu waktu...

cincin itu menjerat pembawa yang baru.

Bendaku yang berharga.

Cincin itu jatuh ke tangan makhluk Gollum...

yang membawanya masuk ke terowongan gelap Pegunungan Berkabut.

Di situ, cincin tersebut mengubah dirinya.

Ia datang padaku.

Milikku. Cintaku. Milikku.

Bendaku yang berharga.

Cincin itu membuat Gollum berumur panjang secara tak wajar.

Selama 500 tahun, cincin itu meracuni pikirannya.

Dalam suramnya gua Gollum, cincin itu menunggu.

Kegelapan menjalari belantara dunia.

Rumor menyebar dari Timur...

membisikkan ketakutan yang tidak dikenal.

Dan cincin sakti mengetahui...

bila waktunya kini tiba.

Ia meninggalkan Gollum.

Namun sesuatu terjadi di luar perkiraan si cincin.

Ia dipungut oleh makhluk yang sama sekali tak terbayangkan.

Apa ini?

Seorang hobbit.

Bilbo Baggins dari Shire.

Sebuah cincin.

Hilang!

Benda berhargaku hilang!

Waktunya akan segera tiba...

ketika para Hobbit akan menentukan masa depan semuanya.

Di tahun 1400...

menurut kalender di Shire.

Bag End, Bagshot Row. Hobbiton, Westfarthing...

Shire...

Middle-earth.

Abad ketiga dunia ini.

PERSAUDARAAN CINCIN

Pergi dan kembali lagi.

Kisah seorang Hobbit.

Oleh Bilbo Baggins.

Sekarang...

aku mulai di mana, ya?

Oh, ya...

"Mengenai...

Hobbit."

Para Hobbit tinggal dan bertani di empat daerah di Shire...

selama beratus-ratus tahun...

Keberadaan mereka tidak dihiraukan...

oleh dunia manusia.

Middle-earth dipenuhi oleh beragam makhluk yang aneh...

Hobbits kelihatannya tidak begitu penting...

mereka tak dikenal sebagai prajurit yang hebat...

atau kaum yang sangat bijaksana.

Frodo! Ada orang di pintu.

Sudah menjadi ciri khas...

kalau Hobbit hanya menyukai makanan.

Pandangan yang tidak begitu adil...

seperti keinginan besar untuk membuat minuman bir...

dan merokok rumput pipa.

Tapi di mana hati kami sebenarnya terbaring...

ia berada dalam damai dan tenang...

dan baik mendiami bumi.

Karena semua Hobbit berbagi cinta yang tumbuh.

Memang aneh bagi orang lain bila melihat cara kami.

Tapi hari ini adalah segalanya. Ia membawaku pulang...

Bukanlah hal yang buruk untuk menjalani hidup yang sederhana.

Frodo, pintunya!

Keluarga Stickleback. Di mana anak itu?

Frodo!

Kulewati pintu untuk memulai

Dan aku harus mengikutinya jika aku bisa

Menempuh jalan tiada henti

Kulewati pintu untuk memulai

Jalan di depan telah menghilang

- Dan aku harus mengikutinya jika bisa - Kau terlambat.

Seorang penyihir tak pernah terlambat, Frodo Baggins.

Atau datang terlalu cepat. Dia datang tepat waktu jika dia berniat.

Senang bertemu denganmu, Gandalf!

Kau pikir aku akan melewatkan ulang tahun paman Bilbo-mu?

Bagaimana kabar berandalan tua itu?

Kabarnya ini akan jadi pesta besar yang istimewa.

Kau kenal Bilbo. Dia membuat seisi desa ini jadi heboh.

Itu tentu menyenangkan buatnya.

Setengah Shire telah diundang.

Dan sisanya akan datang tanpa diundang.

Begitulah kehidupan di Shire berjalan...

sudah sejak lama.

Penuh dengan yang datang dan pergi, bersama perubahan yang muncul dengan lambat.

Jika semuanya itu terjadi.

Begitulah adat yang ada di Shire...

diteruskan dari satu generasi ke generasi berikutnya.

Selalu ada seorang Baggins yang tinggal di bawah Hill...

di Bag End.

Dan akan selalu begitu.

Belakangan ini, Bilbo sedikit aneh.

Maksudku, lebih dari biasanya.

Dia mengunci diri dalam ruang belajarnya.

Dia habiskan waktu membolak-balik peta lama saat dia tak sadar aku memperhatikannya.

Kemana perginya?

Dia merencanakan sesuatu.

- Baiklah. Simpan rahasiamu. - Apa?

Aku tahu kau akan atasi itu.

Ya, ampun.

Sebelum kau datang, kami para Baggins sangat dihormati.

Benar sekali.

Tak pernah alami petualangan atau sesuatu yang tak diharapkan.

Jika kau lebih suka berurusan dengan naga, aku tak mau terlibat.

Aku hanya ingin memberi kejutan kecil buat pamanmu.

Apa pun yang kau lakukan, kau sudah resmi dicap sebagai pengganggu ketenangan.

Benarkah?

Gandalf! Gandalf!

Kembang api, Gandalf!

- Gandalf! - Kembang api, Gandalf!

Gandalf?

- Aku senang kau kembali. - Begitu juga aku, Nak.

Begitu juga aku.

Dilarang masuk kecuali untuk urusan pesta

Tidak, terima kasih!

Kami tak mau terima tamu, peminta nasehat atau kerabat jauh!

Dan bagaimana dengan sahabat yang sangat lama?

Gandalf?

- Bilbo Baggins. - Gandalf sahabatku!

Senang melihatmu. 111 tahun! Siapa yang akan percaya?

Kau tidak tua sedikit pun.

Ayo, silakan masuk!

Selamat datang.

Beginilah keadaannya.

Teh atau sesuatu yang sedikit lebih kuat?

Aku punya beberapa botol anggur yang tersisa - 1296.

Tahun yang bagus sekali. Hampir setua diriku.

Itu diberikan oleh ayahku. Kita akan membukanya.

Teh saja, terima kasih.

Aku menantikan kedatanganmu minggu lalu.

Itu tak penting. Kau datang dan pergi sesukamu. Akan selalu begitu.

Keadaannya sedikit berantakan. Kami hanya punya ayam dingin dan asinan...

Ada keju di sini.

Ada selai raspberi, tart apel...

Tak banyak untuk cuci mulut. Tapi kita akan baik-baik saja.

Aku baru saja menemukan kue bolu.

Aku bisa membuatkanmu telur jika...

- Teh saja, terima kasih. - Benar.

- Tak keberatan jika kumakan, bukan? - Sama sekali tidak.

Bilbo! Bilbo Baggins!

Aku tidak ada di rumah!

Itu keluarga Sackville dan Baggins.

- Aku tahu kau ada di dalam! - Mereka menginginkan rumahnya.

Mereka takkan memaafkanku karena hidup selama ini.

التعليقات

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left