As primeras 181 linias.
Guru! Guru!
Guru!
Guru!
BODOH
Guru! Siapa yang melakukan ini?!
Luar…
Luar?
Luar!
Luar?
Sudah kubilang padamu untuk keluar!
Takkan kubiarkan!
Kau adalah Madara, pemimpin dari Akatsuki!
Kau benar,
Rock Lee, senjata rahasia dari Konoha!
Orang itu hanyalah umpan untuk memancingmu ke sini.
Tak bisa dimaafkan!
OBAT
Ini waktunya untuk Obat Rahasia Guru!
MADARA
Gerakan macam apa itu?
Kelihatannya kau mabuk. Ini akan jadi pertarungan yang mudah.
Dengan Ninjutsu teleportasiku, tak mungkin kau bisa menyentuhku.
Oww!
Lebih banyak yang kuminum, aku akan lebih kuat.
Ini adalah Tinjuan Mabuk!
Kau takkan bisa melihat datangnya pukulanku!
Apa?!
Apa?! Terlalu mudah!
Oww!
Aku baru saja mulai!
Guru, apa aku boleh minum lagi?
Itu adalah yang terakhir!
Kau mendengarnya juga kan.
Jadi sampai aku dapat obat lagi, kita istirahat dulu.
Baik, tak masalah.
Tak mungkin! Aku takkan setuju!
Itu hanya mimpi.
Tertidur dalam latihan. Itu menunjukkan kalau aku kurang waspada!
Sebentar lagi perang!
Aku harus menjadi lebih kuat seperti Naruto-kun.
Berusaha! Aku harus terus berusaha!
Berusaha!
Huh?
Tapi…
kalau aku bisa menjadi kuat tanpa obat,
seperti dalam mimpi tadi…
Guru Gai, kupikir sudah waktunya melakukan latihan itu lagi!
Duduk dan tenanglah.
Jangan bercanda.
aku tidak bisa mengatasi sesuatu seperti halnya mabuk laut
melaluhi nyali dan usaha,
Aku tidak layak untuk menjadi Si Biru Buas dari Konoha!
Baik, Baiklah!
Ngomong-ngomong, pada waktu itu…
Itu adalah hari dimana kita mengajak Lee untuk merayakan,
Ura Renge : Teratai Tersembunyi
keberhasilannya untuk bisa menggunakan Ura Renge.
裏蓮華
Aku rasa kondisiku buruk.
Aku mungkin terlalu banyak minum kemarin malam.
Huh?
Mengapa Lee berada diruanganku?
Sebenarnya… aku tidak ingat.
Seingatku aku pergi untuk makan malam bersamamu, Guru,
Aku tidak ingat apa-apa lagi setelah itu.
Sama.
Tapi aku mempunyai firasat bahwa sesuatu yang penting terjadi.
Maafkan aku, Guru!
A-Apa yang kamu lakukan, Lee?
Kamu mengajakku makan malam,
dan aku berfikir untuk melupakan itu semua.
Aku mempunyai firasat bahwa aku mendengarmu
memberiku banyak petunjuk pada latihan.
Aku gagal sebagai muridmu!
Tunggu, Lee.
Huh?
Bagaimana dengan sekarang?
Tunggu dulu. Itu benar.
BAR-BE-QUE
U-Umm…Maafkan aku!
A-Aku, Gai, bertanggung jawab atas segalanya!
Guru?
Ada apa, Guru?
Oh tidak, bukan apa-apa!
Aku pikir aku telah pergi dan telah melakukannya.
Oh, mungkin kamu mengingat sesuatu?
Apa yang kamu ingat?
Tidak, tidak. Itu tidak penting.
Ng-Ngomong - ngomong, Lee…
Mengapa kamu membawa sesuatu seperti ini?
Aku merasa kurang baik sejak keluar dari restoran,
MENU tapi aku menggunakan menu ini untuk mencatat petunjuk latihanmu!
Petunjuk latihan?
Ya!
Lihatlah!
Yakitori?
Dan bagaimana dengan itu?
Guru, kau berkata padaku bahwa aku bisa berlatih kapanpun.
Sebagai contoh, walau dengan menu ini. Kamu melingkari yakitori!
