Blood Diamond

Blood Diamond

تنزيل الترجمة Indonesian

معلومات الإصدار

Blood Diamond 2006 1080p BluRay x265-YAWNTiC
تعليق من Chresna Aditya

الوسوم

bluray
نشرت في: 2025-12-21
تنزيلات: 82
ضعاف السمع: No

معاينة ترجمة Indonesian

أول 200 سطر.

Sierra Leone, 1999.

Perang saudara terjadi untuk mengontrol tambang berlian.

Ribuan telah meninggal dan jutaan diungsikan.

Mereka semua belum pernah melihat berlian.

Dia

Jangan sampai terlambat.

Anak-anak Inggris tak setiap hari bersekolah.

Setiap hari. Seperti kau juga.

Supaya kau bisa jadi dokter, bukan nelayan jala seperti ayahmu...

Sekarang bangun sebelum bokongmu Ayah pukul pancing sampai hitam.

Dengarkan ayahmu.

Dan hati-hati di jalan.

Guru bilang negeri ini diciptakan sebagai "utopia".

Ayah tahu artinya?

Ia bilang suatu hari nanti, jika perang sudah berakhir...

dunia kita akan menjadi surga.

Dan ini semua kau pelajari dalam satu hari?

Ada juga matematika dan IPA.

Terlalu banyak pelajaran. Besok kau di rumah saja dan membetulkan jala.

Tidak, Papa.

Apa? Jadi sekarang kau ingin sekolah setiap hari?

- Tetap di sana. - Papa.

- Tetap di sana. - Papa!

Jassie!

Solomon.

Ayo.

Ambil itu. Cepat.

- Papa! Papa! - Jassie.

- Dia, lari. - Papa!

- Papa! Papa! - Dia, lari!

Papa!

Bawa yang berikutnya. Sialan.

Bawa yang berikutnya.

- Lengan panjang atau pendek? - Tidak.

Anak muda. Kau harus mengerti.

Pemerintah minta kalian untuk pemilu, mengerti?

Mereka akan mengatakan padamu, "Masa depan ada di tangan kalian."

Kita inilah masa depan.

Jadi kami mengambil tangan kalian.

- Tidak. - Tak ada tangan, tak ada pemilu.

Potong dia.

Sebarkan beritanya. Front Revolusioner Bersatu datang!

- RUF! - RUF! RUF!

Bawa yang berikutnya. Bawa dia ke depan.

Lengan panjang atau pendek?

Potong tangannya.

Sebentar, sebentar. Tunggu, tunggu, tunggu.

Jangan yang ini. Lihat dia.

Naikkan dia ke dalam truk.

Bawa dia ke pertambangan.

Ia bisa bekerja. Jalan.

Berikutnya.

Sepanjang sejarah Afrika...

bila ditemukan sesuatu yang berharga...

Konferensi G8 untuk Berlian Antwerp, Belgium

sejumlah besar penduduk setempat tewas dan hidup menderita.

Dulu terjadi pada gading, karet, emas dan minyak.

Dan kini berlian.

Menurut laporan yang mengejutkan dari Global Witness...

berlian digunakan membeli senjata dan membiayai perang saudara.

Kita harus bertindak untuk melarang...

impor langsung atau tak langsung berlian mentah dari wilayah konflik.

Kuingatkan pada kalian...

AS bertanggung jawab atas 2/3 pembelian berlian dunia...

dan aku tak mengantisipasi permintaan itu menurun.

Kita harus mengingat bahwa berlian itu...

hanya sebagian kecil dari industri berlian yang sah...

yang perdagangannya amat penting bagi ekonomi negara berkembang.

Pemerintah Freetown dan penguasa kulit putih mereka...

telah memperkosa desa kalian demi keserakahan mereka.

RUF telah membebaskan kalian.

- Tak ada lagi majikan atau budak. - Itu benar.

Perhitungan terakhir menunjukkan hanya ada 15 persen berlian konflik.

Tapi dalam industri multi-milyar dolar per tahun ini...

itu berarti ratusan juta dolar tersedia...

untuk biayai perang di wilayah tersebut.

RUF berjuang untuk rakyat!

RUF berjuang untuk Sierra Leone!

Siapa yang berpikir bisa main-main dengan berlianku, kugorok lehernya.

Berhenti!

Dan hari ini telah bergabung anggota dari industri berlian...

yang dengan senang hati mendukung ide anda.

Saya minta semua memberi tepuk tangan untuk kehadiran mereka.

Tn. Van De Kaap dan Tn. Simmons.

Berikan padaku.

Jangan takut. Kita akan baik-baik saja.

Dengar. Pergilah begitu aku keluar dari pintu.

Jangan mendarat sampai aku menghubungi ponsat-mu.

Berhati-hatilah, Danny.

Tenang. Mereka terlalu ingin senjata itu untuk bertindak bodoh.

Di mana Komandan Zero?

Aku Kapten Rambo.

Benar. Aku pernah nonton filmmu.

Aku mencari Komandan Zero.

Ia ada di dalam. Bicaralah padaku.

Kau kemari untuk menolong perjuangan kami melawan pemerintah.