Coba kamu lihat.
Melihat yakitori?!
Hei, sekarang kau menyebutkannya…
MAKE-OUT PARADISE
Kakashi!
Kakashi! Waktunya bertanding dengan rival sejatiku!
Ayo lakukan. Kita harus! Mengerti?
Aku tidak bisa. Aku sedang berlatih sekarang.
Berlatih?!
Bagaimana bisa membaca buku jelek seperti ini dapat digolongkan latihan?
Ini adalah caraku untuk berlatih.
Aku kira itu namanya latihan secara melihat.
Tidak peduli itu pertarungan sungguhan atau latihan,
melihat dan tidak melihatnya adalah hal yang sangat beda.
Kamu seharusnya membaca buku juga dan belajar untuk melihat.
Sampai ketemu lagi!
Belajar untuk melihat?
Apa yang dia bicarakan tentang? Mengembangkan jurus baru?
Yang dinamakan latihan melihat.
Latihan melihat?
Latihan macam apa itu?
Y-Yah, itu seperti latihan yang penting… kupikir.
Baiklah, Guru!
Kemarin, kau mengatakan padaku tentang latihan melihat ini!
Jika kita melakukannya,
mungkin kita akan mengingat sesuatu tentang kemarin!
Guru, ayo kita coba!
Jika aku dapat berlatih dan ingat apa yang terjadi kemarin,
itu akan seperti membunuh dua burung dengan satu batu.
Lebih baik, jika kamu mendapatkan kenanganmu kembali,
kita akan membunuh tiga burung dengan satu batu!
I-Ini tidak bagus.
Terlebih jika itu membuatnya ingat kejadian kemarin.
Jika dia mengingat keadaanku yang menyedihkan,
Aku tidak punya muka untuk menjadi Gurunya.
Aku adalah Gai, Si Biru Buas dari Konoha.
Aku tidak akan membiarkan dia mengingatnya!
Dan aku akan melakukan segalanya dengan kekuatanku untuk mencegahnya!
Guru… ngomong-ngomong latihan seperti apakah ini?
Kamu tidak tahu, Lee?
Ini adalah latihan yang dikenal sebagai latihan melihat!
Jadi ini adalah latihan melihat?
Ya.
Yakitori itu berhubungan dengan ayam!
Ketika kamu memikirkan pertahanan diri seekor burung…
Kamu berpikir tentang Pukulan Burung Bangau Putih!
Guru, aku bisa melihatnya.
itu benar-benar Burung Bangau!
Ketika bersatu dengan Burung bangau,
kamu semakin dekat untuk menguasai Pukulan Burung Bangau Putih!
Dan latihan melihat ini adalah untuk Pukulan Burung Bagau Putih!
S-Sekarang kamu mengatakannya…
Sangat sulit untuk menyeimbangkan satu kaki diatas lumpur.
Aku tahu!
Ini juga latihan untuk melatih kekuatan kaki dan tubuhmu!
Lee! Kamu belum cukup untuk melihat!
Lihat!
Ini lebih daripada setusuk daging ayam yakitori.
Bayangkan sebuah pedang menancap disebuah daratan
dan namakan tehnik "Yakitori"!
Aku tahu! Membayangkan yakitori!
Benda ini begitu dalam!
Yakitori! Aku akan menjadi yakitori!
Ya! Yakitori!
Membayangkan yakitori!
Guru, untuk sesaat, burung-burung tampaknya sedikit marah.
Aku rasa kamu benar.
Ya ampun… Makan yakitori didepan burung-burung bukan ide yang bagus.
Tapi tidak akan ada masalah kali ini!
Lele Kabayaki?
apakah ada tehnik pertahanan diri sendiri?
Kamu tidak cukup membayangkan.
Pergerakan dari sebuah lele seperti halnya ular.
Dan ketika kita berbicara tentang ular…
Kita mendapatkan Pukulan Ular!
Oh, Pukulan Ular?!
Lee, lanjutkan!
Ya, guru!
Membayangkan ular melata dengan diam berburu mangsa diatas tanah!
Sensei, lihat. Apa ini?!
Yah, Ini, kamu tahu,
benda yang mereka katakan pasir penghisap!
No comments yet. Be the first to leave one.