Aku datang untuk berbisnis dengan Komandan Zero, mengerti?

Baiklah.

Kau jagoannya, 'kan? Kau jagoannya.

Ini.

Hei, aku bicara denganmu! Berhenti!

Komandan Zero.

- Aku akan membunuhmu. - Tenang.

Komandan Zero. Komandan Zero.

Tn. Archer, kemarilah.

Kau punya sesuatu untukmu?

Dan kau juga punya sesuatu untukku?

Pertama kembalikan pesawatmu.

Kau gila? Bayar dulu, baru kau dapat barangmu.

Ini tidak bagus.

Ini tidak bagus.

Hanya itu yang kau dapat.

Kalau begitu pasukanmu boleh pakai AK tua itu melawan pasukan...

pemerintah dan senjata baru mereka.

Mungkin aku bisa membunuhmu dan mengambil semua bawaanmu.

Kau hanya akan dapat satu mayat lagi...

dan bukan pesawat penuh dengan pelontar granat.

Sebaiknya aku bantu saja pemerintah.

Setidaknya mereka bisa membayarku.

Tunggu. Tunggu, Kawan.

Ini barang yang kauminta? Ini.

Banyak sekali sampai aku tak tahu akan kuapakan semuanya.

Hei, Archer, lain kali, bawa TV satelit juga.

- Aku mau nonton Baywatch. - Ya.

Ya. Ya.

Halo.

Tunjukkan surat-surat.

Danny Archer, National Geographic .

Kau menyeberang ke Liberia.

Aku punya surat pengantar dari Mendagri dan juga visa Liberia.

Aku sedang meliput berita Marrakaz, dan seperti kau tahu...

aku diijinkan menyeberang perbatasan ke daerah peternakan.

Kau pernah baca majalah National Geographic?

- Kau kami tahan atas penyelundupan. - Tidak, tidak, tidak.

Dengar aku, Kawan. Dengar.

Aku teman baik Kolonel Coetzee.

Kolonel Coetzee akan marah kalau kau mengganggu bisnisnya.

Kau tahu aku siapa, 'kan?

Jangan cari masalah denganku atau teman-temanku, mengerti?

Bagaimana kalau aku pura-pura tak tahu?

Kau boleh ambil beberapa batu itu dan beli perhiasan untuk istrimu...

atau mungkin kekasih gelapmu. Kita selesaikan sekarang juga.

Kita bisa kembali ke Freetown dan tanyakan pada Kolonel Coetzee...

seperti apa ia ingin berterima kasih pada mitra bisnisnya.

Bawa dia.

Apa yang kaulakukan? Ada apa ini?

Ayo! Betulkan mesin itu sekarang juga!

Membuang waktuku saja! Barang murahan apa itu?

Mesin sialan! Betulkan! Mesin itu harus bekerja.

- Tak bisa bekerja. - Bos.

Aku harus buang air.

- Aku sudah tak tahan lagi, Bos. - Pergilah.

Kembali bekerja. Kembali bekerja!

Membuang waktuku saja. Bagaimana bisa bekerja seperti ini?

Berhenti!

Buka jarimu.

Buka.

Cepat.

Berikan padaku.

Berikan padaku.

Tentara pemerintah datang!

Cepat, cepat!

Tidak, tidak, tidak!

Tidak! Aku bukan pemberontak!

Aku bukan pemberontak! Aku bukan RUF!

RUF datang! RUF datang!

RUF datang! RUF datang! RUF datang!

RUF datang! RUF datang! RUF datang!

RUF datang! RUF datang! RUF datang!

RUF! RUF! RUF!

RUF! RUF! RUF!

RUF! RUF! RUF!

RUF! RUF! RUF!

Hei.

Kau apakan berlian itu?

Aku bicara padamu, kau dengar aku?

Di mana berliannya? Berlian merah muda itu.

- Aku lihat kau mengambilnya. - Kau gila. Aku tak kenal kau.

Pembohong! Aku lihat sendiri.

Berlian itu. Berlian terbesar yang pernah kulihat.

Saudaraku, aku beri $1000...

pada orang yang bisa mengambil berlian dari si pecundang itu.

Kau gila! Kau gila!

Di mana berlian itu?

Di mana berlian itu? Kau lihat berlian itu?

Kalian merenggut keluargaku! Rumahku! Aku kehilangan segalanya!

Ini, lihat. Apa yang tersisa?

Apa yang tersisa?

Kalau di sini ada berlian, kau yang mengambilnya!

Pembohong! Orang ini pembohong!

Aku tahu namamu, Solomon Vandy! Kau punya nama!

Kau punya keluarga! Dan akan kutangkap mereka!

Akan kucari mereka!

Tolong katakan kau bawa rokok untukku, bru.

Aku harus katakan padamu, Danny.

Kolonel tak akan suka kau kehilangan berliannya.

Lupakan kolonel itu. Di sana ada seorang nelayan.

Ia mungkin menemukan berlian merah muda. Besar.

Bagaimana kolonel itu? Ia pasti inginkan berliannya.

Masa bodoh dengan dia. Akan kuhubungi teman kita di London.

More Indonesian subtitles for Blood Diamond

التعليقات

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left